Razia Warung? Ah, Saya Selalu Sukses Puasa Dikurung Warung
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
SATU Data Indonesia (SDI) adalah satu upaya untuk menghasilkan kebijakan yang tepat dengan data yang valid dan akurat. SDI merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagipakaikan antar-instansi pusat serta daerah.
Untuk itulah Pemkab Buleleng menyelenggarakan "Workshop Membangun Statistik Sektoral Menuju Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Buleleng" di Bali Taman Spa n Resort, Selasa, 28 November 2023.
Diharapkan dengan adanya Workshop SDI ini maka akan muncul percepatan untuk dorongan untuk mewujudkan tata Kelola pemerintahan efektif, efisien dan transparansi di era distrupsi.
“Satu Data Indonesia telah menjadi tonggak penting dalam menjamin data yang akurat dan akuntabel dalam berbagai sektor, karena inisiatif ini bertujuan untuk membuat masyarakat lebih mudah mengakses berbagai data yang berasal dari instansi pusat dan daerah,” kata Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng Gede Sugiartha Widiada yang membuka kegiatan workshop tersebut.

Workshop Membangun Statistik Sektoral Menuju Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Buleleng" di Bali Taman Spa n Resort, Selasa, 28 November 2023 | Foto: Kominfosanti Buleleng
Kegiatan ini, kata Sugiartha Widiada, juga berkaitan dengan perencanaan pengolahan data oleh masing-masing intansi.
“Karena pengelolaan data di masing-masing instansi juga harus akurat, akuntabel, dan dipertanggungjawabkan, dan menuangkan pada kegiatan yang direncakan,” kata Sugiartha.

Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng Gede Sugiartha Widiada | Foto: Kominfosanti Buleleng
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) Buleleng Ketut Suwarmawan mengatakan aplikasi Satu Dana Indonesia ini memang sangat penting untuk dipahami bersama-sama.
“Dengan menggunakan aplikasi satu data ini, data sektoral yang ada di Pemkab Buleleng dapat dilengkapi dan dirangkum dalam satu data,” ujar Suwarmawan.
Workshop ini, kata Suwarmawan, dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengumpulkan dan menginput data dari operator masing-masing OPD.
“Standar data yang diinput tersebut harus memiliki kualifikasi valid dan dapat di pertanggung jawabkan,” kata Suwarmawan.
Ahmad Ali, Statistik Ahli Madya dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng, mengatakan, kegiatan ini merupakan penghargaan yang signifikan bagi Pemkab Buleleng karena membantu mengelola data statistik untuk kemajuan Gumi Den Bukit.
“Untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat di Kabupaten Buleleng efektif dan efisien, data harus terintegrasi dengan baik,” kata Ahmad Ali.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosanti) Buleleng Ketut Suwarmawan | Foto: Kominfosanti Buleleng
Luaran dari kegiatan ini, lanjut Ahmad Ali, tentu akan ada review ke depan. Review tindak lanjut menyangkut satu data daerah.
“Kita akan melakukan input data dengan baik bersama masing-masing operator OPD yang akan dikelola oleh BPS," kata Ali.
Ahmad Ali menyebutkan prinsip-prinsip data tertentu harus diterapkan saat membuat data Indonesia. Pertama, data terstandarisasi. Kedua, meta data dapat dicermati dengan baik. Ketiga, data seharusnya dapat dibagi pakai.
“Terakhir, data harus memiliki kode referensi yang didefinisikan dengan baik,” kata Ahmad Ali. [T][Jas/*/[Adv]
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
JUDUL tulisan ini merupakan tema diskusi Kupang Pesta Monolog yang coba menggali daya vital teater dan perannya dalam kehidupan konkret (aktual). Bahwa teater sebagai seni...
DI Bali, lumrah bila di tempat atau kawasan yang disucikan, jika melihat sesuatu, umpamanya benda, hewan atau binatang (langka), orang sering menyebutnya “Due”. (“Due” dibaca seper...
“KINI banyak pengarang muda yang bagus. Banyak sekali,” kata Seno Gumira Ajidarma saat ngobrol singkat pada suatu pagi dengan tatkala.co di Honeymoon Guest House, Ubud, 6 Juni lalu...
SEBUAH analog yang saya anggap pas untuk menggambarkan budaya korupsi di Indonesia adalah tradisi buang sampah sembarangan. Meski lingkungan jadi kotor, menghilangkan rasa nyaman,...
HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita mas...
Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahw...
DUNIA pendidikan, modal utama dalam perkembangan peradaban manusia. Inovasi-inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir terlahir di dalamnya. Sejarah perubahan besar-bes...
PAWAI pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di depan Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Sabtu (11/6). Dan betapa senang mendengar Presiden...
Menikah itu sulit, tapi bercerai ternyata jauh lebih sulit. Saat mau menikah, yang penting hanya sedikit kemantapan hati, komitmen untuk sama susah sama senang, izin orang tua, sed...