itu matahari menanjak sampai ke puncak meru di padang kuru lahir bayang anak lanang menunggang kuda dewa nembang puisi sendiri
UPACARA KELAHIRAN (2)
kau dengar riak buih yang melintas di sisi sampanku? menggemericik isyaratkan surut akan tiba bersiaplah laut di detak jantungku tak lagi meronta layar sudah digulung untuk kemudian merapat mencari pesisir hening tempat persinggahanku menambatkan rindu
wajah letih dan keruh penuh guratan kerut menempuh waktu perjalanan panjang di akhir musim sia-sia tak ada oleh-oleh yang bisa kubawa pulang ke rumah ibu
jangan tanya sudah berapa lama aku mengayuh sampan menyusuri pasang surut air payau yang mengalir di detak jantung tak henti mencari pesisir hening mencari rumah ibu buat menepi menambatkan sampan di surut air pesisir luka nadiku
di teragtag rumah panggung tak ada anak-anak memanggil-manggil angin layang-layang yang terbuat dari tulang rusuk dilepas jauh ke langit mendung gerimis perlahan menjadi kabut menyambut pulangku ke rumah ibu
UPACARA KELAHIRAN (3)
melintasi padang sunyi matahari tegak lurus di ubun-ubun lepas bayangku entah kemana “sudah berapa jauh kembaramu meramu hari buat bekal pulang ke rumah ibu?”
MENGUPACARAI KELAHIRAN (4)
ini hari buik rajah ni dirah menguasai kalangan setiap lekuk di tubuhnya penuh kilatan api tak ada yang berani mendekat ini perang tanding untuk hidup atau mati
sihir ni dirah merambat ke semua penjuru mata angin menyusup ke akar-akar nadi layu pepohonan ditadah bara
“jangan ada yang mendekat sebelum kabut terkuak!” begitu para balian mengingatkan
saat matahari bergerak tegak lurus mengitari ubun-ubun si peladang garam suruh pakembar datang buat melepas brumbun sangkur penawar mantra hitam ni dirah
orang-orang menari-nari dengan menenggak berbumbung-bumbung tuak melingkari bara api nyanyinya sumbang mata sayu setengah mabuk sambil memeluk tubuh-tubuh perempuan soraknya riuh menggema mengusung gerhana di puncak bukit bergetar denyut jantung
buik rajah ni dirah terbang mengitari kalangan merobek-robek kabut jampi-jampinya menyusup sampai membatu pada satu loncatan tajian temberang brumbun sangkur menancap di jantung gerhana berjatuhan percikan api buik rajah ni dirah terkapar orang-orang membisu beku timpakan kutuk pada lelaki tua yang sudah berjalan jauh mencari sunyi penuh dengan kesia-siaannya
gurat nasib di telapak tangan tersurat dalam lontar para dewa selalu berakhir sebagai pecundang dalam pergumulan waktu
begitulah aku senantiasa dalam hening semadi mencari diri mengupacarai kelahiran
Sebuah Slide yang Mengusik Kesadaran
TERKADANG, inspirasi lahir bukan dari buku tebal atau hasil penelitian yang rumit, melainkan dari sebuah kalimat sederhana. Itulah yang say...
ETIKA lingkungan merupakan suatu perspektif moral yang menempatkan alam sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik, bukan sekadar objek eksploitasi untuk memenuhi kepentingan m...
SETELAH sempat absen pada tahun 2025, Festival Cerita Rasa di Desa Tukadaya, Jembrana kembali hadir dengan membubuhkan angka 0.4, pada akhir tajuknya Festival Cerita Rasa 0.4. Ang...
PERJALANAN nasib hidup dan mati cerita rakyat ditentukan oleh sikap pemiliknya. Cerita rakyat pun dengan beberapa alasan dikubur. Hal ini dialami oleh banyak sekali cerita rakyat...
TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, ‘Geguritan D...
MENDAPAT amanah dari warganya, Suyadi merasa bangga dan terharu menjadi kepala desa. Jabatan yang membuatnya harus memimpin daerah yang agak jauh dari kota kabupaten. Daerah yang...
MUSIM libur kenaikan kelas dan pascakelulusan sekolah di Bali selalu menghadirkan dua tontonan besar. Yang pertama, Pesta Kesenian Bali (PKB). Yang kedua, Seleksi Penerimaan Murid...
Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan Sadmerta, Desa Dangin...
SEBUAH teks sastra tidak pernah tumbuh sendirian. Agar sampai ke pembaca, ia hadir melalui banyak tangan: penerjemah yang memindahkan makna, editor yang mengolah naskah, literary...
SAAT menyaksikan The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark: Hanoman Duta, Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu malam, 16 Juni 2026, yang ditampil...