Baduy Luar, Etalase Pariwisata Banten
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
TIDAK bisa dimungkiri, foto-foto dengan nuansa sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari tenggelam) seringkali mengundang decak kagum bagi yang melihatnya. Sunrise dan sunset memang merupakan salah satu momen terbaik untuk menghasilkan foto yang berkarakter kuat.
Namun, memotret sunrise dan sunset bukanlah hal yang mudah. Berikut tips dan trik memotret sunrise dan sunset agar mendapatkan foto dengan hasil yang memuaskan.

Golden Morning karya Made Adi Dharmawan
Syarat utama untuk mendapatkan foto sunrise dan sunset yang memuaskan, tentu saja kita sudah harus berada di lokasi pemotretan sebelum momen sunrise dan sunset itu tiba. Pastikan datang lebih awal sehingga Anda bisa mempersiapkan segala peralatan fotografi dengan matang.
Pastikan kamera, lensa, tripod, dan aksesoris lainnya sudah terpasang serta disetel dengan baik. Pastikan juga Anda sudah tahu dari titik sebelah mana akan melakukan pemotretan. Agar komposisi akhir foto keren, lakukan observasi tempat sebelumnya.
Saat memotret sunrise dan sunset, gunakan mode manual dan ISO diatur serendah mungkin. Dengan ISO rendah, kualitas foto akan bagus. Selanjutnya, pilih aperture f/8 sampai f/16.
Dengan bukaan yang relatif kecil, ruang tajam menjadi besar dan pemandangan yang luas bisa tajam semua, kemudian atur shutter speed sampai lightmeter jatuh di titik nol saat menekan setengah tombol shutter.

Morning Activity karya Gede Agus Sunantara
Biasanya shutter speed akan jatuh lebih lambat dari satu detik sesaat sebelum matahari terbit. Idealnya mengunakan self-timer atau exposure delay supaya saat kita menekan tombol shutter, kamera tidak goyang dan hasil foto tajam.
Saat memotret sunrise dan sunset, maksimalkanlah filter yang ada di kamera Anda. Jika Anda pengguna kamera DSLR, carilah fitur White Balance Cloudy. Fitur ini akan membuat foto lebih hangat dan warna lebih kuning kecoklatan pada warna matahari. Di samping itu, gunakan pula mode metering spot untuk mendapatkan exposure yang tepat.

Morning is Broken karya Gede Suweca Antara
Ingat, jangan hanya terpaku pada objek matahari semata. Anda harus melihat suasana sekeliling juga. Bisa jadi, ada banyak sekali objek menarik yang akan memperindah foto sunrise dan sunset Anda. Prinsipnya, kreativitas tetap harus menjadi yang utama. Selamat berburu sunrise dan sunset! [T]
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah mengatakan “pilihan kata (diksi) meng...
SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Wantilan yang biasanya digunakan...
REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pertanahan. Selama puluh...
MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir (TA) Proyek Inovatif Seni Pertunjukan, P...
DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus penjaga nilai-nilai keh...
Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata, India. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga terpelaj...
DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa...
BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang menyimak. Malam pertama Juni 2026, itul...
JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat itu adalah Buleleng. Tepat pada...