kau mengigau jauh di hulu aku kilau yang memanggil-manggil selalu sebelum hujan meninggalkan cium paling biru
ada pagi yang tak pernah sampai mengaji keriuhan batu, ketika rindu berguru jauh ke mabuk tunggu, lalu sepasang nama tiba-tiba terpahat, mengekalkan cemburu
bisukan matahari dalam pelukmu, meski puisi-puisi dirampas percuma menjelma berita kematian di hari minggu
beri aku sekilas jawab, atau cahaya yang mengambil seluruh cinta meski kata-kata telah diucapkan percuma dan tak seorang pun menangkap keajaibannya
ruangkopi, minggu, 2023
ODE BUAT DELLA
senin menjemputmu, mengajak kembara ke pelataran musim, anak-anak mengaji cahaya kau tiba dengan kamus-kamus terbenam jauh di kepala
bicaralah, meski hari-hari digempur keriuhan meski anak-anak meninggalkan separuh diri mereka di kolong tempat tidur, menolak penghujan aksara dan angka-angka berderet sepenuh suka
kau masih akan terus tiba, duduk di pelataran musim bersama anak-anak mengaji cahaya, membawa mereka dalam kalimat berbunga “seorang penyair datang dengan sekeranjang cinta dan rayuan mawar, terima saja ia sebagai bagian dari hidup manasuka, biarkan ia menjelma doa-doa bahagia di akhir pekan yang menolak tamasya”
ruangkopi, minggu, 2023
PUKUL DUA PULUH
hatimu adalah gemuruh ketika bintang-bintang padam dan menunjuk cinta yang jatuh
malam pun retak ketika doa mengucap bersama harum kehancuran
pada puisi. bintang-bintang berkubur tanya tanpa spasi tanpa percakapan malaikat yang penuh basa-basi
Setiap bertemu orang yang bertanya, “Sudah kerja? Kerja di mana sekarang?” Saya kesal. Selalu kesal. Bukan lantaran karena tak punya pekerjaan. Namun betapa bingung mesti dengan ap...
Judul Buku: Cupak Tanah – Enam Naskah Drama
Pengarang : Putu Satria Kusuma
Penerbit : Mahima Institute Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : xvi + 216 halaman
ISBN :978-60...
Lucu itu pembawaan, tak bisa dipaksakan. Tidak banyak orang yang fasih melucu. Kebanyakan orang gigih mencoba melucu, justru jadinya tidak lucu. Kalaupun kemudian ada yang tertawa,...
SETIAP zaman punya ciri khasnya masing-masing. Zaman kita saat ini adalah zaman ‘dunia maya’. Dan, setiap zaman selalu melahirkan sejumlah konflik. Zaman kita sekarang ini melahirk...
Bila ditanya, manakah karya sastra yang benar-benar mampu berbaur dengan segala hal, barangkali puisilah jawabannya. Sebagaimana ia diistilahkan dengan berbagai nama di setiap bida...
KETIKA ideologi komunis atau sosialis dikatakan bangkrut, lantas apa yang mendasari kedatanganku ke kuburan Karl Marx, lelaki yang identik dengan ideologi itu?
"Untuk memenuhi ras...
Bali memahami konflik dengan sangat bijaksana. Ia adalah konsep rwa binedha, pertentangan yang menjadi satu, pertentangan yang melahirkan dinamika dan keberlangsungan hidup.
Ada ru...
Judul Buku: EKSPLO(RA)SI TUBUH - ESAI-ESAI KURATORIALSENI RUPAPenulis: HardimanPenerbit: Mahima Institute IndonesiaTebal : viii + 307 ISBN : 978-602-18311-7-5 Buku Eksplo(ra)si Tub...
Judul Buku : Perempuan Tanpa Nama
Pengarang : Kadek Sonia Piscayanti
Penerbit : Mahima Institute Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : x + 288 halaman
ISBN :978-602-18311-...
Berbahagia sekali saya masih diberi kesempatan untuk bernapas, kemudian tadi pagi masih berak dengan lancar, dan menyusun pidato ini dengan keadaan suhu tubuh serta kejiwaan yang n...