BADUNG | TATKALA.CO -- Summer Fights, turnamen bergengsi dalam dunia Muay Thai, akan kembali digelar di Gor Segara Perancak Tibubeneng mulai besok (30/06). Setelah sukses menyelenggarakan empat acara bagi PRO Fighters pada tahun lalu, Summer Fights tahun ini memiliki kejutan menarik. Marcos Manurung, promotor Summer Fights untuk kelas pro fighters, telah didapuk sebagai Ketua Umum Muay Thai Indonesia (MI) Kabupaten Badung.
Dalam masa jabatannya sebagai Ketua Umum MI Badung, Marcos Manurung memiliki visi untuk menumbuhkan para petarung di Indonesia melalui serangkaian pertandingan Muay Thai yang menantang. Dengan tekad yang kuat, Muay Thai Indonesia (MI) Badung menyelenggarakan Summer Fights Amateur, memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi petarung amatir untuk bertanding di dalam ring.
Dalam Summer Fights kali ini, sekitar 56 petarung akan memasuki ring dengan semangat juang yang membara. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Jumat hingga Minggu (30 Juni - 2 Juli 2023), dengan total 13 pertandingan setiap harinya. Puncaknya akan berlangsung pada hari Minggu dengan pertandingan final yang akan memperebutkan gelar juara.
Tidak hanya petarung dari Provinsi Bali, seperti Kabupaten Badung, Klungkung, Karangasem, Gianyar, dan Buleleng, tetapi juga terdapat petarung dari DKI Jakarta yang turut ambil bagian dalam ajang Summer Fights Amatuer ini. Pertandingan akan dimulai setiap hari pukul 13.00.
Sebagai persiapan, panitia MI Badung telah melaksanakan weight-in untuk seluruh petarung dan juga pertemuan teknis yang padat, yang menjelaskan aturan dan skema pertandingan serta poin yang dapat diperoleh.
Marcos Manurung mengungkapkan, "Komitmen kami di Summer Fights, tidak hanya sebatas mengorganisir acara. Kami berdedikasi untuk memajukan Muay Thai di Indonesia. Bulan depan, Pra Pon, sebuah acara yang sangat dinantikan, akan berlangsung. Melalui rangkaian acara ini, kami memberikan kesempatan kepada petarung untuk mendapatkan pengalaman dan menguji kemampuan mereka. Dengan turnamen ini, tujuan kami adalah meningkatkan profil petarung Indonesia secara global. Pertarungan amatir dapat memberikan pertunjukan yang luar biasa dan menjadi langkah awal dalam karier seorang petarung."
Jangan lewatkan aksi menegangkan para petarung Muay Thai di Summer Fights. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di situs resmi Summer Fights atau menghubungi panitia MI Badung. [T][Ado/*]
DALAM berbagai diskusi mengenai kewirausahaan, ada satu narasi yang terus berulang seperti sebuah gema yang tak kunjung reda. Ketika seorang calon wirausaha ditanya mengenai apa y...
SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali seperti sediakala?"
Pertanyaan...
PAGI INI saya teringat mendiang Ida Bagus Ketut Dharma Santika Putra, sahabat dan guru kami dalam dunia sastra dan budaya di Jembrana-Bali, yang telah berpulang pada 21 Januari 20...
KRISIS iklim bukan lagi ramalan apokaliptik di makalah-makalah seminar melainkan kenyataan di depan mata semua bangsa. Ayolah jujur mengakui ironi ini: hutan-hutan terbaik yang be...
"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota Singaraja," ujar Bupati Buleleng, dr. I...
JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan akan datang orang-orang yang dan...
HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai marmer rumah mewah di kawasan elit. Suara temba...
MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA
mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata
jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta kebijakan berbe...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar. Di tengah gemuruh tabuh dan warna-warni busa...
RAHWANA adalah nama yang kerap kali tidak membutuhkan pengantar. Ia hadir lebih dulu dari ceritanya; datang sebagai prasangka sebelum sempat dikenali secara utuh dalam epik Ramaya...