Puisi-Puisi Abed Ilyas | Mata, Air

Abed Ilyas
by Abed Ilyas — Agustus 19, 2023 in Puisi

Tatkala.co

KOLAM

di tengah kolam. debu malam jatuh dari sehelai daun
menggetarkan purnama yang terapung. penyelam gaib
bangkit dari lumpur, memanjat akar dan bersembunyi
di kuncup teratai

ia genggam setetes mata air dari air mata leluhur
sengaja disembunyikan raja. teratai mekar mengisyaratkan kabar
seperti puisi yang mudah mati. kelopak bunga luruh satu
per satu. menyaru pada sisik ikan abu-abu
 

MATA, AIR

hujan yang membiaskan jatuh
garis daun pelan-pelan luruh

pohon-pohon bertumbuh merahasiakan akar
menjelajahi hidup yang sungguh

angin bertiup cepat, ada yang patah
namun tak tertangkap telinga

air mengalir di sela, mengecil lalu hilang
baginya, tangis adalah cara mata menyucikan dirinya

MATA MALAM

di manapun, langit
di manapun, angin
di mana-mana, kau

langit, di manapun
angin, di manapun
kau, di mana-mana

teduh malam dari bintang hujan
menjelma diam selepas gumaman
waktu tersembunyi lepas dari binar mata
berguguran ingin mengembus terbang

kembali hujan
memukul hening hilang-hilang

kau, angin yang suka menabrak tiba-tiba
menghilang tanpa aba-aba
berbekas senjakala

BAGAIMANA MENGENAL MU

KAU adalah seluruh perpaduan kitab suci
dan aku hanya boleh membaca satu
 

RUMAH

rumah tinggal
kini tinggal rumah

bagi beberapa kepergian
 

AKU INGIN MENJADI ASAP

jika aku terlahir kembali, aku ingin menjadi asap
berwujud isyarat sebelum api membakar hutan
berwujud pesan setelah hutan api menghilang

jika aku terlahir kembali, aku ingin menjadi asap
menjelma napas mesin di darat, laut, udara
berkeliaran di dapur para ibu, terbang
dari tubuh mati korek api dan lilin

aku ingin menjadi asap, dihirup pikiran runyam perokok
hingga aku-aku yang lain berkumpul di langit, mengendap
cerita di arus angin, lalu lebur menjadi hujan bagi api

CERMIN-CERMIN WAKTU

cermin,
bawa aku kembali ke masa kecilku
ketika matamu lebih banyak menatap mataku
dan hari-hari siap bermain tanpa khawatir
atau kumis mulai menebal

cermin,
bawa aku kembali ke masa kecilku
menemui sisa kumis ayah pada patahan spion
bertemu ibu dengan dandanan terburu-buru
dan pecah tangis adik di luka tubuhmu

waktu,
pantulkan mataku

[][][]

https://tatkala.co/2023/08/12/puisi-puisi-andy-sri-wahyudi-jejak-api-melihat-ingatan/
https://tatkala.co/2023/08/05/puisi-puisi-chris-triwarseno-ibu-menjahit-doa-doa/
https://tatkala.co/2023/07/29/puisi-puisi-muhammad-farhan-azizi-di-katup-senapan/
Tag: Puisi
Avatar

Abed Ilyas

Related Posts
Khas

Mengagumi Mobil Mini

BY Jaswanto Juni 22, 2026

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran International Automodified (...

Read More