Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Layar hidup telah menampilkan dirinya yang lebih jujur dan robek di depanku
Warna warna hidup saling berpisah. Tak ada bentuk apa selain palung duka
dan karang karang tajam. Selain angin laut pada garam yang terus menguar
dan menyengat kulit terbakar oleh matahari siang diatas kapal pengirim-pembawa barang barang besar. Sehingga penantian terlalu lama berjejer di rak rak toko yang
dingin. Bahkan, kabar hari raya tinggal menunggu jam kembali rusak di rajam putus
asa menunggu bapak, mengetuk pintu dua kali dalam setahun:
Seorang perempuan menjadi terkutuk selama itu. Menjadi pelayar yang berlayar sendiri
dilaut kesedihan. Doa doa kekasih Hari Raya pula terkutuk. Menjadi angin yang
terbang mencari teman makan malam atau cinta bagi anak anaknya, mencari ke semua
musim berlubang, kesemua arah tetapi sia sia. Sementara ajimat yang tertempel di dinding malam. Semakin ayat ayat kian berdebu tebal di langit langit teror tanpa cahaya
gemerlap bintang. Seorang perempuan itu kemudian menabur garam di sepertiga malam! Dan, aku melihatnya sebagai kesedihan. Aku melihatnya sebagai ritual
“Maka, datanglah pada penantian hari esok!”
Sebab rindunya sudah sangat tawar dan terkutuk panjang doa doa khawatir
Pulanglah engkau, kedarat dari samudra mesti sebentar, Pak. Mesti peruntungan di
darat tidak layak. O, mendekatlah tak mesti mengelak atau khawatir. Sebab kita adalah bau garam dan darah yang sama di dermaga terakhir.
Singaraja, Agustus 2023.
Di balik tirai
Aku adalah hantu
yang datang ke balik
punggungnya malam
seorang
Aku menyelinap
sebagai hitam yang
masuk dan menjadikannya
sebagai malam paling utuh:
Aku menciumnya dengan
pelan seorang
Namun perlahan,
nafas terengah-menjadi
waktu yang memburu
kami di garis malam
Di balik punggung:
gelap semakin menyelinap
dan menjadi kemudian yang panjang
Bali, September 2023
Sebait pun tak cukup
untuk di baca satu kali
apalagi menjelaskan
tentang aku baru saja:
Mencintaimu diam-dalam.
dan kau tak akan tahu
bahwa tak mampu paham
mesti Aku berulang kali
telah membacanya,
bahkan sejak dulu!
Sebab kau puisi,
sebab itu. Aku hanya
mengambil sebait pun
tentang cinta dan berbisik
satu hal pada Tuhan:
“Beritahulah tentang rahasia!”
Bali, September 2023.
Kau adalah rumahku terakhir. Tetapi,
perjumpaan selalu berujung tersesat
sendiri dan kembali selalu Aku sunyi
Sehingga tak mungkin sajak tersusun
atau menyimpul senyum padamu indah
atau menunjukan kepadaku sesuatu
tentang bagaimana pertemuan pertama
pernah terjadi dengan arti
O, Sia sialah waktu yang terpanggang
dalam pencarian dimana rumahku terakhir itu.
Sedang api unggun tak lagi menjadi
memori yang mehangatkan seorang yang
sedang ingin pulang
O, dimana kau sebenarnya simpan binar
jalan pulang pergi kerumahku terakhir?
Bali, 2023
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...