Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
KEBERHASILAN proses pembelajaran sangat ditentukan oleh learning ownership ( LO) siswa. Sebab LO menjadi kunci keberhasilan pembelajaran. Siswa yang rendah LO-nya akan mengalami kendala dalam pembelajaran. Sebaik apapun lesson plan yang disusun, jika LO siswa rendah, capaian pembelajaran (CP) tidak akan tercapai sesuai dengan harapan.
LO mencakup lima komponen utama: motivasi dan keterlibatan, orientasi tujuan dan pengarahan diri, efikasi diri dan kepercayaan diri, metakognisi dan pemantauan diri, serta ketekunan.
Paradigma pendidikan Student Centered Larning (SCL) yang mengarahkan siswa aktif dalam proses pembelajaran, mendudukkan Guru dalam pembelajaran sebagai fasilitator. Paradigma SCL akan berhasil terimplementasi dalam pembelajaran apabila LO siswa tumbuh dalam diri siswa. Tugas gurulah untuk menumbuhkan LO murid.
LO sangat penting ditumbuhkan pada diri siswa. Guru dan orang tua mempunyai peran yang sangat penting dalam menumbuhkan LO-nya. Diharapkan siswa dengan sendirinya dapat menumbuhkannya. Ibarat pembelajaran itu sebuah perjalanan, siswa diberikan otonomi untuk menempuh perjalanan itu untuk mencapai CP. Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan guru untuk menumbuhkan LO.
Melibatkan siswa dalam penyusunan lesson plan
Ini penting dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan siswa dalam pembelajaran. Kebutuhan siswa dalam pembelajaran tidaklah sama.
Pelibatan siswa dalam menyusun lesson plan untuk mengetahui kebutuhan belajar siswa. Guru dapat merancang pembelajaran berdiferensiasi sehingga kebutuhan masing-masing siswa dapat terakomodasi.
Berikan pilihan kepada siswa
Cara lain untuk meningkatkan LO adalah dengan memberikan pilihan kepada siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Cara belajar siswa tidaklah sama. Ada siswa dalam menyerap pembelajaran dengan cara visual, auditori, dan kinestetik.
Cara belajar berbeda ini hendaknya diperhatikan oleh guru sehingga siswa merasa senang dalam mengikuti pembelajaran karena siswa dapat terlibat dalam pembelajaran dengan caranya sendiri.
Berikan siswa kesempatan untuk berdiskusi dan presentasi
Dalam diskusi, siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya dan memberikan setiap siswa memimpin diskusi. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berbicara di depan teman-temannya.
Memberikan kesempatan siswa untuk melakukan presentasi merupakan cara menumbuhkan kepercayaan diri siswa. Siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan buah pikirannya di depan teman-temannya.
Melibatkan siswa dalam refleksi pembelajaran
Refleksi pembelajaran sangat penting dilakukan untuk mengetahui kendala yang dialami dalam pembelajaran. Apakah metode yang diimplementasikan efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran atau tidak. Siswa diberikan kesempatan untuk melakukan refleksi untuk mengetahui apakah kebutuhan siswa sudah terakomodasi dalam pembelajaran. Refleksi ini dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran berikutnya.
Gunakan strategi pembelajaran kooperatif
Strategi pembelajaran kooperatif adalah cara untuk meningkatkan LO siswa di kelas. Strategi ini melibatkan siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan tugas atau memecahkan masalah.
Pembelajaran kooperatif dapat membantu siswa untuk meningkatkan interaksi di antara mereka. Mereka dapat saling membantu dalam pembelajaran sehingga siswa yang mempunyai kemampuan yang baik dapat melakukan pendampingan kepada temanya yang mempunyai kemampuan kurang baik.
Kelima hal tersebut jika dimplementasikan dalam pembelajaran, CP pasti tercapai. LO siswa perlu ditumbuhkan untuk menciptakan suasana kelas yang aktif interaktif. Siswa terlibat aktif interaktif dalam pembelajaran karena kebutuhan siswa terakomodasi dalam proses pembelajaran.[T]
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....