KOTA Singaraja di Kabupaten Buleleng, Bali, akan lebih ramai dari biasanya. Bulan Agustus ini terdapat setidaknya 4.000-an mahasiswa baru di kota ini yang akan memulai perkuliahan pada tahun ajaran 2013/2024.
Jumlah itu baru terhitung dari dua kampus negeri terbesar di Singaraja, yakni Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, dan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kururan.
Di Unduksha terdapat 2.975 mahasiswa baru, sementara di STAHN Mpu Kuturan terdapat 1.115 mahasiswa baru. Mahasiswa baru itu sudah mulai melakukan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di masing-masing kampus mereka, Selasa 15 Agustus 2023.
Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. mengatakan PKKMB harus mengutamakan kegiatan-kegiatan humanistik, yakni pendekatan yang memanusiakan manusia dalam berbagai aspek.
“Tidak ada orang yang tercederai, merasa tidak nyaman, dan merasa menyesal memilih Undiksha sebagai tempat meraih mimpi dan prestasi,” kata Lasmawan.
Esensi PKKMB, kara Lasmawan, adalah perkenalan dimana mahasiswa baru dapat mengenal lebih dekat lingkungan kampus yang akan menjadi tempat mereka belajar. Selain itu sebagai ruang untuk pembentukan mentalitas dan moralitas agar mahasiswa dapat mengenal kampus dengan segala perangkat dan aktivitasnya.
“Itulah sebenarnya tujuan PKKMB, agar mahasiswa baru ini betul-betul tahu bagaimana melangkah, kemana langkahnya, dan apa yang dicapai dengan langkah itu,” katanya.
Kepada mahasiswa baru, Lasmawan menyampaikan target Undiksha ke depan, salah satunya menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Selama ini, sejumlah prestasi kelembagaan telah di raih oleh Undiksha, baik di bidang akademik, keuangan, dan kemahasiswaan.
Prestasi bidang kemahasiswaan selama ini sangat menonjol secara nasional, baik di bidang akademik, bakat dan minat, maupun prestasi di bidang seni-budaya. Hal ini tidak terlepas dari peran serta dan sinergi mahasiswa dengan para dosen pembimbing, peran program studi, jurusan, dan fakultas.
Capain ini diharapkan terus meningkat dan peran mahasiswa baru sangat diperlukan ke depan. “Saya berharap kepada para mahasiswa baru, para Ganesha muda Undiksha, teruskan tradisi ukir prestasi dan bawalah Undiksha terbang lebih tinggi dengan raihan dan guratan prestasi,” pesannya.
Antusiasme para calon mahasiswa tak terbendung dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, yang berhasil mendaftarkan lebih dari seribu seratus mahasiswa. Proses Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pun telah berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak 14 Agustus dan berakhir dengan puncak acara Upanayana pada 16 Agustus 2023.
Sementara Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Gede Suwindia, M.A, memberikan apresiasi kepada Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru dan seluruh civitas akademika yang terlibat dalam keberhasilan pelaksanaan ini.
"Kerjasama yang kuat dan komitmen dari semua pihak memainkan peran penting dalam meraih hasil yang gemilang ini," kata Suwindia.
STAHN Mpu Kuturan telah berhasil melampaui target penerimaan mahasiswa sebanyak 1.025 mahasiswa. Inimenunjukkan minat dan antusiasme yang tinggi terhadap pendidikan di STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja. “Dengan semakin besar jumlah mahasiswa, institusi ini semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan unggul di Bali dan sekitarnya,” kata Suwindia. [T][Ado/*]
CINTA, ah, erat kaitannya dengan “kangen”. Kalau cinta dan kangen sudah bertemu maka banyak cerita terpatri dalam ingatan seorang penjalin cinta. Cinta dan kangen jadi punya hubung...
MENILIK perkembangannya, bahasa Using Banyuwangi mengalami periode yang sangat mengkhawatirkan, yaitu apa yang disebut sebagai “Bunuh Diri Bahasa”. Pakar bahasa Jean Aitchison (200...
SAYUP-SAYUP terdengar lirik lagu. Gadis di depan saya tampak bernyanyi menirukan chant meski lirih yang datang dari tribun utara. Mereka berdiri di sektor tribun timur Stadion Kapt...
ANTROPOLOG kebangsaan Amerika Serikat, Clifford Geertz dalam bukunya Involusi Pertanian: Proses Perubahan Ekologi di Indonesia mengupas tentang proses pertanian di Pulau Jawa yang...
SELALU terngiang ucapan Joni Ariadinata ketika meminta cerpen-cerpen saya untuk diterbitkan sebagai buku antologi pribadi. Buku? Wah, apakah sudah saatnya?Itu tahun 2002. Namun, be...
IBU saya pernah memberikan sebuah nasihat bijak saat dulu saya berkata bahwa nanti, sesudah melahirkan, saya ingin kembali bekerja sebagai pramugari."Kalau seorang ibu bekerja, men...
DALAM sebuah wawancara dengan wartawan, Putu Agus Suradnyana, calon bupati incumbent dalam Pilkada Buleleng 2017 berucap, ”Pura-pura terzolimi itu lagu lama (untuk menarik simpati...
WAJAH-WAJAH itu menatap dengan pandangan kosong. Tergantung di dinding begitu saja. sekilas wajah itu menyerupai pria. Terkadang menyerupai wanita. Bisa juga diterjemahkan sebagai...
PERNAH ikut OSIS? Pernah ikut HMJ, SENAT,BEM? Enakkah? Serukah? Untungkah? Rugikah? Hanya kalian yang pernah ikut organisasi siswa atau kemahasiswaan yang tahu jawaban pastinya.
M...
SAYA tak pernah menanyakan nama aslinya, namun orang di desa saya di Tabanan, Bali, menyebutnya Men Suka. Ibu dari anak pertama yang bernama Wayan Suka. Ia janda sejak tahun 1965...