“Apa yang membuat sesuatu tampak indah atau buruk?” tanyamu pada sebuah jalan.
Arah keluar Arah masuk
Rasa cemas akan tersesat.
PADA IBU
Menjelang pesta besar, Orang-oang mabuk Senantiasa sibuk Akan was-was
Kita siapkan tungku sedini mungkin Di awal pesta pernikahan, di upacara perkawinan
Suka-duka itu, Bu kita masak dan bumbui. Sedap jadi tawa Sebab esok, yang kenyang tak boleh hanya perut Tapi hati kita juga.
INTENSI
Anak-anak menaruh bahagia dan sedih pada peluk, pada peluk Karena ia lugu,
Peluk: seperti lapar yang mengenyangkan rumah yang menenangkan Esok hari anak-anak menunggu bapak datang, menjemput mengajak pulang, Sambil berharap bapak tanya: “Besok mau Bapak datang lagi?”
SUJUD-SUJUD PAGI ULIAN
Ulian sepagi ini bunga-bunga ladang mekar senyum Bapak di pintu rumah
Adakah yang hendak ia tawar kepada ibu yang sibuk menata harap ke arah sujud? Jangan terburu gugup, lalu takut, Pak Ada sebagian perjalanan hidup akhir lahirkan awal Rasa lapang, Terbuka bagi segala harap Bagi segala cemas yang datang atau berpulang.
ANAK-ANAK HARI
Sampai laut, anak-anak menawar selembar harap kain tenun ulatan gelang tangan,
“Untuk bekal,” serunya
Angin mengulum pintanya, melebar buntalan ucap ke tengah-tengah laut Lalu matahari berulang datang dan pulang ke arah yang pasti, Ke tempat misteri
Anak-anak hari, Jadi harap setiap nanti Jadi kelak penuh mimpi
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...