Gema Pelangi di Ambara Tabanan – Nostalgia Radio pada HUT PRSSNI
17 Desember adalah Hari Ulang Tahun (HUT) PRSSNI. Awalnya memiliki kepanjangan Persatuan Radio Siaran Swasta Niaga Indonesia. Namun kemudian diubah menjadi Persatuan Radio Siaran S...
Bawa aku kembali ke neraka
dunia ini sudah begitu ingar
bawa aku ke liang-liang kuburan
liatnya tanah dan ranum bau melati
dilahirkan atau dilenyapkan. Sama saja.
Mirat-mirat bengis di sikap kuburku
sudah jelas dosanya.
23 Oktober 2024
tak ada yang lebih menawan dari malam itu:
Leci.
Stroberi.
Kening.
Dansa.
Mata.
Mereka jatuh cinta.
September 2023
dan malam kini jauh
biru dan dingin di ruang sana
sana entah di mana ia
lenyapkan saja kau sepi
enyah dan pergilah ke sana
sana entah di mana ia
dan malam kini jauh.
9 Desember 2024
kini pagi memetik pagi yang sesungguhnya
saat pelupuk mata jatuh dalam bias-bias cahya danau itu
bayang-bayangku tak lagi menuntut bulan
sebab hari sudah pagi,
dan kini pagi memetik pagi yang sesungguhnya.
21 Februari 2025
Singaraja yang hujan
namun kulihat matamu yang basah
membanjiri kilang yang tandus
meluap di sisi dada ini
meruak dan menyeru tanpa tahu kapan harus berhenti.
2 Desember 2024
kutemukan cinta dalam sebongkah es krim
lumer dan dingin di langit-langit bibir
tanggal begitu lama
sampai kamu datang, ia meleleh
kering sedikit cair.
19 November 2024
di samping kanan kaldera Batur
di pinggang Dewi Danu
kupeluk ilalang, sementara pipimu lumer dilumat matahari
pagi semakin liat,
bocah-bocah berlarian
kita terbangun dan tidak lagi di pelipir gunung
kita berpeluk di ranjang dan di telepon genggam milik-Nya
25 Agustus 2024
tarian suci wanita suci
kiri kanan terpaut uang kepeng bolong
teruntai tali¬—sumbu
dan juga para ayah yang berbangga melihat anaknya menari untuk Tuhan.
13 Juli 2024
bias-bias cermin menyilapkan mata
memantul diantara pintu ruko-ruko jalanan
atau soal cinta di kaki Gunung Batur.
13 Juli 2024
Penulis: Wahyu Mahaputra
Editor: Adnyana Ole
[][] Klik untuk BACA puisi-puisi lain
17 Desember adalah Hari Ulang Tahun (HUT) PRSSNI. Awalnya memiliki kepanjangan Persatuan Radio Siaran Swasta Niaga Indonesia. Namun kemudian diubah menjadi Persatuan Radio Siaran S...
HIDUP seperti bermain bola. Kita kejar beramai-ramai. Kita perebutkan. Kita tendang. Lalu, kembali kita kejar, dan seterusnya. Demikian sebuah pengandaian hidup dalam Geguritan Dar...
MENANTI MUSNAH Aku hampir musnah terlempar api yang memercikku dengan riciknya pijar nyala. Kujalani Titian ilahi Menelungkupkan pelaku dosa tak berdaya di hadapan tuhann...
TAK tahukah kau bahwa aku sangat mencintaimu? Ya, aku mencintamu. Sangat mencintaimu. Dan apa kau tahu yang selama ini aku inginkan? Ya, aku ingin memiliki hatimu selamanya. Aku in...
SALAH satu bangunan bersejarah di Klungkung, Bali, yang terkenal adalah Taman Kertha Gosa, terletak di jantung Kota Semarapura. Bangunan yang didirikan Kerajaan Klungkung sekitar a...
TEKHNOLOGI pengilingan padi telah muncul di kepulauan Solomon 26.000 ( dua puluh enam ribu ) tahun lalu. Walaupun bukti pembudidayaan pertanian padi yang lebih maju baru ditemukan...
DENPASAR era sebelum kemerdekaan setidaknya terdapat 2 pasar besar: Pasar Payuk dan Pasar Kreneng. Pasar Payuk adalah tempat penjualan segala macam peralatan payuk dan peralatan...
#Judul Buku: Penulis Mantra #Penulis: Dewa Putu Sahadewa #Penerbit: Dedari Foundation dan Penerbit HW Project #ISBN: 978-602-14750-4-1 Tanpa pintu, aku memasuki kenangan...
STADION Pakansari, Cibinong merah merekah. Tibalah sudah teater klimaks harapan publik Indonesia pada tim nasional sepakbola kesayangan. Musuh kuat di pelupuk mata. Tim Gajah Putih...
PASANGAN calon kepala daerah dalam event Pilkada boleh ngomong apa saja ketika mendapatkan nomor urut tertentu saat pengundian nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Yang dapa...