Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
KELOMPOK Kerja Teater Gadhang akan mengadakan program kerja utama Pentas Produksi dengan Naskah Gog dan Magog karya Joko Yuliyanto. Pementasan ini disutradari Fina Pratiwi dengan astrada Arsitadewi. Pentas Gog dan Magog akan digelar di Taman Budaya Yogyakarta dan Taman Budaya Jawa Tengah pada hari Selasa, 15 Oktober 2024 dan 30 Oktober 2024 mulai jam 19.00 WIB.
Teater Gadhang cukup aktif berkarya dengan memenangkan beberapa perlombaan tingkat regional dan nasional. Tahun ini menyabet juara harapan satu pekan seni mahasiswa tingkat provinsi mewakili Universitas Sebelas Maret. Berbagai event diadakan untuk menyalurkan minat dan bakat kesenian anggota mulai dari pameran seni, pementasan kolosal, hingga perlombaan teater.
Gog dan Magog merupakan naskah anyar yang ditulis oleh salah satu anggota Teater Gadhang. Mengembangkan konsep ide surealis atau absurd dengan tema yang kompleks seperti kehidupan, budaya, agama, eksistensi, dan sosial.
Lakon Gog dan Magog mencoba mengimplementasikan absurditas situasi akhir zaman dengan diperankan 12 tokoh utama dan 10 tokoh figuran. Menampilkan karya estetik setting panggung, musik, dan video.
Teater Gadhang mencoba mengemas pertunjukan Gig dan Magog dengan sisipan nilai estetika tanpa mengabaikan sisi logika dan etika. Banyak pesan disampaikan tentang sindirian terhadap perilaku amoral di masyarakat dengan kaitan isu-isu kekinian.
Pentas akan berlangsung sekira dua jam. Mencoba mempertontonkan artistik yang sederhana dan penuh kejutan. Naskah Gog dan Magog diharapkan menjadi pengingat bahwa manusia sering lupa akan hakikat kehidupan. Prosesi spiritual manusia menjangkau nalar ketuhanan yang membawa pesan kedamaian.

Ada 12 tokoh utama dalam naskah Gog dan Magog seperti Gog, Magog, Ling, Lung, Cong, Isa, Widhi, Maryam, Soe, Gandhi, Bapak, dan Guru. Ada juga tokoh pendukung seperti mayat, penari, pasukan, dan orang-orang dengan menggunakan latar kiamat.
Pertunjukan ini akan menyediakan sekira 300 tiket penonton yang sampai sejauh ini sudah laku hampir 200-an tiket (beserta undangan). Untuk pemesanan tiket bisa menghubungi contact person - pantia pementasan di media sosial Teater Gadhang
Tentang Teater Gadhang
Teater Gadhang Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS adalah organisasi kemahasiswaan di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Teater Gadhang merupakan suatu wadah yang menampung, menggali, menyalurkan, minat-bakat dan potensi mahasiswa di bidang seni, khususnya seni teater.
Berangkat dari namanya Gadhang diolah dari bahasa Jawa “digadhang-gadhang” atau didamba-damba, bukan berarti Kelompok Kerja Teater Gadhang adalah kelompok kerja mahasiswa yang dalam prosesnya selalu dipuji dan disanjung tanpa merasakan jatuh bangun walaupun memang tujuan di dalam lubuk hati adalah ingin membawa nama Teater Gadhang dikenal orang dan dipuji karena kecakapannya.
Pujian yang memaknai kata “Gadhang” pada dasarnya adalah sebagai sebuah kata pengingat bahwa kelompok kerja teater gadhang ini berusaha selalu meletakkan seni dengan berbagai bentuk apresiasinya ditempat yang tinggi.
Kelompok Kerja Teater Gadhang berdiri pada 25 Juni 1991 atas prakasa beberapa mahasiswa Fakultas Ekonomi UNS yang haus akan sarana pengekspresian di bidang seni. Sekretariat Teater Gadhang berada di Gedung UKM FEB UNS Jl. Ir Sutami No. 36A, Surakarta. [T]
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...