“Apa yang membuat sesuatu tampak indah atau buruk?” tanyamu pada sebuah jalan.
Arah keluar Arah masuk
Rasa cemas akan tersesat.
PADA IBU
Menjelang pesta besar, Orang-oang mabuk Senantiasa sibuk Akan was-was
Kita siapkan tungku sedini mungkin Di awal pesta pernikahan, di upacara perkawinan
Suka-duka itu, Bu kita masak dan bumbui. Sedap jadi tawa Sebab esok, yang kenyang tak boleh hanya perut Tapi hati kita juga.
INTENSI
Anak-anak menaruh bahagia dan sedih pada peluk, pada peluk Karena ia lugu,
Peluk: seperti lapar yang mengenyangkan rumah yang menenangkan Esok hari anak-anak menunggu bapak datang, menjemput mengajak pulang, Sambil berharap bapak tanya: “Besok mau Bapak datang lagi?”
SUJUD-SUJUD PAGI ULIAN
Ulian sepagi ini bunga-bunga ladang mekar senyum Bapak di pintu rumah
Adakah yang hendak ia tawar kepada ibu yang sibuk menata harap ke arah sujud? Jangan terburu gugup, lalu takut, Pak Ada sebagian perjalanan hidup akhir lahirkan awal Rasa lapang, Terbuka bagi segala harap Bagi segala cemas yang datang atau berpulang.
ANAK-ANAK HARI
Sampai laut, anak-anak menawar selembar harap kain tenun ulatan gelang tangan,
“Untuk bekal,” serunya
Angin mengulum pintanya, melebar buntalan ucap ke tengah-tengah laut Lalu matahari berulang datang dan pulang ke arah yang pasti, Ke tempat misteri
Anak-anak hari, Jadi harap setiap nanti Jadi kelak penuh mimpi
DALAM berbagai diskusi mengenai kewirausahaan, ada satu narasi yang terus berulang seperti sebuah gema yang tak kunjung reda. Ketika seorang calon wirausaha ditanya mengenai apa y...
SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali seperti sediakala?"
Pertanyaan...
PAGI INI saya teringat mendiang Ida Bagus Ketut Dharma Santika Putra, sahabat dan guru kami dalam dunia sastra dan budaya di Jembrana-Bali, yang telah berpulang pada 21 Januari 20...
KRISIS iklim bukan lagi ramalan apokaliptik di makalah-makalah seminar melainkan kenyataan di depan mata semua bangsa. Ayolah jujur mengakui ironi ini: hutan-hutan terbaik yang be...
"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota Singaraja," ujar Bupati Buleleng, dr. I...
JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan akan datang orang-orang yang dan...
HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai marmer rumah mewah di kawasan elit. Suara temba...
MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA
mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata
jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta kebijakan berbe...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar. Di tengah gemuruh tabuh dan warna-warni busa...
RAHWANA adalah nama yang kerap kali tidak membutuhkan pengantar. Ia hadir lebih dulu dari ceritanya; datang sebagai prasangka sebelum sempat dikenali secara utuh dalam epik Ramaya...