Diikuti Makhluk Gaib Seusai Piknik
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
Hey, Ndul, sudah lama tidak berkabar, gimana kabarnya, Ndul? Semoga senantiasa diberi kelancaran ya, Ndul. Akhir-akhir ini aku ada kegiatan, Ndul. Ya biasa, ini dan itu, kadang begini, kadang begitu, udah biasa, Ndul, namanya juga manusia, penuh kesibukan, apapun itu.
O, iya, Ndul, kalo ada orang yang tidak bisa menghadiri acara karena kesibukan, menurutmu bagaimana, apakah relevan, Ndul? Ya kan semua orang punya kesibukan.
Ya kalo menurut ku, hanya soal prioritas, Ndul. Diantara kesibukan yang ada, manusia punya hak untuk memilih, mana yang perlu diprioritaskan, yang ini atau yang itu. Kalo yang ini, berarti yang itu tidak bisa diikuti, atau mengikuti itu dilain waktu, kan begitu to, Ndul?
Baiklah, jika dirimu multitalenta, mungkin bisa saja mengambil semua pilihan yang ada. Tapi hasilnya bagaimana, apakah bisa maksimal? Perlu diingat, di antara pilihan yang ada, tentu masing-masing mempunyai konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan, Ndul. Artinya ada usaha lebih keras yang perlu diperhitungkan, misalnya, dirimu akan memerlukan waktu, pikiran dan mungkin biaya tambahan.
Kalo kata orang pintar ya, Ndul, selesaikan dulu satu urusan, jika satu urusan selesai, lanjutkan urusan yang lain. Nah kalo dirimu ambil lebih dari satu pilihan, bagaimana dirimu mengatur tanggung jawab atas konsekuensi pilihan yang dirimu ambil.
Coba renungkan dulu, Ndul, mana yang menjadi prioritas. Apa yang menjadi landasan dasar dirimu mengambil pilihan tersebut.
Pikirkan, konsultasikan dengan orang tua, ceritakan kepada orang yang pernah mengalami hal serupa, atau bila perlu mendeklarasikan seseorang untuk bersedia menjadi gurumu atau mentor mu malah lebih bagus, Ndul. Karena referensi mu dalam pengambilan keputusan tentu masih terlalu sedikit, takutnya salah langkah.
Ya meskipun, salah langkah pun, menjadi pembelajaran proses tumbuh mu, tapi kalo bisa diantisipasi, mengapa harus mencoba gagal?
Toh, tanpa harus gagal pun, dirimu bisa mengevaluasi dari orang tua atau mentor mu yang pernah ga gagal kan lebih baik. Bukankah begitu, Ndul? [T]
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka kesalahp...
PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan melemparkannya ke arah depan, seolah men...
APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era reformasi bukan pada keamanan akan tetapi tidak adanya kepastian hukum. Ada tiga&...
Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih menggema dalam kesadaran kolektif mas...
PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis berdiri di Bali sebelum periode kemerdeka...
“Salah satu hal yang membuat pelecehan sulit dikenali adalah karena ia sering hadir dalam bentuk yang tampak biasa: candaan, gurauan, atau perilaku yang dianggap lumrah dalam perg...
JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni adalah bulan kelahiran dan kewafatan Bung...
SINGARAJA – TATKALA.CO | Tahun 2026 ini, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyediakan total daya tampung sebanyak 8.484 kursi untuk jenjang S1, S2, S3, profesi,...
“Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya, Made Jembar sedang men...