Baduy Luar, Etalase Pariwisata Banten
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
JIKA HADIR DAN MENYAKSIKAN Festival Nungkalik “Penumbra’s Final Gloom” di Pantai Segara Ayu, Sanur Denpasar, 20 April 2023 lalu, maka pameran seni “Nungkalik Exhibition” inilah kelanjutannya. Hasil karya dari kolaborasi antara seni rupa dan seni pertunjukan (tari dan musik) oleh seniman-seniman akademis itu dipajang dalam pameran yang digelar di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar selama dua hari (5-6 Mei 2023).
Pameran ini tak hanya menawarkan karya-karya seni menarik, tetapi tempat pameran juga digarap unik. Bangunan hampir semuanya menggunakan bahan ramah lingkungan, seperti bamboo, klangsah (daun kelapa dirajut) serta stand-stand tempat memajang karya menggunakan bamboo dan kayu. Penempatan karya juga ditata sangat indah, sehingga pengunjung yang menyaksikan pameran itu merasa senang dan nyaman.
Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) ISI Denpasar yang memprakarsai festival itu, sebagai pemaknaan terhadap fenomena fase bulan baru dan gerhana matahari hybrid. Saat itu, tak hanya menyajikan satu karya, melainkan ratusan artefak lahir dari para peserta Festival Nungkalik “Penumbra’s Final Gloom”, Menjangkar Konsep Eksperimental Umbra yang kemudian diwujudkan menjadi enam art objek instalatif mewarnai pameran tersebut.

...
Pameran seni bertajuk “Nungkalik Exhibition “Artefak Panumbra’s Final Gloom”, Membaca Garis Eksperimental Lintas Batas itu dibuka oleh Rektor ISI Denpasar, Dr. I Wayan Kun Adnyana, yang diawali dengan workshop, sharing, dan perfomance Garis Panumbra yang ditampilkan oleh mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Denpasar.
Pameran Nungkalik ini merupakan ruang inisiatif BEM ISI Denpasar dalam mengaktualisasikan kreativitas seni lintas bidang. “Mahasiswa diajak memanggungkan karya visual dan pertunjukan dengan merespons kondisi kontekstual, seperti gerhana matahari,’’ ujar Rektor ISI Denpasar, Dr. I Wayan Kun Adnyana.
Sebagai rektor, pihaknya tentu sangat berbangga dengan inisiatif seperti ini, untuk semakin meningkatkan reputasi kreativitas dan inovasi mahasiswa ISI Denpasar. Terlebih upaya kampus seni kebanggaan Bali ini untuk menjadi Global-Bali Arts and Creativity Centre Hub (G-BACCH).
Artefak Panumbra’s Final Gloom menyampaikan, gambar dan hasil corat-coret di berbagai medium itu disebut sebagai artefak. Penumbra final gloom mengkondisikan orang-orang yang kebetulan ada di tengah-tengah peristiwa, kemudian melakukan kreativitas tak biasa. “Mereka mengambil bagian proses seni, di setiap detik langkah gerhana matahari pada hari 20 April 2023 di Pantai Segara Ayu, Sanur,” ujar kurator “Nungkalik Exhibition“Dr. I Wayan Sujana Suklu.
Selanjutnya memaknai Hari Bumi tanggal 22 April 2023, suntuk ritus verbal-visual-sound. Tanggal 5 Mei 2023 diakhiri dengan melakukan presenting catatan, coretan, gerak-gerak, sound, kemudian dikeram bulan. ‘’Lengkaplah, Nungkalik Festival menjangkar trinity bulan-bumi- matahari melalui peristiwa,’’ ujar dosen senirupa ISI Denpasar ini, didampingi Presiden BEM ISI Denpasar, Putu Durga Laksmi Devi.
Artefak kreativitas tak biasa ini dihadirkan sebagai entitas bernyawa pada sebuah presenting pameran. Layaknya makhluk hidup, artefak menemukan ruang sesuai dengan karakter dan eksistensinya. “Kami berharap ini dapat memberi banyak spektrum yang terus berdenyut memancarkan energi positif dan memantik kreativitas tanpa batas. Kemudian mengakrabi lingkungan dan pengalaman berkarya, didapatkan pada peristiwa ini,” ucapnya.
Termasuk menguji kecerdasan untuk dapat menghayati secara detail maupun secara keseluruhan, melalui pengembangan indra-indra dan perasaan-perasaan yang selama ini terabaikan. Peristiwa-peristiwa, sensasi-persepsi dapat merasakan hubungan tersembunyi di alam semesta, meyakini proses bukan produk akhir, melainkan sebuah proses bergerak dan menjadi dinamis. Ide dan gagasan-gagasan kreatif berevolusi, bermetamorfosis dalam membangun sebuah evolusi kebudayaan yang dinamis.
Berbeda dengan praktik seni modern, dua hal ini tahapannya dipisahkan. Keakraban terhadap lingkungan dalam upaya menggali pemantik ide gagasan satu fase. Tahapan selanjutnya pengekspresian atau pencipraan dilakukan di studio tertutup. Eksperimental dimaknai sebagai salah satu keyword menuju karya seni bernyawa. Bahwa Nungkalik diniatkan sebagai eksperimental konseptual oleh perancang festival sebagai dynamic eguibilirium.

...
Keseimbangan dinamis antara fisik, kreatis, rasio yang memampukan setiap orang menangkap keseluruhan dunia. Apakah setiap peserta mampu menangkap substansi tersebut? Inilah tugas utama dari Festival Nungbkalik, setiap peserta harusnya mengurai peristiwa ini dari berbagai lapangan ilmu. Festival Nungkalik patut didukung semua pihak, khususnya ISI Denpasar sebagai kampus seni yang berbasiskan eksperimental. Diibaratkan kawah Candradimuka tempat dilahirkannya senimanseniman handal bertulang besi dan bemental baja. [T][Pan/*]
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah mengatakan “pilihan kata (diksi) meng...
SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Wantilan yang biasanya digunakan...
REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pertanahan. Selama puluh...
MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir (TA) Proyek Inovatif Seni Pertunjukan, P...
DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus penjaga nilai-nilai keh...
Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata, India. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga terpelaj...
DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa...
BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang menyimak. Malam pertama Juni 2026, itul...
JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat itu adalah Buleleng. Tepat pada...