Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
Sinar mentari menjemput gigil pagi
Untuk para pengepul hari-hari
Nun jauh di sana, tarian Bromo menguar harmoni
Rinai gerimis mengajariku tentang perjuangan diri
Ingin menyejukkan bumi dari gelegak api
Seakan hidup hanyalah demi mengabdi
Entah berapa lama aku di sini
Deru angin menyelinap ke segenap penjuru
Ikuti gemericik air yang terus melaju
Bukit dan bebatuan bersahutan
Rindukan kebahagiaan
Orang-orang pun berlarian
Memburu hakikat ketenangan
O Tuhan, nyalakan obor di tengah kegelapan
Bromo, 9/3/2024
Pohon-pohon berbaris sepi
Undang kabut di ketiak pagi
Napas Penanjakan mengalun sunyi
Cakrawala masih bercadar mimpi
Akukah yang kau nanti
Kala matahari mencumbui bumi
Puisiku perlahan mengalir senyap
Endapkan rasa lalu merayap
Namamu terasa sulit diucap
Adakah wajahmu semanis edelweis
Nyalakan memori hingga menembus langit berlapis
Jurang kerinduan kian menganga
Antara dua insan yang saling mendamba
Kau dan aku berharap kepastian
Alam pun siap mempersaksikan
Nikmati suatu keindahan
Bromo, 9/3/2024
Gunung Batok terlihat kokoh berdiri
Udaranya dingin me-refresh diri
Nyanyian angin mengantarku ke ceruk masa silam
Ususku beku dihimpit es batu semalam
Namun puncakmu memancarkan kharisma
Gagah dalam pekat warna
Begitulah panorama khas pegunungan
Alam menghadirkan kuasa Tuhan
Turun mendendangkan irama yang menakjubkan
Orkestra itu sayup-sayup mengaliri kalbu
Kapankah kutemui-Mu sepenuh rindu?
Bromo, 9/3/2024
Pesonamu sejauh mata memandang
Alam terbentang kala hari belum terlalu siang
Detik waktu terus berkejaran
Antara bukit Teletubbies dan semburat kehidupan
Nanar mata ini terbentur hijau rerumputan
Gunung Bromo tampak tegak berpayung keemasan
Sang surya begitu ceria memanjakan padang sabana
Ayunan kaki terus menyusuri hamparan cakrawala
Bergandeng tangan memburu rahasia
Altar di kejauhan mengajakku ke jalan Tuhan
Namun jejak langkah terbaca oleh awan
Anggukan gerimis merobek peta perjalanan
Bromo, 9/3/2024
Pada pasir berbisik
Ada irama nyaris tak berisik
Sosok malaikat siap-siap membumi
Ingatkan masaku tak lama lagi
Rasa rindu untuk kembali
Berjuta pasir mengeluhkan embun
Entah di mana dosa itu tertimbun
Raut muka sang musafir hanya menemui jalan bebatuan
Bagaikan kuda-kuda yang berlarian
Ingin mengejar kekasih yang tak bertuan
Sepotong tongkat Musa tiba-tiba memecah bebatuan
Ingatkan waktuku tinggal sekian
Kenangan hanyalah perjalanan, lalu membisikkan salam perpisahan
Bromo, 9/3/2024
Penulis: Ahmad Fatoni
Editor: Adnyana Ole
[][] Klik untuk BACA puisi-puisi lain
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....