BULELENG | TATKALA.CO -- Pada tahun akademik 2023/2024, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, menyiapkan 5.100 kursi untuk mahasiswa baru. Jadi, bersiap-siaplah mendaftar.
Ada tiga jalur untuk masuk ke Undiksha. Pertama, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kedua, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dan, ketiga, Seleksi Mandiri.
“Ketiga jalur seleksi tersebut memiliki kuota atau daya tampung yang berbeda,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T.,M.T.I, Selasa 14 Februari 2023.
Jalur SNBP kuotanya sebesar 20 persen, SNBT sebesar 50 persen, dan Seleksi Mandiri sebesar 30 persen dari daya tampung keseluruhan.
Pendaftaran SNBP sudah dimulai 14 sampai 28 Februari 2023. Jadi, calon mahasiswa baru yang ingin kuliah di Undiksha bisa memanfaatkan jadwal pendaftaran ini dengan baik.
Selain program Diploma dan Sarjana, Undiksha juga membuka penerimaan mahasiswa program Pascasarjana. Sebagai kampus terakreditasi A, Undiksha menawarkan berbagai program studi, baik kependidikan maupun non kependidikan.
Pada tahun akademik 2023/2024 Undiksha membuka beberapa program pendidikan (prodi) baru, antara lain S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, dan S1 Fisika. Selain itu juga ada program D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, dan D4 Akuntansi Sektor Publik.
Selain itu juga ada D4 Pengelolaan Perhotelan, D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, D4 Teknologi Rekayasa Penginderaan Jauh, D4 Kimia Terapan, D4 Bioteknologi Perikanan, dan D4 Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika.
Informasi penerimaan mahasiswa Undiksha dapat diakses melalui website www.undiksha.ac.id dan https://undiksha.ac.id/pmb.
Lebih lanjut Rasben Dantes menyampaikan Undiksha berkomitmen mendukung pemerintah dalam peningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Oleh karena itu, perguruan tinggi di bentangan Bali Utara ini menawarkan biaya pendidikan yang merakyat.
Selain itu juga ada sejumlah beasiswa, baik dari pemerintah maupun pihak swasta. “Uang Kuliah Tunggal (UKT) Undiksha dirancang untuk bisa dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Kami berharap anak-anak muda yang memiliki potensi akademik untuk tetap bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi,” katanya. [T][Ado]
DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu bergerak perlahan melintasi Jalan Ngurah Rai menuju Gedung D...
Bali Kembali Diserang, Kali Ini Tanpa Ledakan
TANGGAL 12 Oktober 2002 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah Bali. Ledakan bom merenggut ratusan nyawa dan menggunca...
NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan usaha, hingga berbagai tr...
PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana, sebab keniscayaan yang akan pembaca dapati....
HAMPIR saja tim nasional sepak bola Republik Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iya, hampir saja. Itu berarti b...
Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi dan tiang-tiang bangunan ikut...
KEMBALINYA seni Arja di Banjar Bukit Buwung, Kesiman, tidak dapat dipahami semata sebagai upaya revitalisasi kesenian tradisional, melainkan sebagai proses pemulihan roh kebudayaa...
IRONI terbesar abad ke-21 mungkin bukan ketika mesin mulai mampu berbicara. Ironinya justru ketika mesin mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah lama berhenti diajukan m...
PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu, Bre Redaktur Kompas Minggu.
Bagi saya, it...