BULELENG | TATKALA.CO - Komang Sugita, atlet tenis meja Buleleng, ditetapkan sebagai atlet putra terbaik di Buleleng tahun 2022 karena prestasinya yang gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali yang diselenggarakan November lalu. Pada Porprov itu, Komang Sugita berhasil memperoleh tiga medali emas pada cabangan olaharaga tenis meja.
Sementara atlet putri terbaik diraih oleh Kadek Adi Asih. Pada Porprov tahun ini, gadis dari Desa Gitgit, Sukasada itu menyumbangkan empat medali emas untuk kontingen Buleleng pada cabang olahraga panjat tebing.
Untuk pelatih terbaik diberikan kepada para pelatih atlet cabang olahraga Woodball, di mana cabang woodball mendapatkan medali terbanyak untuk kontinegn Buleleng pada Porprov, November lalu. .
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng memberikan penghargaan berupa uang pembinaan kepada atlet dan pelatih yang dianggap berprestasi pada ajang Porprov) Bali XV tahun 2022 itu.
Untuk atlet terbaik, baik putra maupun putri diberikan uang pembinaan masing-masing Rp 10 juta. untuk pelatih mendapatkan piagam dan uang pembinaan sebesar 10 juta dan Pengkab yang menjadi juara umum yang terdiri dari Woodbal, Wushu, Tenis Meja, Karate, Sepak Takraw, Yoong Moodo, dan angkat berat masing-masing mendapat piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar 20 juta.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa pada saat pelaksanaan Upacara Pembubaran Atlet Porprov Bali XV Kontingen Buleleng di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, Kamis sore, 29 Desember 2022.
Selain atlet terbaik dan pelatih terbaik, penghargaan kepada tujuh Pengurus kabupaten pada cabang olahraga yang meraih prestasi sebagai juara umum pada Porprov Bali itu. “Saya berkomitmen untuk mengembangkan dan memajukan olahraga di Bali Utara ini dengan segala daya dan kemampuan yang dimiliki. Kepada insan olahraga yang telah mengharumkan nama Buleleng saya ucapkan selamat dan semoga prestasinya meningkat lagi,” ujar Sekda Suyasa saat membacakan sambutan dari Pj. Bupati Lihadnyana.
Untuk bonus bagi atlet dan pelatih yang telah berhasil meraih prestasi pada Porprov Bali XV Tahun 2022, sudah disetujui dan akan direalisasikan pada tahun 2023. Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada seluruh atlet dan pelatih. Serta senantiasa tetap semangat dalam berlatih dan pantang menyerah dalam bertanding untuk memperoleh medali.
“Khusus kepada jajaran pengurus KONI Kabupaten Buleleng, saya berikan apresiasi atas segala daya dan upaya dalam melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga di Kabupaten Buleleng. Secara terstruktur dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh stakeholders yang ada,” kata Sekda Suyasa. [T][Ado/*]
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...