17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
ada tanya yang muncrat
"jejak siapakah itu?"
tak ada bunyi di tengah gelap
hanya sekelebat jejak lewat di atap.
"itu pikiranku yang sudah mati menjadi hantu"
jawab turun dari
tepi bibir mulut nurani.
hari berganti,
diganti menggunakan remot tv.
sunyi menari, merayakan
hari yang lewat, dan
waktu yang lenyap.
wacana ini wacana itu, gagal.
digagalkan kalimat yang hanya sepenggal.
perasaan bermuara dengan pikiran jelimat.
dan ketika itu, hanya taubat yang bisa menjadi obat.
Jembrana, 24 Maret 2023
laba yang jumlahnya triliunan
diabadikan dalam buku tabungan,
yang harganya hanya ribuan,
tapi sangat berbahaya bila ketahuan.
di dalam gudang data
nama orang yang tak tahu cerita
tiba-tiba menjadi pemilik mobil mewah,
sedangkan membuat tabungan saja
orang itu tak tahu bagaimana caranya.
malapetaka tiba dari anak yang pamer harta,
tapi sayang tabungan tak bisa beri pertolongan,
karena buku tipis itu adalah pengawas jiwa
kekayaan orang-orang yang haus perhatian.
Jembrana, 24 Maret 2023
o, seperti nirguna
bangun pagi, mandi, dan gosok gigi,
sedangkan onak tetap tajam dan berduri,
riuh kehidupan tetap tinggi dan wara-wari.
jika hanya bersih-bersih dianggap paling berarti
buruh pabrik ibadah semestinya manusia tersuci,
tapi mengapa anak bayi yang penuh ompol
menjadi analogi transisi ruh ilahi pertama kali.
onak berduri tak bisa mati dengan bangun pagi
jua rejeki tak menghampiri seusai mandi
lebih lagi, makanan tak disarankan masuk setelah gosok gigi.
mati! jika kau memaknai hidup hanya seperti ini.
Jembrana, 24 Maret 2023
sabun cuci terakhir kali
menjadi kuah nasi
sebab tak ada lagi materi
untuk membeli kebutuhan sehari-hari
senang sekali, meski makan sabun cuci
tak ada satu pun janji yang harus dilunasi.
ini berbeda jauh dari orang yang makan di
warung bergengsi, tapi gelisah setiap hari
memikirkan janji, janji, janji, janji, janji.
Jembrana, 23 Maret 2023
[][][]
KLIK untuk BACA puisi-puisi lain
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...