Gabriela
Cerpen: Putri Handayani “Gabriela, pohon beringin itu menari. Aku mengerjapkan kedua mataku. Pohon itu tetap menari. Kembali kukerjapkan kedua mataku sambil lalu mengusap-usapny...
SIAPA pun boleh berkarya. Tak peduli normal atau disabilitas. Seperti Ni Komang Yuni Lestari, seorang penyandang disabilitas netra, yang dalam kegalauannya, memberanikan diri untuk unjuk kemampuan dalam bidang sastra.
Di usianya yang masih 20 tahun, Yuni, nama panggilannya, tidak ingin hidupnya tak berarti. Rasa kegelisahan membawanya jatuh cinta pada dunia kepenulisan. Dia belajar otodidak secara mandiri. Sejak SMP, Yuni jatuh cinta dengan membaca serta mulai belajar menulis cerita pendek (cerpen).

Karya-karya cerpen Yuni memang tidak pernah dipublikasikan di media mana pun. Namun, inilah keberanian Yuni yang paling menarik ketika kegelisahannya bisa ia bangun sendiri. Menurut Yuni, cerpennya digali-gali dari apa yang ada dalam pikirannya.
Kumpulan cerpen “Alia Tahu Semua Dosa Laki-Laki” yang akan didiskusikan di Jatijagat Kehidupan Puisi (JKP) ini memuat 20 judul cerita pendek. Semua itu ditulis Yuni sejak SMP dan diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Ekspresi.
Yuni Lestari, selain menulis, juga seorang atlit disabilitas. Bersama Komunitas Teratai Yuni juga berkesempatan terlibat main seni peran (teater) dalam drama “Beruang Penagih Hutang” yang sempat dimainkan di Festival Seni Bali.
Saat ditanya mengenai harapan terhadap kumpulan cerpennya, Yuni menjawab tak ada keinginan dan harapan besar yang ingin ia capai. Ia hanya mengatakan semoga ada pembaca yang bisa mengapresiasi karyanya.
Untuk itu, KOSTRA (Komunitas Teratai) bekerja sama dengan JKP akan membedah buku cerpen Yuni pada hari Sabtu, 29 Juni 2024 di JKP (Jatijagat Kehidupan Puisi) di Jln. Cok Agung Tresna 109 Renon Denpasar.
Apa saja isi dari cerpen yang akan dibedah? Silakan hadiri dan simak diskusinya jika para pecinta cerita pendek mau atau ingin mengetahui isi dari kumpulan cerpen tersebut.
Kumpulan cerpen karya Yuni akan dibedah oleh Galuh F Putra (Dosen Sastra Inggris Fakultas Udayana) dan dimoderatori oleh Wayan Jengki Sunarta (seorang penyair dan sastrawan).
Dalam peluncuran dan diskusi buku ini akan ada pembacaan nukilan cerpen yang dibawakan oleh Imam Baker dan Muda Wijaya. Dalam diskusi tersebut juga akan tampil teman-teman KOSTRA membawakan lagu puisi (musikalisasi Puisi).[T][Rls]
Cerpen: Putri Handayani “Gabriela, pohon beringin itu menari. Aku mengerjapkan kedua mataku. Pohon itu tetap menari. Kembali kukerjapkan kedua mataku sambil lalu mengusap-usapny...
TIGA RAMU MENGKUDU Daun; Petiklah aku Tiga kepik muda Ramu padu dengan segenggam garam Dan tiga biji beras genggam Hingga padu resep moyang Hingga...
BAGAIMANA harus melukiskannya, sebagian besar anak kos (mahasiswa) memang dikenal selalu mumet dengan hiruk pikuk perekonomian. Dari media sosial, hingga sosial media, tahu perekon...
Bayangkan sebuah hutan hujan tropis dengan vegetasi yang hanya terdiri dari satu jenis pohon, atau sebuah partitur musik yang notasinya hanya tersusun dari nada ‘do’. Menjemukan se...
Saya salah satu penikmat tari. Saya lahir dari darah seorang ibu, yang dikala mudanya pernah menjadi Penari Zapin Melayu, di salah satu sanggar yang boleh dikata cukup tua di Ponti...
BEBERAPA bulan lagi, tahun akan segera berpindah. Bali punya acara spesial di tahun 2017 & 2018. Suksesi pemegang otoritas pemerintahan provinsi dan beberapa kabupaten di Bali...
MENJADI kota niscaya menjadi modern. Premis ini berlaku pada cara pandang yang menempatkan dua kutub berbeda antara kota dan desa. Desa diasumsikan berbau tradisional, kota identik...
PARA penggiat sastra dan teater di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bersorak ketika dua penulis dari kota itu, Joko Sucipto (puisi) dan Arung Wardana (drama), lolos untuk tampil dala...
Cerpen: Satia Guna Sebutlah aku wanita, mahluk yang menikmati penderitaan dengan berbagai macam rasa sakit. Sebutlah aku tanah, yang selalu diinjak tanpa menerima r...
KABAR DARI ZWOLLE Kenalkan aku pada wangi musim gugur Di tengah pesta roti dan remah-remahnya Yang terbang mengitari sungai Lalu singgah di beranda penuh cerita &n...