energi terbarukan menyerap energi aktivis ekologi—dibuat dari anggaran perubahan daerah. pura-pura menyuarakan perubahan
propaganda bebas sampah mondar-mandir di kantor pemerintah
pejabat terus-menerus menerangkan laporan pertanggungjawaban yang lupa bertanggung jawab
kota mendokumentasikan emisi karbon menyalakan musim pembunuhan massal
MUSIM BELANJA
musim belanja pemerintah memekarkan kuitansi kosong di daerah ini seperti iklan yang tak bisa di-skip
kantor dinas menempelkan mata-mata pada toko yang tak menyediakan nota resmi
dari dalam kalkulator muncul kesepakatan
rincian anggaran perbelanjaan: 10% kebohongan-kebohongan digital 10% pengunduran kapasitas 20% layanan pembatalan kesehatan 25% pendidikan yang labil 35% pembangunan infrastruktur kehampaan
INFLASI
aroma inflasi memenuhi kota ini. membuat kita mesti sembunyi. satu hal pasti:
pejabat overthinking anjungan tunai mandiri rusak
mengeluarkan kesia-siaan untuk kita yang tak pernah masuk daftar utama belanja anggaran peningkatan kapasitas
sumber daya manusia tak pernah meningkat seperti nilai tukar mata uang negara-negara berkembang
MENCUCI PERATURAN GUBERNUR
peraturan gubernur dicuci di dalam ember malam-malam diam-diam terjemur di gedung tinggi anggaran disetrika warna harapan pudar daerah makin pasrah pasal-pasal seperti pewangi mahal dan asing untuk orang-orang berkeringat murah satu bulan satu kali simpan satu lembar soekarno-hatta terlipat menyulap segala dari dalam lemari kantor dinas tak punya kunci cadangan
PERINTAH WAKIL GUBERNUR
mobil listrik lalu-lalang dalam mimpi wakil gubernur
tabrak isu perubahan iklim sampai hancur
propaganda peduli lingkungan disiarkan wartawan
perintah wakil gubernur sampah tak daur ulang basah dijilat lidah politik lima tahun sekali
suara-suara wakil gubernur sembunyi dalam kartu-kartu identitas masyarakat tak beridentitas
MATARAM CITY SOUND
circle pit tubuh rubuh disikut industri pariwisata kuno kelilipan debu
pasar. bergerak tak tertebak laju pertumbuhan ekonomi seperti musik punk di kota ini
inlander kelas bawah bikin konser. act of services untuk words of affirmation inlander kelas atas cerewet dan gabut
BERINGIN TUA
selebgram pinjam kekuasaan beringin tua di perumahan cendana merakit senjata politik
kota jadi kuning serupa filter pastel menipu generasi melalui siaran langsung
suara dibutuhkan untuk mengabaikan suara lain. dalam video audio boleh tak memuaskan visual harus bernas
hari pemilihan adalah bom waktu
METAMESTA
setangkai bunga virtual memekarkan lembar-lembar kwitansi digital mata uang begitu menyala dalam gelas kaca meninggalkan aroma merah bungur bagi ilusi pembangunan seperti metamesta merilis bunyi elektronik terdengar kronik untuk peringatan yang tak kunjung berhenti melaporkan hasil keuangan negara— realitas rakitan penyuara jemala
DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu bergerak perlahan melintasi Jalan Ngurah Rai menuju Gedung D...
Bali Kembali Diserang, Kali Ini Tanpa Ledakan
TANGGAL 12 Oktober 2002 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah Bali. Ledakan bom merenggut ratusan nyawa dan menggunca...
NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan usaha, hingga berbagai tr...
PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana, sebab keniscayaan yang akan pembaca dapati....
HAMPIR saja tim nasional sepak bola Republik Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iya, hampir saja. Itu berarti b...
Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi dan tiang-tiang bangunan ikut...
KEMBALINYA seni Arja di Banjar Bukit Buwung, Kesiman, tidak dapat dipahami semata sebagai upaya revitalisasi kesenian tradisional, melainkan sebagai proses pemulihan roh kebudayaa...
IRONI terbesar abad ke-21 mungkin bukan ketika mesin mulai mampu berbicara. Ironinya justru ketika mesin mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah lama berhenti diajukan m...
PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu, Bre Redaktur Kompas Minggu.
Bagi saya, it...