Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
Aku masih menerawang jauh
tempat leluhur benihkan sauh,
mereka harum semerbak aroma garam
sehampar lelehan perak mengeram
tumbuh bersama tegarnya karang
pada abrasi yang mengerang
Aku masih menerawang jauh
pada leluhur yang menanam peluh,
berkompromi dengan Dewi Sri
untuk melahirkan hutan asri
beranak pinak kebun melati
serta sedap aroma teh pada dataran tinggi
Aku masih menerawang
ketika,
semerbak aroma garam datang basahi muka
rindu dan haru menempel lengket pada pasir di kepala
larik-larik cemara kini subur sarang kebinalan remaja
rimbunan teh jadi milik bos besar asia tenggara
dan hutan pinus bertumbuh tandus ditengkrengi kafe anak muda
Aku menerawang semakin lekat
ketika,
awan mulai merontokan bulir hitam
menara pemintal daya buraikan dengusnya
dari pelabuhan, batu bara diantarkan
seribu MegaWatt listrik disalurkan
Bagiku,
begitu sulit merobek salindia
agar Aku tak menerawang saja.
bagaimana caranya
mendamaikan diamnya laut utara
yang penuh mutahan darah hitam
atau membatalkan talak dari Dewi Sri
untuk mempersuntingnya kembali?
26/02/2023
Setelah jauh kakiku menjajah arah Selatan
Semakin kencang tiupan angin urban
Kota yang kata mereka menyimpan sejuta rindu
Pagi-sore menyiksaku
Aku ingin dimandikan Ibu, di Utara kecilku;
Dengan gelombang tenang, atau saat
Sungai-sungai sedang pasang.
Aku hanya ingin pulang,
bukan datang dengan berpura-pura
menjadi bilah setajam pedang
atau bertubuh laut kokoh menentang karang
Aku ingin ditimang Ibu, di Utara kecilku;
dengan hawa lembut, semilir angin berkabut,
di antara pepohonan pinus dan cemara beringsut.
sungguh sangsi menapaki tanah kelahiran kembali
nedhak siten seperti bayi
di utara kecilku ini.
26/02/2023
Seonggok bangunan di tengah lautan
yang hanya ujungnya menyembul di permukaan
tak akan pernah merasakan tenang ombak berdeburan
dan riak-riak serupa kerling kelopak mata Durga
Makara buas, lepas dari tunggangan Baruna
menghambur masuk pangkal ruang tak terjamah
menyelinapkan gelembung kesuburan paling liar
membongkar perabotan dan isian sebuah rumah
Lahirlah gelap sempurna di kelamnya suasana
bahkan bulan tak mampu menembus kulitnya
yang pekat di antara besi cair paling kental
Mercusuar paling terang tak henti menangis
karena tangan eloknya telah lemas dan kebas
menengadah hamparan kosong, doa-doa bohong
untuk meraih seonggok bangunan di tengah lautan
Tak ada riuh riak berlabuh
Tak ada ramai desir pantai
seonggok bangunan di tengah lautan
mati perlahan.
16/04/2023
senja telah memicingkan mata
dan cakrawala terbahak-bahak
melihatku belepotan kata umpatan
di sepanjang pantai tak karuan
baru jam empat kalong sudah menyambar
mereka sukar dengar bus karyawan
antre keluar dari gerbang proyek PLTU
dan itu sangat mengganggu pelancong sepertiku
yang ingin bertukar keringat dengan garam
pantai utara, melelehkan aspal di tengkuk
dan aku mengeraskan upil untuk menahan batuk
saat jendela keterjagaan pantai masih ditutup rapat
jalanku lewat hanya kebun melati warga setempat,
pun hanya diramaikan: pemberontakan udang dalam tambak;
remaja tanggung kebelet senggama bermotor dua tak;
pemancing yang kabur dari istri, atau;
orang pusing cari wangsit setelah kalah berebut hak waris.
aku merasa pergi dari sini hanya sebentar
namun, siklus bulan telah berputar hingga pengar
aroma peradaban menguarkan harum pembangunan
di atas kobaran tuntutan harga tanah milyaran
wangsit datang bersama dengan ombak mimpi
indah peradaban baru dibangun dalam paksaan
tanah kotor akibat bibir-bibir jontor
pun akhirnya dapat diolah para investor
garis pantai meringis bakaunya habis
kavling-kavling di tanah rendah
mengusir peziarah
aku terusir?
kepul debu telah berlalu,
tinta malam lumer pada taburan cahaya
gemintang palsu di antara cemara
cafe meruput di setiap sudut seperti lumut
dibangun semi permanen dengan model:
gedongan
meniru arsitektur gaya barat:
gadungan
tau begitu aku akan mencegah simbahku
untuk jangan menjual tambaknya dulu,
tunggu sampai ganti beberapa bupati baru
lalu jual tanahnya saat ada proyek PLTU
atau bangun cafe yang jual kopi dan susu
ah, timingnya sungguh asu!
14/3/2023
Tambak ikan, kebun melati
Surut layu ditimbun aspal mewangi
Cerobong asap menjulang tinggi
Menggusur nelayan dan petani
Teriakan pledoi: PLTU kita terbesar se-Asia Tenggara!
Pantura telah senyap
Alas Roban semakin gelap
Tol menjarah segala arah
Riuh rumah makan
Rontok layu berkepanjangan
Sepertinya Batang memang semakin berkembang
Muda-mudi tak takut lagi membeli kopi harga tinggi
Mau itu di tataran tengah hutan atau di riuh tepi pantai
Menganggur, merah atau putih di jalan tengah kota
bisa juga bikin senang belaka
Ruang kosong adalah ruang nongkrong
Kebinalan kembali merong-rong
Entah ke dalam darah pemuda pembangkang
Atau ke mereka yang suka membuat Batang lebih berkembang
Sambong Kebon, 14/11/2022
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...