DENPASAR | TATKALA.CO -- Rumput odot (Pennisetum purpureum cv.Mott) bisa menjadi penyelamat para peternak sapi bali di musim kering. Rumput odot atau rumput gajah mini memiliki nutrisi yang baik dan bisa tumbuh baik pada musim kemarau.
Untuk itulah, peternak sapi di Bali diminta untuk lebih giat lagi membudidayakan rumput odot untuk menjaga ketersediaan pakan di musim kering.
Selama ini ketersediaan pakan hijauan yang selama ini biasa diberikan kepada sapi sangat bergantung pada musim. Pada musim kering sangat susah menacri pakan, sehingga ternak biasanya diberikan pakan dengan kualitasnya rendah, sehingga secara otomatis akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dari ternak sapi.
Akademisi dari Program Studi Peternakan Universitas Warmadewa (Unwar) Ir. Ni Ketut Etty Suwitari, M.Si menyatakan masalah utama peternak, khususnya ternak ruminansia yaitu pakan yang diberikan tidak memenuhi kecukupan jumlah dan asupan nutrient. Bahan pakan pada umumnya berasal dari limbah pertanian yang rendah kadar protein kasarnya dan tinggi serat kasarnya.
“Tingginya kadar serat ini yang umumnya didominasi komponen lignoselulosa (karbohidrat komplek) yang sulit dicerna. Sedangkan ternak membutuhkan pakan yang kaya nutrisi. ” kata Etty Suwitari yang juga merupakan Ketua Pengabdian Kepada masyarakan (PKM), prodi peternakan Unwar, Senin, 17 April 2023.
Sosialisasi rumput odot kepada Kelompok Tani Tunas Jati, Desa Getasan, Kabupaten Badung
Menurut Etty, budidaya rumput odot atau rumupt gajah mini dapat menjadi salah satu jalan menjaga ketersediaan pakan di musim kering. Mengingat rumpuat odot merupakan salah satu jenis rumput unggul dan memiliki produktivitas serta kandungan nutrisi cukup tinggi.
Etty menjelaskan Produksi yang cukup tinggi menjadi keunggulan tersendiri bagi rumput odot, terlebih pada musim penghujan batang rumput odot terasa lebih lunak sehingga sangat digemari oleh kambing dan ternak sapi.
Keunggulan lain dari rumput odot adalah jumlah nutrisi yang cukup tinggi dibanding rumput Gajah, sebagai ilustrasi jumlah protein kasar yang ada dalam daun rumput odot mencapai 12-14% bahkan ada yang mencapai angka 17 %, disamping itu tingkat kecernaan rumput odot mencapai 65-70%.
Perkembangbiakan rumput odot dapat dilakukan dengan metode vegetatif, yaitu dengan menggunakan percabangan yang tumbuhnya paling baik. Rumput odot dapat ditanam dengan menggunakan dua pola. Pertama adalah monokultur dimana dalam suatu lahan hanya ditanami oleh tanaman odot saja. Pola tanam yang kedua adalah dengan menanamnya di sela-sela tanaman lain.
Ia mengakui upaya sosialisasi pemanfaatan rumput odot kepada peternak sapi telah dilakukan, salah satunya kepada Kelompok Tani Tunas Jati, Desa Getasan, Kabupaten Badung. Sosialisasi telah dilakukan pada Sabtu, 15 April 2023, melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah. [T][Ado/*]
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...