Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
DI Kota Hanoi, Vietnam, salah satu destinasi yang paling dicari adalah stasiun kereta api Hanoi, yakni Hanoi Train Street. Menarik dan unik, kata banyak orang. Ini adalah sebuah tempat di mana rel kereta api berada di tengah-tengah pemukiman warga.
Saya tidak sedang membual. Kanan dan kiri adalah rumah sedang di tengah-tengahnya rel kereta api membelahnya, melintang panjang dan berliku.
Semua rumah di sana memakai ampik bagian depan untuk berjualan atau menaruh---sebagai tempat---kursi dan meja. Menu kopi dan aneka makanan dan snack (makanan ringan) disajikan di sini. Saya memesan sebotol bir sebagai orderan pertama.

Jadwal kereta lewat lumayan malam. Tepatnya Pukul 09.00 malam waktu setempat.
Minuman habis, penjual menghampiri lagi dan bertanya, “Mau pesan apa atau Tambah lagi?” Seperti biasa, perut mulai keroncongan dan saya memesan nasi goreng ala Hanoi. Dalam hati, saya menebak-nebak, akan seperti apa rasa dan tampilan nasi goreng yang konon berasal dari Indonesia ini?
Tak berselang lama pesanan pun datang. Nasi goreng keju, ayam, dan irisan cube wortel dan green peas. Lumayan mengobati nasi goreng ala Indonesia, setelah seminggu bergelut dengan Bun cha dan Ubi.
Sambil melahap nasi goreng, beberapa orang memberi peringatan untuk segera menepi dan masuk ke dalam. Sekejap kereta datang.

Saya kira ini kereta yang tidak seperti kereta biasa. Mungkin jalannya agak pelan, pikir saya. Tetapi betapa terkejutnya saya, ini kereta antarkota yang lewat hampir setiap hari dengan waktu yang berbeda-beda di Hanoi Station. Ini kereta sebagaimana biasanya. Cepat, buru-buru, dan tampak berbahaya jika melintas.
Ketika kereta sudah lewat, tampak pengunjung beranjak meninggalkan kawasan rel ini. Yang menarik, beberapa jam pengunjung di sini akan dengan setia menanti hanya untuk merasakan dan melihat bagaimana eksotisme lampu di malam hari sambil melihat kereta api lewat.
Pun ketika pagi hari para pengunjung melihat dan merasakan berbagai pengalaman di Hanoi yang berbeda, berbelanja dari pedagang di pinggiran rel kereta. Ada-ada saja hal menarik di suatu tempat, tanpa perlu membuat bandara sekali pun. Saya pikir demikian.[T]
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...