Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Upacara Tawur Tabuh Gentuh merupakan runtutan Aci Kesanga yang digelar di bencingah/jaba sisi Pura Agung Besakih.
Berdasar wawancara dengan I Wayan Agustika, sie wewalen Pura Agung Besakih, upacara ini merupakan pesembahan untuk menjaga keseimbangan alam Bhuana Agung dan Bhuana Alit (manusia) menuju kedamaian dan kesejahteraan semua mahluk hidup di Bumi.
Ritual Tawur Tabuh Gentuh dilaksanakan bertepatan dengan Tilem Kesanga, pinggal masehi 21 Maret 2023. Pada pelaksanaan upacara ini turut hadir menyaksikan dan sembahyangan bersama yakni Bupati dan Wakil Bupati Karangasem I Gede Dana, S.Pd, M.Si, Dr. I Wayan Artha Dipa, SH.MH, juga Gubernur Bali Dr. I Wayan Koster beserta jajarannya di pemerintahan Provinsi Bali.
Tim ISI Denpasar bersama Gong Legendaris-nya mendapat kehormatan sebagai pengiring (Pengayah) dalam upacara yang digelar tersebut. Seniman legendaris ISI Denpasar merupakan pengabdi seni yang mendedikasikan diri untuk kemajuan seni dan budaya Bali sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi salah satunya yakni mengabdi demi untuk kepentingan dan kemajuan seni di masyarakat.
Penabuh yang hadir pada kegiatan ngayah di Besakih yang tergabung dalam Gong Legendaris ISI Denpasar itu yakni pensiunan PNS ISI Denpasar; I Nyoman Windha, S.SKar MA, I Wayan Suweca, S.SKar M.Si, Dr. I Nyoman Astita, S.Skar.Ma., I Wayan Suweca, SSKar,M.Mus, dan Ni Ketut Suryatini, S.SKar.,M.Sn.

Tim Legendaris ISI Denpasar | Dokumentasi I Nyoman Mariyana, 2023

Dekan FSP, WR III, Wakil Bupati Karangasem, Kadis Kebudayaan Prov. Bali (Dari Kiri ke Kanan) | Dokumentasi I Nyoman Mariyana, 2023

Aci Tawur Tabuh Gentuh | Dokumentasi I Nyoman Mariyana, 2023
Para pensiunan itu berpadu dengan para dosen yakni Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn.,M.Hum, Dr. I Gede Yudarta, S.SKar.,M.Si, I Nyoman Kariasa, S.Sn.,M.Sn , dekan FSP Dr. I Ketut Garwa, S.Sn.,M.Sn, I Gede Mawan, S.Sn.,M.Sn, Ni Putu Hartini, S.Sn.,M.Sn, Ni Putu Trisna Andayani, S.S.,M.Hum, Dr. Ni Ketut Dewi Yulianti, S.S.,M.Hum, I Nyoman Mariyana, S.Sn.,M.Sn Prof. Ni Made Ruastiti, S.ST.,M.Si, dan Dr. Ida Ayu Wimba, S.ST.,M.Sn.
Seniman lain yang juga turut serta adalah I Wayan Budana, juga para pegawai di lingkungan ISI Denpasar. Ada juga I Made Widana, S.Sn, Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.Skar.,M.Hum., Prof. Dr. I Wayan Rai, S. M.A., dan ikut berpartisifasi juga para mahasiswa Karawitan, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar.
Para penari topeng yang juga ikut ngayah diantaranya; Prof. Dr. I Wayan Dibia. SST.,MA, Dr. I Gusti Ngurah Sudarta, .SSP.,M.Sn, Dr. I Ketut Kodi, S.SP.M.Si, Cokorda Putra Dosen Teknik Sipil UNHI.

Pengayah Wali Topeng dari Kiri ke kanan (Cok Putra, I wayan Dibia, Cok Ace,I Ketut Kodi, I Gst N. Sudiana,I Gst Sudarta, dan Pemain Gamelan I Wayan Suweca, S.Skar) | Dokumentasi I Gst Sudarta, 2023
Selain itu, ikut ngayah wali dalam upacara ini Bapak Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Rektor Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si, serta ikut berpartisifasi juga mahasiswa asing Yumiko Nanda Akiyama dari Jepang dan Igor (Brasil).
Ikut hadir juga dosen ISI Denpasar, I Ketut Sumarjana, S.Sn.,M.Sn dan Dr. Wardisal, M.Sn.
Setibanya tim ISI Denpasar di Pura Besakih, semua tim disambut oleh panitia Wali. Kami duduk bersama berjabat tangan sembari bertutur sapa karena beberapa dari kami sudah sangat akrab dengan panitia Wali Pura Besakih.




Penabuh Legendaris Menabuh Gamelan | Dokumentasi I Nyoman Mariyana, 2023
Selanjutnya tim penabuh gamelan memasuki gamelan Gong Kebyar yang digunakan sebagai pengiring Wali kala itu. Bapak I Wayan Suweca, S.SKar.,M.Si sebagai pemain instrument Teromong, I Wayan Suweca S.Skar.,M.Mus memainkan kendang Lanang berpasangan dengan Dr. I Nyoman Astita, S.Skar.,M.Si, pemain instrument Ugal tersohor I Nyoman Windha, S.Skar.MA dan juga didukung oleh pemain lainnya.
Acara ngayah dimulai dengan tetabuhan yakni Tabuh Pat Lelambatan Semarandhana, Tabuh Telu Buaya Mangap, Tabuh Telu Sekar Gadung. Selanjutnya acara tari wali pun digelar. Pada acara ini juga diiringi Tabuh Selonding dari pengayah lainnya serta penari Pendet dari paiketan krama istri Desa Besakih. [T]


. Partisifan Mahasiswa Asing Igor dan Yumiko | Dokumentasi I Nyoman Mariyana, 2023
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...