Razia Warung? Ah, Saya Selalu Sukses Puasa Dikurung Warung
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
OCTAV Sicilia, penyanyi penuh talenta dari Bali album baru. Tajuknya, “Sendiri. Berisi 8 lagu, dan ia sendiri yang menjadi proser untuk albumnya itu.
“Album ini adalah kisah perjalanan hidup saya yang penuh suka dan duka, memberikan pendengar pengalaman mendalam melalui lirik-lirik yang penuh makna,” kata Octav.
Album yang diluncurkan 11 Juli 2024 menjadi bukti nyata atas dedikasinya dalam bermusik dan mengungkapkan emosi melalui lagu-lagu yang ia ciptakan.
Album ini didukung oleh I Made Bawa alias Lolot, pemilik Lovevilive Studio. Lolot adalah sahabat Oktav, dan lagu-lagu dalam album itu memang direkam di studio milik Lolot.
“Ini adalah akhir dari penantian sangat cukup panjang, hingga sempat jungkir balik salto sampai breakdance ala anik,” kata Oktav.
Oktav adalah musisi berdarah Sumatera. Lahir Jakarta, 1 Oktober 1970, dan berkarir di Bali.
Tahun 2023 ia mengeluarkan karya single solonya dan karya single bersama beberapa band. Selain itu, Octav juga adalah seorang music producer, director, arrangger, song writer juga banyak terlibat dalam proses karya di balik band band besar dan musisi solois nasional mau pun di berbagai daerah.
Album itu bertajuk “Sendiri”. Tajuk itu dipilih karena dari awal proses pembuatan karya-karyanya itu dikerjakannya sendirian , mulai dari tracking , editing, balancing hingga akhirnya album itu rampung.
Waktu yang dihabiskan untuk pembuatan album itu, kata Oktav, lumayan memerlukan tingkat kesabaran cukup tinggi. Namun ia memang sabar.
“Mungkin album ini belum cukup menjadi album yang perfect banget untuk sebuah album solo, tapi paling tidak saya sudah pernah membuat sebuah karya secara keseluruhan prosesnya dikerjakan seorang diri dan mungkin bisa dikatakan inilah yang dinamakan berkarir solo ria yang menantang,” ujarnya.
Oktav mengaku, ia benar benar sangat menikmati setiap waktu perjalanannya dan proses pembuatan album ini.
“Suka duka dalam berkarya saya jadikan sebuah catatan tersendiri dalam sebuah perjalanan
bermusik saya selama ini atau bisa juga di bilang dengan kata lain meminimalisir pengeluaran biaya produksi,” kata Oktav.
Namun bagaimana pun, ia tak bisa sepenuhnya sendirian. Dalam beberapa bagian, Octav juga meminta bantuan support sahabat-sahabatnya untuk pengisian beberapa instrument musik agar lebih memperkaya juga memperindah dan menguatkan karakter setiap materi lagu yang di tulisnya di album itu.
Begitu juga untuk desain sound secara keseluruhan yang memang dibuat lebih menjadi magis. Kemudian, proses mixing dan mastering dibantu oleh Mochamad Gunawan yang memberikan sentuhan profesional untuk memastikan kualitas audio yang optimal.
“Beberapa musisi juga terlibat dalam memberikan sentuhan pada sejumlah single di album ini,” kata dia.
Diantaranya ada Gerallson untuk pengisian alfret electrik bass dalam lagu “Distraksi Rasa dan Halusisma”, Yolla dalam lagu “Kita”. Kemudian ada juga peran Brozio Orah berupa akustik alfret bass dan Morris Orah pada drum.
Ada juga Ridho berupa basist pedal still dalam lagu “Jalani dengan Senyuman”, Willo pada cello string dalam lagu “Ayah & Halusisma”, Paisol baby pada Congga dalam Lagu “Distraksi Rasa & Sendiri“.
“Mereka adalah musisi musisi yang sangat cukup berkualitas, juga musisi yang aktif berkarya ditanah air ini,” ujar Octav.
Karya yang Berbeda
Tentang delapan lagu di album ini memang terasa berbeda dibanding lagu-lagu Oktav sebelumnya.
“Karya yang satu ini memang sangatlah berbeda. Karena dari tema lagu, liriknya saya tulis semua berdasarkan perjalanan dan pengalaman hidup saya pribadi yang menurut saya sangat jenaka, menantang juga mengasikkan namun sering kali absurd jalannya,” kata Octav.
Delapan lagu dalam album ini adalah “Jingga”, “Distraksi Rasa”, “Kita”, “Jalani dengan Senyuman”, “Ayah”, “Halusisma”, “Sendiri”, dan “Rumahku”.

Octav Sicilia
Dari Judul-judul lagu tersebut ada terselip sebuah judul lagu yang ditulis Octav Sicilia yang tak lazim terdengar, dijadikan salah satu judul lagu di album tersebut yaitu “Halusisma”. Banyak pertanyaan dari kalangan musisi sampai penikmat musik di tanah air. Mereka bertanya-tanya apa maksud dan arti dari kata “Halusisma”. Pertanyaan itu wajar karena kalau di-googling arti kata tersebut tidaklah ada di KBBI bahasa Indonesia.
Octav Sicilia dengan santai mengatakan, Halusisma artinya seseorang yang memahami akan sebuah halusinasi.
“Lagu tersebut saya tulis berdasarkan sebuah cerita tentang perjalanan seorang perempuan sobat kecil saya yang selalu berhalusinasi dirinya mati namun tetap menjalani sebuah kehidupan di dunia yang akhirnya harus mati juga,” katanya.
Namun takdir berkata lain secara tiba tiba saya mendapat kabar. “Sobat saya mengalami kecelakaan yang sangat fatal hingga tak tertolong, merenggut nyawa sobat kecil saya itu,” kata dia.
Kenangan bersama sahabatnya itu diingat terus oleh Oktav. Selain mereka tumbuh besar bersama, sahabatnya itu juga orang pertama yang percaya akan karya-karya Oktav dapat diminati publik secara umum.
“Dia juga pernah bilang ke saya, ‘Tav kamu harus tetap berkarya dan menjadi seorang musisi besar di negeri ini’,” tutur Oktav.
Sahabatnya itu juga pernah mengatakan, “Lagu-lagu dan lirik-lirik lagumu tuh asik, menarik. Talenta musikmu juga keren berbeda dari musisi lain. Aku yakin suatu hari kamu jadi seorang musisi, song writer besar yang dipuja oleh banyak penggemarmu, Tav!”.
Dari kata-kata sahabatnya itulah Oktav tersebut menguatkan diri untuk tetap konsisten dalam membuat sebuah karya.
“Dan saya percaya setiap karya punya rezekinya masing masing seperti halnya kita membesarkan dan mendidik generasi kita,” ujar Octav.
Selain itu masih ada beberapa lagu lainnya dengan lirik lagu yang unik, menarik, dirangkai oleh Octav Sicilia. Lagu itu antara lain “Distraksi Rasa” dan “Jingga”. Lagu-lagu itu mempunyai lirik lagu sangat menarik nan nyentrik Dengan bernotasi sederhana namun penuh akan ajaib kejutan dalam lirik lagu.
Lagu-lagu itu bisa membuat pendengar terasa ber-traveling liar dalam pikiran. Berbagai multi tafsir terhadap lirik lagu itu akan berkelindan dalam kepala. Lirik lagu itu memang dirangkai secara epic oleh Octav Sicilia.
Pemilihan kata kata keseharian biasa digunakan, hingga rima tembang yang ringan. Octav Sicilia berani membuat sebuah ramuan kata kata yang sangat tak lazim, unik namun tetap punya logika, apalagi dibumbui dengan penuh dinamika dalam notasi iramanya. Octav menyajikannya dengan begitu simple dan sederhana.
Semua upaya-upaya itu sepertinya menjadi pembungkus semua karya, sehingga menjadi satu kesatuan sebuah karya musik yang sangatlah indah terdengar dan sangat ringan untuk dinikmati.
Video Lirik
Untuk artwork album bertajuk SENDIRI ini, Octav Sicilia dibantu oleh seorang sahabatnya, Wizzmusik, seorang musisi yang dibesarkan oleh musisi besar alm Gleen Fredly.
Rencana Octav Sicilia untuk Album tertitle SENDIRI ini pun akan dirilis ke seluruh platform digital dalam naungan SICILIA'S LABEL, sebuah label musik yang dimana Octav Sicilia sendiri yang mendirikan musik label tersebut .
Selain itu Octav Sicilia juga akan merilis video lirik official dari lagu di album SENDIRI dalam kanal youtube Octav Sicilia.
“Mengapa karya ini saya keluarkan bersama video lirik Dari awal rilisnya, maksudnya agar masyarakat umum dan penikmat musik familiar dulu akan lagu dalam albumnya ini, baru kemudian dia akan merilis musik video klipnya.
Octav Sicilia mengatakan, proses untuk penggarapan hingga editing video lirik tersebut dikerjakan juga sendirian. Dan video-video lirik itu setiap bulannya akan dikeluarkan di kanal youtube Octav Sicilia sendiri.
Untuk musik video klipnya Octav Sicilia berkata akan segera mengarapnya dengan meminta bantuan seorang sobatnya yaitu Erick Est dari Est Movie. “Saya masih mencari-cari yang tepat untuk mengadopsi ide-ide segar yang simple dan menarik, agar video klipnya simple, mudah, ringan dinikmati, ekspresi gambar dan warnanya enak dilihat,” kata Oktav. [T]
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
JUDUL tulisan ini merupakan tema diskusi Kupang Pesta Monolog yang coba menggali daya vital teater dan perannya dalam kehidupan konkret (aktual). Bahwa teater sebagai seni...
DI Bali, lumrah bila di tempat atau kawasan yang disucikan, jika melihat sesuatu, umpamanya benda, hewan atau binatang (langka), orang sering menyebutnya “Due”. (“Due” dibaca seper...
“KINI banyak pengarang muda yang bagus. Banyak sekali,” kata Seno Gumira Ajidarma saat ngobrol singkat pada suatu pagi dengan tatkala.co di Honeymoon Guest House, Ubud, 6 Juni lalu...
SEBUAH analog yang saya anggap pas untuk menggambarkan budaya korupsi di Indonesia adalah tradisi buang sampah sembarangan. Meski lingkungan jadi kotor, menghilangkan rasa nyaman,...
HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita mas...
Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahw...
DUNIA pendidikan, modal utama dalam perkembangan peradaban manusia. Inovasi-inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir terlahir di dalamnya. Sejarah perubahan besar-bes...
PAWAI pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di depan Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Sabtu (11/6). Dan betapa senang mendengar Presiden...
Menikah itu sulit, tapi bercerai ternyata jauh lebih sulit. Saat mau menikah, yang penting hanya sedikit kemantapan hati, komitmen untuk sama susah sama senang, izin orang tua, sed...