BULELENG | TATKALA.CO -- Tim futsal Buleleng berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga (Porprov) Bali XV tahun 2022. Dan itu adalah hasil terbaik.
Kini di Buleleng, atlet-atlet futsal terbaik Buleleng itu bermain dalam ajang Futsal Championship 2022 yang digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng di GOR Bhuana Patra, Singaraja.
Turnamen itu sudah dibuka Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa, Senin, 5 Desember 2022. Turnamen berlangsung hingga Rabu, 14 Desember 2022.
Turnamen diikuti 26 klub sepakbola yang berada di bawah naungan Askab PSSI Buleleng. Yang diundang sebenarnya 34 klub, namun yang ikut hanya 26 klub.
Klub-klub itu adalah Persada Sukasada, Indonesia Muda Kampung Kajanan, Teja Harum Tejakula, Putra Mas Pemuteran, Putra Harapan Kaliasem, Intan Jaya Celukan Bawang, Tunas Harapan Pengastulan, Kusuma Bangsa Kampung Kajanan, PORS Seririt, Tintin FC Tinga-Tinga, Padma FC Tukadmungga, Putra Selayar Kampung Baru, Persega Gerokgak.
Ada pula Singa Anturan, Amartha Patas, Putra Devata Pakisan, Putra Fajar Patas, Victory Banjar Tegal, Taruna 99 Celukan Bawang, Forkal Kalibukbuk, Persibu Buleleng, Tunad Muda Celukan Bawang, MKS Kampung Bugis, Spartak Kampung Kajanan, Fortuna Sulanyah, dan Putra Penarukan.
Turnamen ini akan jadi menarik karena pemain-pemain yang tergabung dalam tim futsal Buleleng di Porprov tahun 2022 ini ikut beraksi memperkuat klubnya masing-masing.
Pemain andalan Buleleng, Gede Angga Permadi yasa bermain di klub Indonesia Muda, Nova Hanafi di Intan Jaya, Komang Sydney Roy Kertayasa bermain di klub Forkal, Putu Krisna Darma Putra di Persada, Anip Andani bermain pada klub Putra Fajar, danI Gede Herry Wiriawan bermain di klub Putra Devata.
Lalu, ada Putu Satya Paramarta bermain di Forkal, M.Irhamka Badriatul Huda di Putra Selayar, kiper Putu Dwipayana membela Singa Anturan, Danil di Putra Selayar, dan Putu Agus Ryan Nanda Pramastha bermain di klub Persada.
Komang Sydney Roy Kertayasa dan Danil yang saat turnamen ini bermain di klub Forkal adalah pemain yang punya andil besar atas kemenangan tim futsal Buleleng saat melawan tim futsal Klungkung GOR Lila Bhuana Denpasar, Sabtu , 19 November 2022.
Saat itu tim futsal Buleleng menang dengan skor 5-2 (2-1). Dengan kemenangan itu tim futsal Buleleng maraih medali perunggu.
Saat itu tim Buleleng sempat tertinggal 0-1 di babak pertama. Namun Buleleng berhasil mencetak dua gol lewat kontribusi Danil pada menit ke-5 dan Komang Sydney Roy Kertayasa pada menit ke-14. Sehingga Buleleng berhasil menang 2-1 pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, tim Buleleng berusaha tampil dominan. Mereka berhasil mencetak tambahan tiga gol lagi. Masing-masing dicetak Komang Sydney pada menit ke-23, serta Danil pada menit ke-30 dan menit ke-31.
Jadi, untuk menonton aksi-aksi Komang Sydney dan Danil, para penggemar futsal Buleleng memang sebaiknya menonton Futsal Championship 2022.
Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa mengatakan turnamen futsal ini diselenggarakan pertama kalinya oleh PSSI Buleleng yang diikuti klub-klub konstituen asosiasi.
Sebelumnya kompetisi melibatkan tim SMA/SMK. Selain itu PSSI juga pernah menggelar kompetisi best of the best, dengan mengundang klub-klub yang keluar sebagai juara pada turnamen yang digelar oleh pihak ketiga.
“Untuk futsal, kami belum pernah punya klub yang nyatakan diri punya (tim) futsal. Makanya kami undang klub ini, supaya tahu. Apakah selain punya tim sepakbola, punya tim futsal juga. Ternyata dari 34 klub, ada 26 klub yang punya tim futsal,” kata Suyasa.
Lebih lanjut Suyasa mengungkapkan kompetisi yang rutin dengan melibatkan klub-klub konstituen, akan memudahkan PSSI memantau perkembangan atlet. Sehingga memudahkan PSSI Buleleng menyiapkan tim pada ajang multi event, seperti Porprov Bali.
Pihaknya pun mempertimbangkan untuk menggelar kompetisi futsal antar klub sebagai salah satu program rutin. “Ke depan akan kami pikirkan bentuknya. Apakah kejuaraan atau liga dengan kompetisi penuh,” kata Suyasa. [T][Ado]
DALAM berbagai diskusi mengenai kewirausahaan, ada satu narasi yang terus berulang seperti sebuah gema yang tak kunjung reda. Ketika seorang calon wirausaha ditanya mengenai apa y...
SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali seperti sediakala?"
Pertanyaan...
PAGI INI saya teringat mendiang Ida Bagus Ketut Dharma Santika Putra, sahabat dan guru kami dalam dunia sastra dan budaya di Jembrana-Bali, yang telah berpulang pada 21 Januari 20...
KRISIS iklim bukan lagi ramalan apokaliptik di makalah-makalah seminar melainkan kenyataan di depan mata semua bangsa. Ayolah jujur mengakui ironi ini: hutan-hutan terbaik yang be...
"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota Singaraja," ujar Bupati Buleleng, dr. I...
JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan akan datang orang-orang yang dan...
HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai marmer rumah mewah di kawasan elit. Suara temba...
MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA
mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata
jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta kebijakan berbe...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar. Di tengah gemuruh tabuh dan warna-warni busa...
RAHWANA adalah nama yang kerap kali tidak membutuhkan pengantar. Ia hadir lebih dulu dari ceritanya; datang sebagai prasangka sebelum sempat dikenali secara utuh dalam epik Ramaya...