Pesta Kesenian Bali: Keroncong Tidak Mati
KETIKA tubuh meragang nyawa, dalam perukan persada. Tinggal nafas yang masih tersisa. Kau pekikkan merdeka. Bait lagu Puji Bagi Pahlawan ciptaan Basuki itu mengalun dalam sunyi. La...
barangkali kejatuhan sunyi menjelma
pasir pesisir. berulang kali
dimurnikan matahari
memilih jadi tawanan air
melihat cahaya dari kedalaman
laut atau maut
di sana hanya ada gema
yang telah lama berlepasan
dari bibir penyair
di timur pulau. malam
meringkuk di jantung bayang
menebak letak segumpal mineral
di jalur pendar. biru agar-agar
tak sebulat mata purnama
memantul pada butir-butir garam
menafsir laut pasang-surut
di ujung dermaga yang kaki-kakinya keriput
mata suar memerah di jantung bayang
tiap kali tangan angin menyeret sampan
menuju hilang
aku menghitung dalam keremangan bintang
berapa banyak burung: terpisah dari kawanan
terlambat pulang
desis nokturna. lembar ombak robek
di taring tebing serta bunyi tepuk daun-daun
mataku memutih terperangkap dalam sinar bulan
entah bagaimana menjelaskan
perasaan air, sejak datang dan berakhir
di sini. salah satu kelokan linang
tubuh batu lumut beludru: samadi
menafsir mosaik daun-daun, serta desis
hutan tenggelam-timbul sepanjang musim
di pangkuan batu, meredam
lembar air: menyala warna marun
bekas lengan ilalang cakar belukar
sebuah sepeda menyeret penunggangnya
melintasi selimut hujan
beku sendi mencair di ujung pedal
sebatang bunyi menjulang, merah nyala warna gula
dari lubang bambu, merupa sebilah pedang: tebas
musik dan raung mesin
terapung-apung dalam cahaya. lampu-lampu kota
melelehkan tubuhnya, setetes demi setetes. mengalir
garis dilukis sepasang roda
[][][]
BACA puisi-puisi lain dari penyair Indonesia
KETIKA tubuh meragang nyawa, dalam perukan persada. Tinggal nafas yang masih tersisa. Kau pekikkan merdeka. Bait lagu Puji Bagi Pahlawan ciptaan Basuki itu mengalun dalam sunyi. La...
Apakah yang paling membanggakan dari makhluk yang bernama manusia? “Kreativitas.” Itulah jawabnya. Manusia menjadi “lebih” ketimbang binatang karena memiliki ruang yang sangat luas...
Sebagai orang yang tidak berkompeten dalam bidang bahasa Bali, mungkin saya akan tulah idup karena apa yang akan saya paparkan barangkali banyak bohongnya. Saya bukan orang yang la...
Kaohsiung adalah kota terbesar kedua di Taiwan setelah Taipe. Di kota itulah saya berada, awal Juni 2016. Seperti sebuah mimpi, dari Singaraja – kota tempat tinggal saya - segalany...
FENOMENA The Great Pacific Garbage Patch menjadi bukti betapa kita sebagai manusia telah membunuh bumi dengan plastik. Miliaran ton sampah plastik terapung di laut, membuat jutaan...
KEMISKINAN, di Bali, bisa berarti sebuah upacara. Warga Desa Trunyan di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, sebelum berperilaku menjadi manusia miskin melakukan ritus kecil: membakar...
JIKA hobi facebook-an, singgahlah sesekali ke halaman Punk Kwala Ngibur. Bisa kita nikmati komik berbahasa Bali dari tingkat paling kepara sampai sor se-singgih-singgihnya. Tulisan...
MUNGKIN saya sudah terlambat menguraikan hal ini. Karena saat ini sudah makin banyak masyarakat yang menolak reklamasi Teluk Benoa. Namun dalam konteks ini, saya meyakini bahwa leb...
Bahasa menunjukkan bangsa. Itu peribahasa yang akrab saya dengar di Sekolah Dasar dulu yang bertahun-tahun kemudian saya amini kebenarannya. Kultur sebuah bangsa, seturut makna per...
Judul Buku : Badriyah Pengarang : Ayu Weda Penerbit : Gambang Buku Budaya Tahun Terbit : Maret 2016 Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman ISBN : 978-602-6776-15-0 SELURUH cerita dala...