Proses Kreatif Kurnia Effendi 2# Curah Kisah
SEWAKTU-WAKTU, ketika sedang bersama saya, jangan heran jika saya curahi cerita. Biasanya, judul yang mengemban kandungan cerita itu tak cukup sabar tetap tersimpan dalan vestiaire...
Samudra adalah laut yang luas, yang tak terjangkau oleh pandangan manusia telanjang. Laut adalah sisi luar daratan yang berair. Daratan adalah tempat manusia, binatang, pohon umumnya hidup dan menjalani kehidupan.
Udara adalah energi yang mengisi pernafasan mahluk yang membuatnya hidup.
Dalam filsafat Hindu di Bali, Daratan, Lautan dan segala yang segala yang ada di dalamnya di sebut bumi, dikenal dengan sebutan Ibu Bumi dan tanahnya disebut Ibu Pertiwi.
Ruang kosong pada segala sesuatu disebut Akasa.
Udara yang mengisi ruang kosong, dan menghidupi segala sesuatu sehingga berjiwa disebut sebagai Bapa Akasa.
Persatuan Ibu Bumi/Pertiwi dengan Bapa Akasa disebut sebagai Sanghyang Jagat Karena (Yang Menjadi Penyebab Alam Semesta).
Dalam buana alit (mikrokosmos) bisa disejajarkan dengan persatuan laki dan perempuan yang menjadi penyebab alam keluarga.
Mahluk hidup, khususnya manusia jarang yang mau dan bisa belajar dari dirinya sendiri. Mungkin itu sebabnya para ilmuwan memakai hewan kelinci, tikus sebagai media percobaan untuk mendapatkan pengetahuan sebelum dipraktekan pada manusia.
Seorang yang "Malianin" (Maalih-alihan/melakukan percobaan) dalam masyarakat tradisional biasanya memakai tubuhnya sendiri sebagai media percobaan dan memakai laut dan kehidupan di laut sebagai sarana bercermin, berkaca, membaca, dan memahami diri.
Dari pemahaman tentang diri, diharapkan yang bersangkutan akan memahami orang lain (mahluk lain) yang bersifat lebih luas dan beragam.
Samudra/ lautan kerap dipakai oleh para pendeta/para suci leluhur Bali, Nuasantara untuk belajar. Pada Lautan, air yang memantulkan energi kita bisa belajar, membaca, berkaca untuk mengenali dan diri, yang lain.
Energi matahari adalah manifestasi Tuhan yang bisa kita kenali, lihat, rasakan dan pahami.
Sinar adalah bentuk lahir yang bisa dilihat. Energi adalah bentuk batin yang tak terlihat. Mata yang melihat menciptakan warna, bentuk dan rupa. Lidah yang mencecap memciptakan perbedaan rasa: pahit, asin, manis, asam, gurih, sepat, dan ambar.
Samudra adalah material air yang terlihat, teraba, tersentuh, tercium, terasa (panca indria) bagian dari bumi, Ibu Pertiwi.
Energi matahari adalah udara yang bersifat non material yang memiliki kekuatan, daya dan frekwensi, yang memberi jiwa pada ruang, bagian dari energi/jiwa semesta, bapa Angkasa
Pertemuan, energi matahari dan air samudra mencipta mahluk hidup (berjiwa) dan material berjiwa, berupa, berwarna, berbentuk, berasa, berguna, bermakna dan berahasia. [T]
Penulis: Mas Ruscitadewi
Editor: Adnyana Ole
SEWAKTU-WAKTU, ketika sedang bersama saya, jangan heran jika saya curahi cerita. Biasanya, judul yang mengemban kandungan cerita itu tak cukup sabar tetap tersimpan dalan vestiaire...
PERNAH nunu urutan setiap pagi menjelang sekolah, pada masa-masa usai libur Hari Raya Galungan dan Kuningan? Jika pernah, masa kecil Anda dipastikan sederhana namun bahagia. Nunu...
"PANJEKAN" mungkin asal muasal kata "panjak". Biasanya prekanggo atau wong kuasa duduk didampingi anak buahnya yang dijadikan "injakan kaki" (panjekan). Lihatlah, foto yang dipasa...
GEGURITAN Galungan (karya IB Putu Bangli) yang penulisannya bersumber dari Lontar Parerembon (milik Ida Pedanda Gede Made Sidemen, Gria Taman Sanur), menuturkan bahwa tra...
SEBAIKNYA di sini kita tidak membahas sloka, lontar, mantra atau Veda. Di zaman informasi yang demikian derasnya, ketidakpedulian hanyalah sebuah pilihan. Hal-hal yang bersifat pen...
HARI Raya Galungan dan Kuningan tentu saja disambut bahagia semua umat Hindu di Bali. Namun, tak begitu dengan sejumlah anggota Dewan, DPRD, DPD atau DPR. Meski tetap tampak bahag...
BAGI umat Hindu di Indonesia, terutama di Bali, Hari Raya Galungan dan Kuningan tentu menjadi hari raya yang paling ditunggu-tunggu. Hari raya ini diperingati setiap 6 bulan sekali...
Saya adalah salah satu dari banyak orang yang sangat menikmati momen KKN, meski saya tidak mengetahui detail kisah KKN kalian satu per satu tapi saya berusaha mewakili rasa rindu k...
GALUNGAN kembali tiba. Sebagian orang mungkin akan bersemangat mendengarnya karena merupakan hari raya besar yang ditunggu-tunggu. Sembahyang, mungkin hanya satu alasan. Ada banyak...
Cerpen: Fatah Anshori "Dalam tradisi Yahudi empat puluh hari sebelum, bayi lelaki dilahirkan. Dilangit ada suara yang meneriakkan siapa wanita yang kelak akan di kawininya. Aku tah...