Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
Bubur tabah
Putih tanpa rasa
Lima penjuru
Akar akar tumbuh
Kuat menggenggam tanah
Misal hidup lebih lama
Tujuh belas ke tiga puluh lima
Hitung-hitunglah
Air-air menyusup batang
Padi padi tujuh belas hari
Ingat ingat pada dirinya
(Adaptasi dari lontar Dharma Pamaculan 3b-4a)
Kukung, Kukung, Kukung
Tepung tawar terbang
Daun daun hijau diruapkan
Benang benang diikatkan
Pada padi padi dewasa
Direstuinya cinta meraka
Padi perempuan padi laki
Dalam rumpun semai
(Adaptasi lontar Dharma Pamaculan 5a-)
Bila masuk bulan kelima
Kuning itu bunga-bunga: kayu mas
Kembali ke bulan ketiga
Kembang sepatu merah
Puja-puji bhatara
Sembilan arah, sembilan warna,
Dua belas musim berganti
Bermula tanah basah
Cangkul cangkul dihentakkan
Rata tanah, rata air, rata langit
Semai benih
Padi tanam
Purnama lewat menuju redup
Bulan mati
Tua padi
Tertawa abadi
(Adaptasi dari lontar Dharma Pamaculan 1b-3b)
[][] Klik untuk BACA puisi-puisi lain
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyi...
LAGU “A Salty Dog” oleh Procol Harum (1969), dengan lirik karya Keith Reid, adalah elegi tentang pelayaran terakhir, tentang manusia yang berangkat dengan keberanian, namun akhirn...
PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa kehadiran Presiden Prabowo Subianto sempat menimbu...
“Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama, dalam acara ‘NGERUMPI’: Ngobrol Se...
MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa. Apalagi ketika ia mulai berbicara dengan logat...
DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku diajari bahwa Barong adalah pelindung, bukan pemangsa....
Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang tua yang tak mau purnaMereka tak punya bat...
“Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….” ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian janger tradisi d...