Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
JUMAT, 9 JUNI 2023 menjelang rapotan semester genap di SLBN 2 Denpasar saya bertemu dengan I Wayan Sumarsa. Ia memang seorang guru bidang studi ketrampilan tata boga di SLBN 2 Denpasar, selain juga sebagai wali kelas dan pengajar matematika di kelas VII.
Wayan Sumarsa adalah Alumni jurusan Tata Boga di Universitas Negeri Malang. Ia sudah empat tahun bertugas di SLBN 2 Denpasar.
Sebagai seorang pengajar di sekolah luar biasa tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi Wayan Sumarsa. Terlebih ia yang notabena tidak berasal dari pendidikan khusus untuk mengajar di sekolah luar biasa
Komunikasi dengan siswa adalah tantangan yang paling sering ia hadapi. Tetapi karena berkomunikasi dengan siswa setara SMP dan SMA, ia mengaku sangat dibantu dengan aplikasi livetranscribe. Aplikasi ini bisa mengubah suara menjadi bacaan di layar smartphone, sehingga siswa bisa membaca pesan yang diberikan oleh gurunya.
Ketika berkunjung ke sekolah itu, di ruang praktik pastry yang sederhana namun penuh makna, tampak dua siswa sedang praktik melakukan persiapan untuk mengikuti beberapa lomba keterampilan siswa ( LKS) bulan depan. Itu semavam lomba pembuatan dekorasi pada kue.
Ada seorang siswa bernama Andika. Ia siswa kelas VIII. Andika memang dipersiapkan untuk mengikuti LKS "Cake Decoration" tingkat provinsi. Dalam praktik, Andika terlihat sangat percaya diri dan semangat untuk membuat dekorasi bentuk apa pun pada kue buataannya.
Untuk informasi, keterampilan tata boga di SLBN 2 Denpasar diselenggarakan tiga kali dalam seminggu.
Saya juga sempat melihat Made Agus Purnawan, siswa kelas IX yang mempunyai hobi masak sedari kecil. Agus Purnawan dalam hening telah banyak bicara di kancah nasional mewakili sekolahnya.

.

Agus Purnawan dalam sebuah lomba yang bergengsi | Foto Istimewa
Beberapa prestasi yang diraih Agus Purnawan seperti juara 1 LKS provinsi dalam lomba tata boga (cake decoration) Juli tahun 2022, juara 2 nasional mewakili Bali dalam kompetisi serupa.
Dan mulai Jumat 9 Juni ini sampai bulan Juli, Agus Purnawan mempersiapkan diri untuk ikut kompetisi The 13th SALON CULINAIRE 2023 internasional yang akan di selenggarakan 25-28 Juli di JCC EXPO Kemayoran Jakarta.
Mendengar dan melihat bagaimana anak-anak tuna rungu ini berlatih dan berprestasi, saya menjadi sangat percaya bahwa dalam sunyi ada banyak sekali prestasi. Jauh dari hingar bingar Agus Purnawan telah membuktikan setidaknya untuk meraih cita-cita menjadi pembuat kue "Pastry Chef" pada suatu hari nanti.
Dalam lomba internasional ini, Indonesia akan diwakili tiga provinsi yaitu Provinsi Bali, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan.
Selamat atas prestasi yang diraih , dan sekali lagi dalam keterbatasan, prestasi adalah tanpa batas. Kalau ada yang paling malu adalah saya yang hanya bisa makan kue saja, tanpa bisa membuatnya. [T]

Andika, Wayan Sunarsa, Agus dan saya (penulis) | Foto: Dok penulis
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...