“Full Day School”, Bentuk Generasi Emas atau Generasi Cemas?
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
TIDUR yang nyaman bukan hanya karena kasur yang berkualitas tetapi juga jenis bahan sprei yang digunakan. Layaknya pakaian, bahan sprei ada yang terasa panas di kulit atau adem. Tentu saja memilih sprei dengan bahan yang dingin jadi prioritas.
Selama Anda menggunakan sprei yang bahannya nyaman tidur akan menjadi lebih berkualitas. Saat bangun Anda bisa kembali bugar untuk menjalani hari lebih baik. Lalu apa saja jenis bahan yang bisa dijadikan acuan?
Tips untuk memilih bahan sprei terbaik paling mudah adalah dengan menempelkannya pada kulit. Kain yang nyaman akan terasa lembut, memiliki tekstur yang lemas dan tidak terasa panas. Sayangnya jika membeli online Anda akan sulit menempelkan kain ke kulit.
Anda yang membeli sprei secara online bisa mencermati jenis bahan yang digunakan. Selama ini ada beberapa bahan yang bisa jadi pilihan utama karena terasa dingin dan nyaman di kulit. Berikut pilihannya:
Tidak hanya kaos, katun juga kerap dimanfaatkan untuk pembuatan sprei. khusus sprei ada beberapa jenis katun yang direkomendasikan seperti katun Jepang yang kandungan katunnya hampir 95%. Ada juga katun catra yang jumlah katunnya 80%.
Apabila Anda ingin sprei dengan harga lebih miring bisa juga memilih katun panca yang memiliki campuran 75% katun dan 25% polyester. Ketiga jenis katun ini sama-sama terasa adem di kulit.
Bahan ini sebenarnya mirip dengan polyester, hanya saja microtex memiliki tekstur yang jauh lebih lembut. Hal ini disebabkan ukuran serat yang jauh lebih kecil. Tidak hanya sprei, microtex juga kerap digunakan dalam pembuatan selimut. Efek lain yang diberikan kain ini adalah rasa hangat sehingga sprei nyaman digunakan saat musim hujan. Tidur Anda akan lebih nyenyak di atas kasur yang hangat.
Terkenal mahal, sutera ternyata juga tersedia dalam bentuk sprei. Jika Anda memiliki dana lebih untuk membeli sprei maka bahan ini bisa jadi pilihan utama. Hanya saja untuk sprei biasanya yang digunakan bukan 100% sutera karena telah dicampur dengan katun.
tujuannya adalah supaya kain menjadi lebih tahan lama dan perawatan jauh lebih murah. Soal kualitas tentu terjamin karena bahan ini terkenal nyaman.
Sprei dari bahan tencel ramah lingkungan karena dibuat dari bahan bubuk kayu selulosa atau rumbut bambu organik. Tekstur yang dihasilkan sangat lembut bahkan mampu bersaing dengan sutera atau katun 100%.
Satu-satunya kekurangan dari bahan ini hanyalah membutuhkan perawatan yang teliti. Anda hanya bisa mencucinya dengan sistem dry clean sehingga tidak merusak serat kayu. Selain itu juga tidak boleh direndam karena warnanya akan mudah luntur.
Luangkan waktu Anda secara khusus untuk memilih jenis bahan sprei yang mana sebaiknya dipilih. Selain jenis bahan Anda juga perlu memperhatikan motif hingga tekstur kain yang sesuai dengan desain ruangan.
Jika ingin kasur tampak minimalis dan elegan sprei emboss bisa menjadi pilihannya. Anda bisa memilih sprei tipe ini langsung di Blibli dengan beragam warna yang sudah tersedia. Ada banyak merk sprei tipe emboss yang tersedia seperti TRUU, Madonna, Fata, Cleopatra dan masih banyak lagi.
Saat Anda membeli di Blibli jangan lupa untuk memperhatikan deskripsi produk. Di sana sudah tersedia informasi ukuran sprei yang bisa Anda beli. Tinggal sesuaikan saja dengan ukuran kasur di rumah Anda. Yuk cek produk sprei terbaik di Blibli. [T]
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
HAY, ges, Salam Sejahtera untuk ges ges semua di seantero jagad Indonesia tercinta. Semoga semua masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan selalu memegang teguh ideologi Panca...
RATUSAN anak mendadak berlarian dari sisi barat dan timur Taman Lumintang, Denpasar. Mereka menghambur begitu saja di tengah-tengah lapangan. Mereka menari, berlari, kejar-kejaran,...
Cerpen: Surya Gemilang PARA pengunjung Taman Palakosa dibuat menganga pada sore itu oleh kehadiran seorang pria bertubuh kekar yang wajahnya abnormal; ia bermata tiga—m...
RASANYA baru kemarin saya menjadi mahasiswa semester 6 dan kini sudah beranjak ke semester 7. Segala pahit getir hari-hari di semester 6 yang agak jahanam akhirnya bisa saya lalui...
“Dadi minum, sakewale abedik!” begitu pesan luhur dari Sembroli. Dan kalimat itu dikatakan berkali-kali. Setiap kali menyebut “pesan luhur”, ia selalu angkat gelas dan menenggak ar...
PAGI tadi aku duduk di sebuah kursi taman di belakang gedung kampusku yang baru. Sudah tiga hari aktivitas ini aku lakukan. Aku pun sebenarnya tidak betul-betul tahu untuk apa dan...
MEDIA Sosial tentunya memberikan banyak manfaat. Mulai dari sarana untuk mengekspresikan diri, bertukar informasi, mencari lebih banyak teman, bahkan untuk menjalankan sebuah bisni...
BELAJARLAH pencitraan dari kuliner khas Buleleng, terutama dari lawar getih. Karena pencitraan itu adalah pertunjukan tentang “rasa dan kesan” yang serupa antara apa yang dilihat m...
SINTHA Pramadewi terlihat serius melihat aksara demi aksara yang tertulis di atas selembar daun lontar. Dengan terbata-bata ia berusaha membaca aksara demi aksara, yang ukurannya t...