Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
ISU atau wacana tentang kesehatan mental—yang di dalamnya mencakup aspek kejiwaan maupun emosional—jika dilihat dalam konteks Buda Kecapi sebagai sebuah metode Art Therap, maka dapat dilihat dalam dua konteks, yakni dari aspek seni (estetika) maupun konteks narasinya.
Konteks narasi dalam Buda Kecapi secara umum membahas tentang dua hal, yakni tentang pengetahuan mengolah sarana pengobatan (Osadha-Osadhi)—pengetahuan tentang pengolahan berbagai tumbuhan yang menghasilkan ramuan obat-obatan—maupun dari aspek filosofis (sastra), yaitu tentang aksara yang mengandung spirit ataupun energi yang bermanfaat dalam penyembuhan baik penyembuhan secara fisik maupun psikis.
Aksara ini bertranformasi menjadi suara(bunyi), nada , rupa dan mandala (bahkan dalam konteks teologi adalah simbol energi dewata). Dalam konteks seni (estetika), khususnya seni rupa, aspek rupa maupun mandala ini dapat disetarakan dengan berbagai elemen rupa, yakni titik, garis warna, tekstur, komposisi, ruang, dan lain sebagainya.
Praktik aktivasi energi aksara dalam diri ini berkorelasi dalam konteks penciptaan karya seni rupa yang di dalamnya terdapat aspek latihan untuk memfokuskan pikiran, pengolahan napas, atau praktik yoga dalam dunia spiritual maupun laku meditatif dalam proses penciptaan karya seni, di mana seorang kreator (seniman, perupa) larut dalam laku dan proses kreatifnya yang bermuara pada pengenalan maupun evaluasi diri dan bertumbuhnya kesadaran diri dalam mengharmonisasikan berbagai aspek emosional dan psikologis.

Praktik berkarya seni rupa seperti melukis, menggambar, adalah proses paling sederhana dan mudah untuk dilakukan sebagai suatu tindakan pelepasan berbagai gangguan emosional dan psikologi yang bermuara pada bertumbuhnya kesadaran untuk memahami diri dan semesta serta berkembangnya aspek imajinasi dan kreatifitas.
Sebagai sebuah metode, Buda Kecapi menarik untuk digali lebih dalam dengan memadankannya terhadap praktik-praktik berkesenian pada pelaku seni. Pada perkembangannya, metode yang pada pandangan ini mengacu kepada suatu prosedur, teknik atau langkah untuk melakukan sesuatu di dalam upaya mencapai suatu tujuan bisa menjadi sebuah pendekatan yang menyegarkan dalam dunia kesehatan.
Sederhananya, tentang mengalih-mediakan sisi emosional pada diri manusia ke dalam media seni yang di dalamnya terdapat kemewahan imajinasi sekaligus memiliki kekuatan menyelaraskan atau mengharmonisasikan energi, dengan demikian, Art Therapy adalah bentuk yoga dalam wujud praktik penciptaan rupa di mana seni sebagai medianya.[T]
Penulis: I Wayan Seriyoga Parta, Dewa Gede Purwita, I Made Susanta Dwitanaya
Editor: Jaswanto
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...