Genjek Kolosal, Politik Warna, dan Kebiasaan Buruk Politikus
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
DI pusat Kota Hanoi ada banyak sekali tempat bersejarah. Sebut saja museum literatur nasional, danau di pusat Kota Hanoi yang penuh legenda (Hoan Kim Lake), sampai pertunjukan kesenian wayang air.
Saya membeli tiket seharga 100 VND (Vietnam Dong) dan duduk di kursi atas. Saat itu pintu pertunjukan mulai dibuka pukul 6.00 waktu setempat. Kapasitas gedung kurang lebih 200 orang. Tampak antrean sudah membentuk barisan layaknya tentara Vietnam yang bersemangat. Saya penasaran seperti apa water puppet show ini. Ada yang menyebutnya teater, tapi saya ingin lebih meyakinkan diri dengan menontonnya secara langsung.
Di depan tampak kolam air dan di kedua sisinya ada tempat artis pengisi suara dan pemain musik tradisional pengiring pertunjukan. Lampu yang mengeluarkan cahaya sudah mulai beraksi, barangkali ini memberi kesan seperti menonton teater, pikir saya.
Acara dimulai dengan pemain musik tradisional yang beraksi. Nada setiap dentingnya membawa penonton terbang merasakan suasan khas Vietnam Selatan sampai ke negeri Cina. Selanjutnya, diiringi nyanyian khas Vietnam, satu per satu lakon ditampilkan. Dan semua sosok wayang muncul dan tenggelam dari air.
Cerita legenda negeri sosialis ini menjadi pembuka. Tampak figur naga tampil pertama---beberapa sosok raja di dinasti masa lalu. Tak jarang adegan lucu muncul dari lakon, seperti orang yang memancing, orang yang bertani, dan juga orang yang beternak bebek. Saya menangkap itu pesan bahwa negeri ini kaya dengan air, pertanian, peternakan, dan budaya yang kuat di masa lalu dan berlanjut ke masa kini.

Tapi bagian yang kerean adalah ketika pertunjukan selesai muncul puluhan orang, sebut saja pemain wayang, ke depan untuk mengucapkan terima kasih. Pertunjukan wayang air di Hanoi ini memang sangat luar biasa. Pesan untuk terus melestarikan budaya tersampaikan, pelestarian budaya tapi terkesan jauh dari komersialisasi budaya.
Sampai di sini, memang selalu ada alasan berkunjung ke suatu tempat, termasuk ke Hanoi. Dan ketika sudah ada pengunjung atau dikunjungi, maka tempat tersebut wajib menyediakan sesuatu, setidaknya atraksi. Begitulah pandangan patiwisata yang paling sederhana.
Meski, tentu saja, ada banyak hal yang menunjang pariwisata, setidaknya yang tertuang dalam jargon Sapta Pesona: Keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan. Ada daerah yang bisa memenuhi semua itu; ada pula yang hanya bisa memenuhi separuhnya. Asal aman dan indah, kenangan baik pasti akan mengikuti.
Saya teringat Joged Bumbung pada akhirnya. Begitu menarik dan cantiknya, seandainya saja itu dibuat pertunjukan tanpa harus ada pelecehan budaya, betapa terpukaunya penonton hanya melihat satu penari saja. Dengan sentuhan teater bisa jadi itu akan memberi nuansa baru pada tarian joged yang kadung sudah disalah pertunjukan.[T]
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
PEREMPUAN mana sih yang tidak menginginkan tubuh indah dan dipuji banyak orang? Memiliki tubuh indah adalah impian setiap perempuan di dunia. Tapi, bagaimana dengan perempuan yang...
“Mama, please take this badge off of me, I can’t use it anymore.” (Knockin’ on Heaven’s Door - Bob Dylan) JAUH sebelum seniman besar pengusung musik balada itu berbicara murung pe...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) seringkali menjadi senjata tajam yang dengan segala keunikannya dapat memisahkan pasangan yang bahkan telah menjalin hubungan selama bertahun-tahun. Karena...
Catatan Harian Sugi Lanus 10 Agustus 2016 . APA Bahasa Bali "Happy Birthday" & "Happy Anniversary"? Jawaban untuk pertanyaan itu adalah "rahajeng dina otonan" dan "rahajen...
BOLEH jadi, setelah membaca tulisan ini saya menjadi cukup terkenal karena mendapat protes dari kelompok pro KKN tanpa cinlok atau cinta lokasi. Bagaimana tidak, pendapat saya just...
SIAPA pun yang bicara jalur shortcut Denpasar-Singaraja selalu tampak bersemangat. Optimis. Seakan-akan setelah jalur shortcut terwujud, masyarakat akan langsung sejahtera. Padaha...
SELEBRITI artinya orang terkenal, termasyur, tersohor. Untuk menjadi terkenal, banyak hal bisa dilakukan. Jika seseorang berbuat aneh-aneh, masuk dalam kategori pemecah rekor, dia...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dulu dan sekarang itu sangat jauh berbeda. Sekitar tahun 1970-an hingga 1980-an KKN benar-benar program yang ditunggu-tunggu masyarakat desa. Mah...
Judul Buku : Badriyah # Pengarang : Ayu Weda # Penerbit : Gambang Buku Budaya # Tahun Terbit : Maret 2016 # Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman # ISBN : 978-602-6776-15-0 PEREMPUAN...