Baduy Luar, Etalase Pariwisata Banten
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
BULELENG | TATKALA.CO -- Pada tahun akademik 2023/2024, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, menyiapkan 5.100 kursi untuk mahasiswa baru. Jadi, bersiap-siaplah mendaftar.
Ada tiga jalur untuk masuk ke Undiksha. Pertama, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kedua, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dan, ketiga, Seleksi Mandiri.
“Ketiga jalur seleksi tersebut memiliki kuota atau daya tampung yang berbeda,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T.,M.T.I, Selasa 14 Februari 2023.
Jalur SNBP kuotanya sebesar 20 persen, SNBT sebesar 50 persen, dan Seleksi Mandiri sebesar 30 persen dari daya tampung keseluruhan.
Pendaftaran SNBP sudah dimulai 14 sampai 28 Februari 2023. Jadi, calon mahasiswa baru yang ingin kuliah di Undiksha bisa memanfaatkan jadwal pendaftaran ini dengan baik.
Selain program Diploma dan Sarjana, Undiksha juga membuka penerimaan mahasiswa program Pascasarjana. Sebagai kampus terakreditasi A, Undiksha menawarkan berbagai program studi, baik kependidikan maupun non kependidikan.
Pada tahun akademik 2023/2024 Undiksha membuka beberapa program pendidikan (prodi) baru, antara lain S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, dan S1 Fisika. Selain itu juga ada program D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, dan D4 Akuntansi Sektor Publik.
Selain itu juga ada D4 Pengelolaan Perhotelan, D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, D4 Teknologi Rekayasa Penginderaan Jauh, D4 Kimia Terapan, D4 Bioteknologi Perikanan, dan D4 Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika.
Informasi penerimaan mahasiswa Undiksha dapat diakses melalui website www.undiksha.ac.id dan https://undiksha.ac.id/pmb.
Lebih lanjut Rasben Dantes menyampaikan Undiksha berkomitmen mendukung pemerintah dalam peningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Oleh karena itu, perguruan tinggi di bentangan Bali Utara ini menawarkan biaya pendidikan yang merakyat.
Selain itu juga ada sejumlah beasiswa, baik dari pemerintah maupun pihak swasta. “Uang Kuliah Tunggal (UKT) Undiksha dirancang untuk bisa dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Kami berharap anak-anak muda yang memiliki potensi akademik untuk tetap bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi,” katanya. [T][Ado]
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah mengatakan “pilihan kata (diksi) meng...
SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Wantilan yang biasanya digunakan...
REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pertanahan. Selama puluh...
MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir (TA) Proyek Inovatif Seni Pertunjukan, P...
DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus penjaga nilai-nilai keh...
Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata, India. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga terpelaj...
DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa...
BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang menyimak. Malam pertama Juni 2026, itul...
JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat itu adalah Buleleng. Tepat pada...