BULELENG | TATKALA.CO -- Pemerintah Kabupaten Badung memberi hibah sebesar Rp 11 miliar untuk pembangunan di Kabupaten Buleleng.
Uang sebanyak itu diserahkan langsung oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana kepada penerima manfaat berupa dana hibah di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Jumat, 5 April 2024.
Dana hibah itu adalah program Pemerintah Kabupaten Badung yang bertajuk Badung Angelus Buana atau Berbagi dari Badung.
Penyerahan dana hibah ini merupakan bentuk komitmen dari program Badung Angelus Buana guna meringankan beban masyarakat dan membantu pembangunan fisik untuk mensejahterakan masyarakat.
Lihadnyana mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Badung atas program yang telah diberikan kepada masyarakat Buleleng dan berharap program Angelus Buana dapat terus dilanjutkan karena program ini benar-benar membantu masyarakat.
Sementara itu, Bupati Badung Giri Prasta menyampaikan program dana hibah ini merupakan program yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten Provinsi Bali yang nantinya akan bermuara pada terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan di seluruh Bali. [T][Rls/Ado]
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara membutuh...
SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran International Automodified (...
Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu panggung, keindahan kimono...
KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I Gede Lecir dan adiknya, I Made Geta...
SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka Fine Art Gallery, Gianyar, yang terletak di Jl. Pro...
KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan telinga seakan terpikat oleh keselarasan ekspresi (...
Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari. Itu pun jari kiri. Saya tidak tahan dengan k...
LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada.
Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol, lubang di setiap pengunci pintu, dan l...
Pelancong Gersang
Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah.
Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,mema...
"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah."
Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi Singaraja, ia dapat m...