“Customer” dan Tukang Perintah – Karikatural Politik
BICARA politik Indonesia pasti tak akan pernah habis. Selalu saja ada yang baru, bahkan lebih sering muncul lucunya ketimbang seriusnya. Terkadang zaman sekarang kita kebingungan....
GABRIEL, pemuda lulusan SMK Perhotelan di Nusa Tenggara Timur itu tampak semringah. Ia baru saja mendapat pekerjaan sebagai staf front office di sebuah vila di Canggu, Badung, Bali.
Kabar baik itu ia bagi melalui fitur story di akun media sosialnya. Termasuk juga saya yang satu wilayah indekos dengannya.
Bagi generasi milenial yang lekat dengan teknologi, mencari pekerjaan tentu tidak sesulit generasi sebelumnya. Dulu, orang biasanya mencari informasi lowongan pekerjaan melalui koran, majalah, atau buletin.
Dilanjutkan dengan mengetik surat lamaran beserta dokumen pendukung, lalu dikirim melalui pos atau langsung dibawa ke kantor atau perusahaan yang memasang iklan lowongan pekerjaan tersebut. Selanjutnya, menunggu untuk dipanggil mengikuti wawancara kerja.
Pada era digital sekarang, cara seperti itu agaknya menjadi kenangan lama yang tidak dialami generasi muda seperti Gabriel. Saat saya tanyakan bagaimana dia mendapatkan pekerjaan begitu cepat, ia menjawab dengan lugas: JobStreet Express.
Platform penyedia kerja ini adalah bagian dari Jobstreet by SEEK, hadir sejak Oktober 2022 di Indonesia. Setelah setahun, JobStreet Express kini telah memiliki puluhan ribu mitra perusahaan di Bali, Lombok, Yogyakarta, Bandung, Cirebon hingga Surabaya. Berkat kolaborasi dan pembaharuan yang terus menerus dilakukan oleh JobStreet Express, menuai berbagai respons positif dari rekrutmen hingga pencari kerja semi-terampil.
Woon Hann Khoo, Head of JobStreet Express mengatakan, pihaknya akan terus memperluas jejaring ke berbagai lokasi adalah untuk mendukung misi besar JobStreet Express, sekaligus menjadi partner rekrutmen yang terpercaya dan paling diandalkan di Indonesia.
“Di sisi lain, kami juga ingin berkontribusi untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka yang masih cukup tinggi di tanah air, termasuk di Provinsi Bali,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (21/11/2023).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Bali pada Agustus 2023 tercatat sebesar 2,69%. Capaian ini turun sebesar 2,11 persen poin jika dibandingkan Agustus 2022 yang tercatat sebesar 4,80 persen.
Angka ini menempatkan Bali sebagai daerah dengan pengangguran terbuka terendah ketiga di Indonesia. Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar adalah sektor penyediaan akomodasi dan makan ninum yang meningkat sebanyak 42,92 ribu orang. Di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja pada Agustus 2023 di Pulau Dewata mencapai 77,08 persen.
“Kehadiran JobStreet Express yang terus membangun jaringan kemitraan di Bali hingga optimalisasi platform yang ramah bagi rekrutmen maupun pencari kerja, adalah langkah nyata dalam membantu program pemerintah Provinsi Bali untuk menurunkan angka pengangguran usia produktif. Hal ini sekaligus menjadi misi utama JobStreet Express sebagai solusi yang tepat dalam memperluas kesempatan kerja,” kata Woon Hann Khoo.
Kemudahan dalam mencari pekerjaan melalui JobStreet Express tidak hanya dirasakan oleh pencari kerja. Penyedia kerja juga merasakan mudahnya mencari karyawan melalui platform ini.
Randy Aditya Hutabarat, Human Capital Service Manager Atlas Beach Fest Bali menuturkan, ia menggunakan JobStreet Express jika perusahaan mencari kandidat karyawan pada berbagai posisi.
“Hanya membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari, banyak lamaran kerja yang masuk. Perusahaan tidak perlu lagi memasang pengumuman, mencetak poster dan menempelkan di mana-mana. JobStreet Express sangatlah canggih,” ujarnya.
Randy menambahkan, nama JobStreet Express mengingatkan dirinya pada layanan kereta api di Indonesia yang kini sedang happening.
“Whoosh, hanya sekali klik perusahaan langsung bisa merekrut karyawan, cepat sekali. Sebagai user kami amat sangat terbantu dengan kehadiran JobStreet Express,” tukasnya.
Hingga saat ini JobStreet Express telah memiliki lebih dari 13.000 iklan lowongan kerja semi-terampil yang aktif dalam platform-nya.
Dengan proses rekrutmen mudah yang ditawarkan oleh JobStreet Express, para pencari kerja dapat melamar berbagai lowongan hanya di satu portal secara cepat, aman, Cukup dengan mengakses website https://id.jobstreetexpress.com atau aplikasi JobStreet Express yang dapat diunduh melalui App Store atau Play Store. Lalu membuat akun, melampirkan data pribadi dan CV, pencari kerja dapat memilih lowongan pekerjaan yang cocok dengan kemampuan mereka.
Per November 2023, terdapat lebih dari 5.000 lowongan kerja berdasar lokasi Provinsi Bali, untuk berbagai posisi di antaranya kasir, front office, admin, kitchen crew, staf gudang, daily worker, dan lainnya.
“Dengan terus mengoptimalkan platform, kami terus berupaya menjadi solusi tepat untuk segala tantangan maupun kebutuhan rekrutmen dan pencari kerja, terutama karyawan dengan keahlian semi-terampil di Bali,” tutup Woon Hann Khoo, selaku Head of JobStreet Express.
Mudahnya mencari pekerjaan melalui JobStreet Express menumbuhkan harapan akan angka pengangguran yang terus menurun. Hal ini menunjukkan pula bahwa perekonomian Bali kini sudah membaik setelah memburuk selama pandemi yang berlangsung selama tiga tahun. Menjadi mimpi buruk bagi warga Bali yang sebagian besar bertumpu pada sektor pariwisata. [T]
BICARA politik Indonesia pasti tak akan pernah habis. Selalu saja ada yang baru, bahkan lebih sering muncul lucunya ketimbang seriusnya. Terkadang zaman sekarang kita kebingungan....
KISAH-KISAH ini saya tulis berdasarkan ingatan ketika bertugas menjadi wartawan di sejumlah kabupaten di Bali. Mungkin kisah aslinya tidak persis sama dengan tulisan ini, tapi dija...
HASIL penelitian dan pemetaan DNA orang Bali yang dilakukan tim gabungan ahli-ahli dari berbagai universitas di Amerika: Tatiana M. Karafet (University of Arizona), J S. Lansing (U...
Cerpen: Ni Kadek Desi Nurani Sari Dongeng-dongeng akhirnya pulang ke tutur kompyang. sesaat sebelum pagi menunjukkan diri. Lalu hari-hari memulai cerita-cerita baru lagi. Segala ya...
UNDANGAN KARYA PUISI FESTIVAL PUISI BANGKALAN 2 FESTIVAL Puisi Bangkalan 2 akan kembali digelar pada April 2017 mendatang. Acara bertajuk “Lebih Baik Putih Tulang daripada Putih Ma...
DULU, bagi warga desa-desa di Bali kebiasaan “ngidu di bungut paon”, jadi rutinitas tak resmi setiap pagi, sebelum sarapan, sebelum ke sawah-ladang. Kini kegiatan itu semakin jar...
DALAM sejarah budaya kita, kadang-kadang semangat cinta tanah air dibangun dengan imajinasi premanisme. Artinya masyarakat memproduksi tokoh-tokoh fiktif berlatar belakang preman (...
MASKOT sekolah di Bali Dewi Saraswati. Patung megah dewi ilmu-pengetahuan dibangun di hampir setiap sekolah. Warga sekolah memuja dewi ilmu. Ironisnya, Saraswati seakan dibuat mat...
MENELISIK apa yang telah disampaikan oleh kawan saya, Santiasa Putu Putra dalam tulisannya di tatkala.co, 3 Januari 2017 dengan judul “Teater di Denpasar – Lagi Hibernasi, Lagi Me...
BAGI masyarakat adat atau pakraman di Bali, tanah (baca: pertiwi atau wewidangan) itu “berjiwa”. Karena “berjiwa”, maka tanah diyakini memiliki “energi”. Tentu saja energi yang dap...