BULAN Januari 2025 menandai kelahiran 3 singles IGAP yangbernuansaalternative rock. Ini 3 singlesyang merupakan pemanasan menuju perilisan album penuh perdana IGAP, yang berjudul Acceptance, yang dijadwalkan rilis pada pertengahan 2025.
Acceptance adalah kolase kisah personal yang berkutat pada penerimaan-penerimaan dalam hidup sebagai manusia, yang lahir dan tumbuh berbeda-beda dengan hal-hal yang kadang tidak selalu sesuai rencana.
Lagu pertama “Cerebral Palsy” menjadi surat untuk anak perempuan saya yang tengah tumbuh dalam keadaan yang tidak sama dengan anak-anak lainya.
Sementara “Samarkan Perih” dengan mengusung sedikit unsur emo berkolaborasi dengan Wikan Suryajaya (Agapea), menjadi pengingat ketika menghadapi nasib buruk. IGAP juga menyelipkan lagu berbahasa daerah (Bali) ke - 2 dalam judul “Asimetris” dengan narasi bahwa hidup tak melulu tentang mudah dan indah, adakalanya manusia berhadapan dengan susah, juga menjadi payah, dan itu tidak apa-apa.
“Nantinya, semua track di album ini adalah cerminan kejadian-kejadian dalam kehidupan saya yang selalu berubah, namun akhirnya memutuskan untuk membiarkan orang lain melihat diri yang sebenarnya, tanpa kepura-puraan dan tanpa kekhawatiran bahwa orang lain akan menilai seperti apa,” kata IGAP yang bernama panjang I Gede Angga Pratama.
Dalam penggarapan album ini, IGAP melibatkan AA Ngurah Wimba sebagai produser dan untuk ilustrasi cover digarap oleh AA Aris Septiana. [T]
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...