17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
DESA PANCASARI adalah sentra penghasil buah stroberi di Bali. Stroberi bisa dimakan langsung. Namun jika panen melimpah dan tidak habis dibeli untuk dimakan langsung, maka buah itu bisa dijadikan produk makanan olahan seperti dodol dan selai.
Hal itulah yang kini dilakukan sejumlah petani di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali.
Petani stroberi di Pancasari mulai mengembangkan produk olahan stroberi dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk pertanian yang dihasilkan. Salah satunya dengan mengolah produk stroberi yang dihasilkan menjadi selai dan dodol.
Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa, Dr. Ir. Luh Suriati, M. Si., mengatakan, pengolahan stroberi menjadi seleai dan dodol dapat menjadi solusi dalam pemanfaatan produk pertanian desa.
Selai dan dodol stroberi juga dapat menjadi produk unggulan desa, mengingat Desa Pancasari menjadi salah satu daerah pariwisata yang banyak dikunjungi turis dari berbagai negara.
“Seperti yang kita ketahui, stroberi merupakan salah satu buah dengan masa simpan yang pendek dan mudah rusak. Perlu adanya pengolahan dan peningkatan kualitas serta kuantitas pada produk olahan yang telah diproduksi,” ujarnya.

Dodol stroberi dari Pancasari | Foto: Ist
Suriati mengungkapkan pengembangan produk inovasi selai dan dodol stroberi akan sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan Desa Pancasari sebagai destinasi ekowisata.
Potensi wisata di Desa Pancasari membuka peluang hadirnya berbagai kegiatan masyarakat yang mendukung kegiatan wisata. Salah satunya adalah kegiatan budidaya stroberi yang dapat mendukung ketersediaannya bahan pangan yang kemudian dapat diolah dan dapat ditawarkan kepada pengunjung, misalkan selai dan dodol stroberi.
Ia mengakui upaya sosialisasi dan pelatihan pengolahan stroberi menjadi selai dan dodol telah dilakukan pada 26 Juni 2023 dengan melibatkan ibu-ibu Kelompok Pengolah Sekar Sari Pancasari.
Sosialiasi dan pelatihan dilakukan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat berskala internasional yang merupakan kerjasama antara Universitas Warmadewa dengan Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA)-Filipina.
Dilakukannya kolaborasi dengan bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengolahan stroberi di desa Pancasari secara inovatif. [T][Ado/*]
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...