“Ya, enak! Kuliner dengan banyak pilihan juga”. Itulah kata salah satu pengunjung asal Kota Denpasar ketika menghadiri stand kuliner Pesta Rakyat di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 30 Agustus 2025.
Pesta Rakyat yang digelar Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI) jelang konferensi budaya tingkat internasional Culture, Heritage, Arts, Narratives, Diplomacy, and Innovations (CHANDI) 2025 itu menyajikan berbagai produk unggulan yang memikat.
Deretan Stand Kuliner UMKM di Pesta Rakyat Kementerian Kebudayaan RI | Foto: Bud
Kunjungan ke stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di areal utara kawasan Taman Budaya itu memang tak seramai ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) atau Festival Seni Bali Jani.
Namun, kehadiran Pesta Rakyat itu memberi pilihan bagi masyarakat untuk bersantai bersama keluarga. Selama dua hari, masyarakat bisa menikmati kuliner sambil menyaksikan berbagai hiburan dalam suasana akrab dan santai.
“Kunjungan ada saja, tetapi tidak terlalu ramai. Kunjungan didominasi oleh keluarga yang mengajak anak-anaknya bersantai sore di pusat budaya ini. Mereka ramai berbelanja sekitar pukul 20.00 Wita. Kami buka mulai pukul 15.00 Wita hingga tutup pukul 22.00 Wita, dan menjual makanan dan berbagai minuman squash,” kata Dwik penjaga stand Dapur Bagus yang sedang bertugas saat itu.
Deretan Stand Kuliner UMKM di Pesta Rakyat Kementerian Kebudayaan RI | Foto: Bud
Deretan stand kuliner itu memang menyajikan produk yang berbeda. Meski menyajikan menu-menu yang trend di kalangan anak-anak muda di jaman ini, namun mereka lebih banyak menata stand bernuansa tradisional.
Sebut saja misalnya Warung Gandrung yang menggunakan ‘kukusan” (salah satu alat untuk menanak nasi), stand Ayam Guling Bakar yang menghias stand dengan “saang” (kayu bakar), serta ada menjual Rella Cakes Bali, Kopi Jalanan dan lainnya.
Setelah memilih kuliner yang disukai, pengunjang lalu memilih tempat duduk yang nyaman. Banyak diantara mereka yang bergerak menuju areal Kalangan Madya Mandala, Taman Budaya Provinsi Bali sambil menyaksikan hiburan berupa musik dan pergelatan kesenian tradisional Bali.
Seorang pelaku UMKM di antara deretan Stand Kuliner UMKM di Pesta Rakyat Kementerian Kebudayaan RI | Foto: Bud
“Sajian musik ini sangat bagus mengisi acara malam minggu. Artis yang tampil juga terkenal dan memiliki pengemar, namun sayang banyak masyarakat yang tidak memgetahui acara musik ini,” kata Sudarma, masyarakat yang memang suka musik itu.
Pesta Rakyat digelar selama dua hari pada 29 dan 30 Agustus 2025. Pada hri kedua, menampilkan Pertunjukan Sanggar Budaya berupa Tari Bali Etnik Kotemporer Barong Rangda, Tari Kecak Mini Ramayana, Tari Satya Brastha serta penampilan utama Bonbon Skoozy, Joni Agung & Double T Band dan Ipang.
Sekretaris Jenderal Kebudayaan, Bambang Wibawarta saat membuka Pesta Rakyat menyebutkan Pesta Rakyat selama dua hari itu berlangsung di dua tempat, yakni di Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar dan di Mall Discovery, Kuta.
Pertunjukan musik di Pesta Rakyat Kementerian Kebudayaan RI | Foto: Bud
Pagelaran CHANDI 2025 ini dirancang sejak Kementerian Kebudayaan lahir di tahun lalu. Event internasional melibatkan seluruh komponen dari Kementerian Kebudayaan. [T]
Penulis/Reporter: Nyoman Budarsana Editor: Adnyana Ole
Sebuah Slide yang Mengusik Kesadaran
TERKADANG, inspirasi lahir bukan dari buku tebal atau hasil penelitian yang rumit, melainkan dari sebuah kalimat sederhana. Itulah yang say...
ETIKA lingkungan merupakan suatu perspektif moral yang menempatkan alam sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik, bukan sekadar objek eksploitasi untuk memenuhi kepentingan m...
SETELAH sempat absen pada tahun 2025, Festival Cerita Rasa di Desa Tukadaya, Jembrana kembali hadir dengan membubuhkan angka 0.4, pada akhir tajuknya Festival Cerita Rasa 0.4. Ang...
PERJALANAN nasib hidup dan mati cerita rakyat ditentukan oleh sikap pemiliknya. Cerita rakyat pun dengan beberapa alasan dikubur. Hal ini dialami oleh banyak sekali cerita rakyat...
TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, ‘Geguritan D...
MENDAPAT amanah dari warganya, Suyadi merasa bangga dan terharu menjadi kepala desa. Jabatan yang membuatnya harus memimpin daerah yang agak jauh dari kota kabupaten. Daerah yang...
MUSIM libur kenaikan kelas dan pascakelulusan sekolah di Bali selalu menghadirkan dua tontonan besar. Yang pertama, Pesta Kesenian Bali (PKB). Yang kedua, Seleksi Penerimaan Murid...
Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan Sadmerta, Desa Dangin...
SEBUAH teks sastra tidak pernah tumbuh sendirian. Agar sampai ke pembaca, ia hadir melalui banyak tangan: penerjemah yang memindahkan makna, editor yang mengolah naskah, literary...
SAAT menyaksikan The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark: Hanoman Duta, Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu malam, 16 Juni 2026, yang ditampil...