kau mengigau jauh di hulu aku kilau yang memanggil-manggil selalu sebelum hujan meninggalkan cium paling biru
ada pagi yang tak pernah sampai mengaji keriuhan batu, ketika rindu berguru jauh ke mabuk tunggu, lalu sepasang nama tiba-tiba terpahat, mengekalkan cemburu
bisukan matahari dalam pelukmu, meski puisi-puisi dirampas percuma menjelma berita kematian di hari minggu
beri aku sekilas jawab, atau cahaya yang mengambil seluruh cinta meski kata-kata telah diucapkan percuma dan tak seorang pun menangkap keajaibannya
ruangkopi, minggu, 2023
ODE BUAT DELLA
senin menjemputmu, mengajak kembara ke pelataran musim, anak-anak mengaji cahaya kau tiba dengan kamus-kamus terbenam jauh di kepala
bicaralah, meski hari-hari digempur keriuhan meski anak-anak meninggalkan separuh diri mereka di kolong tempat tidur, menolak penghujan aksara dan angka-angka berderet sepenuh suka
kau masih akan terus tiba, duduk di pelataran musim bersama anak-anak mengaji cahaya, membawa mereka dalam kalimat berbunga “seorang penyair datang dengan sekeranjang cinta dan rayuan mawar, terima saja ia sebagai bagian dari hidup manasuka, biarkan ia menjelma doa-doa bahagia di akhir pekan yang menolak tamasya”
ruangkopi, minggu, 2023
PUKUL DUA PULUH
hatimu adalah gemuruh ketika bintang-bintang padam dan menunjuk cinta yang jatuh
malam pun retak ketika doa mengucap bersama harum kehancuran
pada puisi. bintang-bintang berkubur tanya tanpa spasi tanpa percakapan malaikat yang penuh basa-basi
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...