PROSES kreatif berkesenian adalah keseharian hidup Andy SW yang merupakan seniman lintas bidang; sastra, pantomimer, aktor, keramikus, dan pelukis. Hampir semua bidang seni dan budaya, ia pelajari demi mengikuti rasa penasarannya dan keingintahuannya yang besar tanpa pernah habis. Penguasaannya atas berbagai bidang seni ini juga menjadi pengayaan bentuk-bentuk ekspresi untuk penyampaian gagasan sekaligus kepeduliannya akan perkembangan seni-budaya Nusantara.
Presentasi seniman lintas bidang yang dilakukan Andy SW kali ini menghadirkan ragam aktivasi, berupa: pameran seni, pembacaan dramatis dan diskusi buku, menggambar Bersama, workshop pantomim, dan pertunjukan pantomim. “Fabel: Cerita Kawan-kawan Tak Dikenal” yang merupakan tema, sekaligus dijadikan tajuk presentasi seni. Presentasi ini menjadi pembuka dari proses kekaryaan periodik pertama Andy SW yang berfokus pada gagasan “Pusaran.”
Pusaran merupakan tema kekaryaan periodik yang digagas Andy SW sejak 2025. Pusaran merupakan gambaran tentang berbagai hal yang berkait baik kisah-kisah, pengalaman, orang-orang, benda-benda, media karya, bidang-bidang seni, pihak-pihak dalam perjalanan kreatif Andy.
Berbagai hal itu terus hadir serta memusar dalam proses penciptaan seni hingga mewujud menjadi karya-karya seni lintas bidang. Pusaran ini menjadi penjelas pula atas beragam karya seni yang dipresentasikan Andy sepanjang pameran bertajuk Cerita Kawan-kawan Tak Dikenal.
Pameran ini mempresentasikan cerita dengan tokoh para hewan yang bagi Andy merupakan kawan-kawan berupa 41 karya patung keramik, 11 lukisan cat di atas kanvas dan kertas, serta 32 drawing. Yang menggelitik, sebagaimana diungkapkan dalam tajuk pameran, Kawan-kawan hewani tersebut tak dikenal oleh Andy.
Kurator pameran, Octalyna Puspa Wardany menjelaskan, “Ada kontradiksi yang disodorkan Andy, yaitu: penyebutan tokoh sebagai Kawan-kawan, tapi tak dikenal dan tokoh tersebut menuturkan cerita yang menunjukan adanya kepercayaan dan kedekatan, namun tetaplah tak dikenal. Kontradiksi ini justru menjadi daya tarik yang mengandung misteri sekaligus memicu pertanyaan seperti apa karya-karya yang disajikan Andy SW dalam pameran tunggalnya kali ini?” [T][OP]
DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu bergerak perlahan melintasi Jalan Ngurah Rai menuju Gedung D...
Bali Kembali Diserang, Kali Ini Tanpa Ledakan
TANGGAL 12 Oktober 2002 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah Bali. Ledakan bom merenggut ratusan nyawa dan menggunca...
NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan usaha, hingga berbagai tr...
PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana, sebab keniscayaan yang akan pembaca dapati....
HAMPIR saja tim nasional sepak bola Republik Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iya, hampir saja. Itu berarti b...
Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi dan tiang-tiang bangunan ikut...
KEMBALINYA seni Arja di Banjar Bukit Buwung, Kesiman, tidak dapat dipahami semata sebagai upaya revitalisasi kesenian tradisional, melainkan sebagai proses pemulihan roh kebudayaa...
IRONI terbesar abad ke-21 mungkin bukan ketika mesin mulai mampu berbicara. Ironinya justru ketika mesin mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah lama berhenti diajukan m...
PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu, Bre Redaktur Kompas Minggu.
Bagi saya, it...