Gabriela
Cerpen: Putri Handayani “Gabriela, pohon beringin itu menari. Aku mengerjapkan kedua mataku. Pohon itu tetap menari. Kembali kukerjapkan kedua mataku sambil lalu mengusap-usapny...
MANTAN GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika sangat antusias melihat semangat anak muda di bidang entreprenuer dan kepemimpinan. Ia siap mengendorse anak muda yang berani terjun menjadi pengusaha dan pemimpin.
“Saya siap endorse anak muda. Saya siap dukung anak muda yang punya semangat maju menjadi pengusaha dan pemimpin,” kata Mangku Pastika dalam sebuah diskusi tentang entreprenue milenial di era disrupsi, di Terali Resto, Pojok Sudirman, Sabtu (25/2/2023). Diskusi yang dihadiri komunitas entrepreneur muda ini dihadiri juga pembicara lainnya adalah Gede Suardana dan Ketut Sae Tanju pemilik Terali Resto.
Ia mendorong anak muda yang telah dibekali pengetahuan yang layak agar berani menjadi gubernur Bali di masa mendatang. “Jangan menunggu tahun 2039, itu kelamaan. Lebih cepat lebih baik. Jika sudah umur 30 tahun dan dibekali pengetahuan itu sudah kayak,” katanya di hadapan para milenials dan pengusaha muda.
Ia pun mendorong anak muda Bali menjadi entreprenuer sejak dini. Disebutkan bahwa anak muda di Bali yang menekuni dunia entrepreneur masih sedikit. Ia mengajak anak muda menjadi entreprenuer untuk memajukan perekonomian Bali.
Sementara itu, Suardana mengajak anak muda mengasah semangat entrepreneur dengan ilmu marketing dan branding yang benar agar UMKM bertahan dan bertumbuh besar.
Suardana, seorang entrepreneur muda yang saat ini menekuni ilmu branding menjelaskan bahwa bisnis yang selamat di masa pandemi adalah UMKM. Sementara perusahaan besar banyak yang berguguran.
“Perusahaan besar banyak hilang digulung ombak disrupsi pandemi, disrupsi milenial, dan disrupsi digital karena mereka susah bergerak melakukan inovasi. Sementara UMKM selamat karena lebih lincah menyesuaikan diri di tengah pandemi,” kata Suardana pemilik Applemart di Singaraja.
Ia menyarankan UMKM yang selamat dari pandemi agar segera membangun brand yang benar agar bisa bertahan lama dan bertumbuh besar.
“Yang bertahan di masa pandemi bukan yang besar, kokoh, dan kuat. Yang bisa selamat adalah yang selalu bisa relevan dengan segala tantangan,” kata Suardana yang maju sebagai bakal calon DPD RI.
Sementara itu, Tanju mengajak anak muda untuk berani menjadi pebisnis. “Bukan berarti tanpa modal uang tidak bisa menjadi entreprenuer. Kita bisa melakukannya jika berani terjun dan memulai,” ujar pemilik Terali Resto asal Buleleng ini. [T][Ado/*]
Cerpen: Putri Handayani “Gabriela, pohon beringin itu menari. Aku mengerjapkan kedua mataku. Pohon itu tetap menari. Kembali kukerjapkan kedua mataku sambil lalu mengusap-usapny...
TIGA RAMU MENGKUDU Daun; Petiklah aku Tiga kepik muda Ramu padu dengan segenggam garam Dan tiga biji beras genggam Hingga padu resep moyang Hingga...
BAGAIMANA harus melukiskannya, sebagian besar anak kos (mahasiswa) memang dikenal selalu mumet dengan hiruk pikuk perekonomian. Dari media sosial, hingga sosial media, tahu perekon...
Bayangkan sebuah hutan hujan tropis dengan vegetasi yang hanya terdiri dari satu jenis pohon, atau sebuah partitur musik yang notasinya hanya tersusun dari nada ‘do’. Menjemukan se...
Saya salah satu penikmat tari. Saya lahir dari darah seorang ibu, yang dikala mudanya pernah menjadi Penari Zapin Melayu, di salah satu sanggar yang boleh dikata cukup tua di Ponti...
BEBERAPA bulan lagi, tahun akan segera berpindah. Bali punya acara spesial di tahun 2017 & 2018. Suksesi pemegang otoritas pemerintahan provinsi dan beberapa kabupaten di Bali...
MENJADI kota niscaya menjadi modern. Premis ini berlaku pada cara pandang yang menempatkan dua kutub berbeda antara kota dan desa. Desa diasumsikan berbau tradisional, kota identik...
PARA penggiat sastra dan teater di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bersorak ketika dua penulis dari kota itu, Joko Sucipto (puisi) dan Arung Wardana (drama), lolos untuk tampil dala...
Cerpen: Satia Guna Sebutlah aku wanita, mahluk yang menikmati penderitaan dengan berbagai macam rasa sakit. Sebutlah aku tanah, yang selalu diinjak tanpa menerima r...
KABAR DARI ZWOLLE Kenalkan aku pada wangi musim gugur Di tengah pesta roti dan remah-remahnya Yang terbang mengitari sungai Lalu singgah di beranda penuh cerita &n...