Malam Minggu bagi “Darah Muda”: Tak Sekadar Pacaran
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
ISU atau wacana tentang kesehatan mental—yang di dalamnya mencakup aspek kejiwaan maupun emosional—jika dilihat dalam konteks Buda Kecapi sebagai sebuah metode Art Therap, maka dapat dilihat dalam dua konteks, yakni dari aspek seni (estetika) maupun konteks narasinya.
Konteks narasi dalam Buda Kecapi secara umum membahas tentang dua hal, yakni tentang pengetahuan mengolah sarana pengobatan (Osadha-Osadhi)—pengetahuan tentang pengolahan berbagai tumbuhan yang menghasilkan ramuan obat-obatan—maupun dari aspek filosofis (sastra), yaitu tentang aksara yang mengandung spirit ataupun energi yang bermanfaat dalam penyembuhan baik penyembuhan secara fisik maupun psikis.
Aksara ini bertranformasi menjadi suara(bunyi), nada , rupa dan mandala (bahkan dalam konteks teologi adalah simbol energi dewata). Dalam konteks seni (estetika), khususnya seni rupa, aspek rupa maupun mandala ini dapat disetarakan dengan berbagai elemen rupa, yakni titik, garis warna, tekstur, komposisi, ruang, dan lain sebagainya.
Praktik aktivasi energi aksara dalam diri ini berkorelasi dalam konteks penciptaan karya seni rupa yang di dalamnya terdapat aspek latihan untuk memfokuskan pikiran, pengolahan napas, atau praktik yoga dalam dunia spiritual maupun laku meditatif dalam proses penciptaan karya seni, di mana seorang kreator (seniman, perupa) larut dalam laku dan proses kreatifnya yang bermuara pada pengenalan maupun evaluasi diri dan bertumbuhnya kesadaran diri dalam mengharmonisasikan berbagai aspek emosional dan psikologis.

Praktik berkarya seni rupa seperti melukis, menggambar, adalah proses paling sederhana dan mudah untuk dilakukan sebagai suatu tindakan pelepasan berbagai gangguan emosional dan psikologi yang bermuara pada bertumbuhnya kesadaran untuk memahami diri dan semesta serta berkembangnya aspek imajinasi dan kreatifitas.
Sebagai sebuah metode, Buda Kecapi menarik untuk digali lebih dalam dengan memadankannya terhadap praktik-praktik berkesenian pada pelaku seni. Pada perkembangannya, metode yang pada pandangan ini mengacu kepada suatu prosedur, teknik atau langkah untuk melakukan sesuatu di dalam upaya mencapai suatu tujuan bisa menjadi sebuah pendekatan yang menyegarkan dalam dunia kesehatan.
Sederhananya, tentang mengalih-mediakan sisi emosional pada diri manusia ke dalam media seni yang di dalamnya terdapat kemewahan imajinasi sekaligus memiliki kekuatan menyelaraskan atau mengharmonisasikan energi, dengan demikian, Art Therapy adalah bentuk yoga dalam wujud praktik penciptaan rupa di mana seni sebagai medianya.[T]
Penulis: I Wayan Seriyoga Parta, Dewa Gede Purwita, I Made Susanta Dwitanaya
Editor: Jaswanto
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
SEBAGAI mahasiswa yang menuntut ilmu di universitas yang bergerak dalam bidang keguruan, tentu “kegiatan mengajar” tidak lagi asing di telinga mereka. Bahkan “kegiatan mengajar” ak...
Bapak/Ibu Guru yang kami cintai, pidato ini saya buka dengan kutipan dari penyair Kahlil Gibran… “Cinta tidak punya hasrat selain mewujudkan maknanya sendiri.” BEGITU bijaknya Ka...
GENERASI yang cerdas dan berakhlak mulia terwujud dari adanya guru yang cerdas dan berkompetensi. Sebuah ungkapan sederhana namun memiliki banyak makna dan usaha. Dewasa ini, guru...
MELIHAT pendidikan Indonesia memasuki milineum ketiga, ketika teknologi digital melahirkan generasi baru (generasi Y), makin kentara paradoks dunia pendidikan, biang kerok stagnasi...
SEBUAH percakapan mengejutkan di ruang kelas: Saya : Anak-anak, kalian punya cita-cita? Ada yang jawab punya, ada yang menjawab tidak. Saya lontarkan pertanyaan ini kepad...
DUNIA ini adalah panggung sandiwara. Tuhan penulis skenario sekaligus sebagai sutradara. Dan kita umat manusia sebagai aktornya. Segala sesuatu yang kita lakukan sudah ada skenari...
POLITIK mungkin sesuatu yang asing bagi saya terutama mengenai politik praktis. Memang sedikit paham, secara garis besar politik didefinisikan sebagai “ilmu mempengaruhi”. Sebagai...
HARI masih pagi. Jarum jam baru menunjukkan pukul 08.30. Namun entah mengapa, matahari bersinar begitu terik. Meski begitu, suasana di Lapangan Umum Desa Bebetin, terlihat riuh. Pu...
MEDIA massa baik itu cetak maupun elektronik setahu saya adalah sebagai “tukang lapor” kepada masyarakat luas terhadap apa yang terjadi pada suatu tempat dan suatu waktu di belahan...