Mahasiswa Kos dan Mahasiswa Rumahan: Punya Galau Masing-masing
SUDAH banyak yang bicara soal mahasiswa kos atau bicara soal merantau. Mahasiswa kos yang memikul harapan orang tua sejauh ratusan kilometer dari rumah ke kampus demi cita-cita dan...
KASUS BULE BERFOTO TELANJANG di Gunung Agung merupakan kejadian yang melukai hati masyarakat Hindu Bali. Sebelumnya juga terjadi kasus bule Kanada menari telanjang di Gunung Batur
Dua kejadian itu menghebohkan. Mengapa kejadian seperti itu terulang terus. Alasan bule tersebut melakukan perbuatan itu karena mereka tidak mengetahui bahwa gunung merupakan tempat disucikan.
Dengan kejadian ini Gubernur Bali melarang aktivitas pendakian (destinasi pariwisata) Sampai saat ini tercatat ada 22 gunung di Bali yang akan ditutup sepenuhnya untuk pendakian atau destinasi wisata terkecuali pendakian untuk melaksanakan upacara agama Hindu masih diperbolehkan.
Semua bentuk pelecehan tersebut hendaknya ditindaklanjuti oleh penegak hukum. Jangan kasus dihentikan ketika pelaku sudah meminta maaf. Pelanggaran yang dilakukan wisman diberi ganjaran deportasi. Pelanggaran oleh wisnu diberi pidana kurungan. Langkah seperti ini perlu diberikan untuk membuat efek jera kepada pelaku sehingga mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya.
Hal itu juga memberikan pembelajaran kepada wisatawan yang lain ketika berkunjung ke Bali hendaknya memahami nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Bali, kepercayaan yang dianut oleh pemeluk Hindu di Bali.
Selama ini kasus-kasus pelecehan terhadap agama Hindu apakah sudah ditindaklanjuti atau belum, Masyarakat tidak mendapat informasi yang jelas terhadap kasus itu. Apakah pelaku penista agama tersebut sudah dijatuhi hukuman atau belum.
Masyarakat menyangsikan aparat penegak hukum memberikan ganjaran berupa hukuman sesuai dengan pasal-pasal yang dilanggar. Informasi itu ditunggu oleh masyarakat sehingga masyarakat tidak bersifat skeptis terhadap kasus-kasus yang di tangani oleh penegak hukum.
Kita masih ingat seseorang yang memaksa membuka portal jalan pada saat hari Raya Nyepi tahun ini. Itu bentuk penistaan agama Hindu dan merupakan bentuk intoleransi. Apakah kasus tersebut ditindaklanjuti atau hanya sampai pada permintaan maaf pelaku.
Ketegasan dalam menjatuhkan sanksi hukum terhadap pelaku penista agama sangat ditunggu oleh masyarakat. Hukuman merupakan salah satu cara yang harus diterapkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku penista agama.
Pelarangan pendakian gunung selain untuk upacara merupakan langkah yang tepat diambil oleh Gubernur Bali. Hal itu untuk menjaga kesucian pura. Agama Hindu Bali mempercayai gunung merupakan kawasan suci sebagai tempat bersemayamnya leluhur mereka.
Gunung merupakan sumber kehidupan masyarakat Bali. Itu merupakan anugerah yang harus dimuliakan oleh pemeluk agama Hindu Bali.
Akan tetapi mengapa wisatawan baik manca negara maupun wisatawan nusantara kerap melecehkan umat Hindu dengan melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Apakah mereka memang belum tahu bahwa gunung merupakan kawasan suci bagi umat Hindu Bali.
Untuk mengurangi tindakan pelecehan tersebut hendaknya kompetensi pemandu wisata perlu diperkuat sehingga mereka dapat menjelaskan apa saja kawasan yang disucikan oleh umat Hindu di Bali.
Pemandu wisata hendaknya memberikan informasi tentang larangan-larangan yang tidak boleh dilanggar oleh wisatawan. Apakah kejadian wisatawan telanjang di areal gunung dan kejadian wisatawan yang duduk di padmasana mencerminkan wisatawan yang datang ke Bali merupakan wisatawan yang tidak berkualitas.
Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bali, akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan masyarakat Bali. Wisatawan yang berulah semakin banyak terutama wisatawan yang melakukan pelecehan terhadap kawasan suci.
Pemerintah hendaknya mulai memikirkan kualitas wisatawan yang berkunjung ke Bali. Rendahnya harga akomodasi pariwisata di Bali menyebabkan banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bali meningkat tetapi waktu tinggal tidak begitu lama.
Pemerintah hendaknya tidak mengejar kuantitas tetapi lebih mengedepankan kualitas wisatawan. Banyak bule yang menggembel dan melakukan penipuan. Itu semua diakibatkan oleh finansial wisatawan yang tidak memadai untuk berwisata di Bali. [T]
SUDAH banyak yang bicara soal mahasiswa kos atau bicara soal merantau. Mahasiswa kos yang memikul harapan orang tua sejauh ratusan kilometer dari rumah ke kampus demi cita-cita dan...
PADA zaman maya saat ini, seorang remaja tanpa menyentuh gadget atau handphone selama satu hari saja sudah termasuk hebat. Tapi di Desa Bungaya, Karangasem, Bali, ratusan remaja pu...
KESULITAN terbesar saya ketika harus membicarakan sajak-sajak Nuryana Asmaudi SA yang terkumpul dalam buku "Doa Bulan untuk Pungguk" (DBUP) adalah upaya menghilangkan bayang-bayang...
JIKA ingin melihat sejati-jatinya festival yang jujur, tanpa pesan ini-itu, tanpa pidato ini-itu, tanpa kampanye ini-itu, tanpa bau politik dan kekuasaan, tanpa EO dan panitia over...
MAHASISWA adalah sebutan untuk “siswa” dengan tambahan kata “maha” di depannya. Maha artinya besar. Mahasiswa tentu bukan lagi siswa biasa. Kehidupan siswa bisa bergantung pada or...
Cerpen: Made Adnyana Ole TUBUH mungil gadis itu ditusuk pedang cahaya ketika sinar purnama menerobos di sela ranting gaharu. Cahaya memantul dari tubuhnya hingga hutan kecil di tep...
IGAU andaikata rumput berwarna merah muda, sapi-sapi mungkin saja berwarna jingga. dan kau berdiri di atas batu kuning mengenakan sepatu hijau, menembaki aku dengan senapan buru l...
MASA KKN (Kuliah Kerja Nyata) kini sudah usai. Acara perpisahan di balai desa atau di lapangan umum sudah digelar dengan meriah, penuh canda sekaligus haru. Namun, setelah KKN buba...
MENYELENGGARAKAN ngaben megah menghabiskan banyak uang, diurus oleh beratus-ratus orang dengan uang ratusan juta rupiah, adalah salah satu contoh, betapa orang Bali senang sekali m...
BERBICARA sebagai orang awam, sembari turut menilai fenomena dan paradigma tentang berbagai hal yang terjadi di masyarakat, tentu dengan guyonan ringan ditambah dengan sruputan kop...