Kelak Apakah Jokowi Tak Berkenan Dikenang Sebagai Penyair?
Fakta, tak berselang lama setelah Presiden Jokowi meluncurkan “kabinet kerja”nya pada akhir Oktober 2014 lalu, saya juga mengumumkan peluncuran buku puisi saya yang kedua, Mencari...
jiwa pernah kudengar
sudah kau memeluk tubuhmu?
kudengar orang mendengkur
saat kau mengusap keringatmu
24 jam buat berkelana
dan lampu tidur tak padam juga
katamu, lebih suka malam
merangkai bintang di luaran sana
Dik, kau saji kopi dan rokok
biarkan lelaki dengan bayangannya
tolong Nina Bobo anak kita
hantarkan mimpi indah padanya
20 April, 2025
Dua orang mempelai yang akan diakadkan
duduk menghadap leluhurnya
memasang kedua telinga, membuka kedua mata
Bapak dan Ibu tidak bertanya apa pekerjaanmu
Bapak dan Ibu tidak memastikan bagaimana pendidikanmu
Bapak dan Ibu tidak mau tahu berapa besar hartamu
Bapak dan Ibu tidak peduli siapa pangkatmu
Bapak dan Ibu boleh minta satu?
Bawa anakku ke surga bersamamu
20 April, 2025
Dengan ini saya menyatakan,
berapa tahun lalu saya belajar ilmu pengetahuan
yang belum tentu dipakai kerja
setidaknya bisa buat jaga-jaga
sewaktu-waktu terjadi bencana
saya membaca berbagai bencana
ada kobaran api ijazah palsu,
gelar palsu, dan foto palsu saya
ada yang tersirat
uang kuliah, tenaga, dan air mata
demi menjelma manusia terdidik
sekali lagi dengan ini saya menyatakan,
bukan tugas saya
membuka pintu hati mereka
20 April, 2025
ketika pulang ke tempat semula
daku tetap anak desa
yang pura-pura serupa anak kota
berapa lama pergi dari sini
beranjak mempercantik diri
tempat bermain raib diamuk raksasa
rumah-rumah sudah melambung ke awan
kawan-kawan antri berkawin
daun-daun muda menggugurkan yang tua
dikecup waktu yang tanggal dan tinggal
kemana saja telah membawaku
Ibu keindahan itu dimana-mana
selalu surga di telapak kakimu
20 April, 2025
Penulis: Muhammad Rafi’ Hanif
Editor: Adnyana Ole
Fakta, tak berselang lama setelah Presiden Jokowi meluncurkan “kabinet kerja”nya pada akhir Oktober 2014 lalu, saya juga mengumumkan peluncuran buku puisi saya yang kedua, Mencari...
Ketika cara dominasi melalui ototarian telah usang, hegemoni menjadi cara yang paling ampuh untuk menguasai kaum marginal. Apa dominasi, apa hegemoni? Dominasi identik dengan keker...
Selain DKI Jakarta, sebenarnya banyak daerah bersiap menggelar Pilkada serentak, Februari 2017, termasuk Buleleng, Bali, daerah kelahiran saya. Namun perhatian orang di Indonesia i...