Diikuti Makhluk Gaib Seusai Piknik
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
“Mendalami kehidupan seperti menggali sumur, diawal-awal ketemu batu dan lumpur, hanya tatkala menggali yang dalam, baru berjumpa air jernih kedamaian” --Guru Gede Prama
SECARA PRIBADI saya sangat bersyukur atas kelahiran diri saya sebagai manusia. Betapa nikmat atas rakhmat yang telah diberikan. Mulai dari kesehatan, perasaan bahagia, dicintai oleh keluarga dan sahabat, serta dapat menikmati semua keindahan alam yang telah diciptakan oleh Tuhan.
Kita terlahir sebagai manusia yang sudah dilengkapi dengan badan atau fisik yang sangat luar biasa. Manusia sungguh dianugerahi kelebihan yang sempurna. Saya akui secara berlebihan saya tak henti-hentinya menyanjung kelebihan yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, karena memang faktanya sesuatu yang saya lihat luar biasa pada hari ini adalah hasil dari ciptaan manusia.
Lihat saja kapal terbang yang saya dulu kira mustahil akan ada, faktanya sekarang benda besar tersebut mampu terbang dengan baik bahkan bisa menerbangkan ratusan orang sekalipun. Betapa hebatnya manusia manusia yang mampu merancang benda terbang tersebut.
Pada catatan lainnya, manusia selain bisa menciptakan kebahagian, manusia juga bisa menciptakan kepedihan bagi dirinya sendiri. Bahkan juga bisa menciptakan kegagalan terhebat. Hal ini banyak terjadi saat manusia mulai kehilangan kepercayaan diri.
Saat manusia mulai tidak yakin akan kekuatan dan potensi yang dimiliki. Merasa malu yang berlebihan, merasa tidak bisa bangkit dari kemiskinan, dan merasa frustasi. Padahal kalau kita sungguh-sungguh yakin pada kemampuan dan keluarbiasaan manusia, apapun yang terjadi pada diri kita dapat kita atasi. Karena kita percaya bahwa “tak ada yang lebih hebat dari manusia”.
Coba lihat di luar sana! Banyak sekali hal-hal yang sulit kita percayai ternyata adalah sebuah kenyataan. Ada seseorang mahasiswa yang dulu saya kenal bapaknya penjual tahu keliling, kenyataannya bapak itu mampu menyekolahkan anaknya hingga Perguruan tinggi.
Seorang bapak lagi satu yang biasa memungut botol-botol plastik di kampus saya dulu, hebatnya bapak ini bisa menyekolahkan anak-anaknya sampai ke pulau Jawa. Pulau yang banyak menyediakan pendidikan terbaik. Sungguh luar biasa bukan?
Namun, seandainya Anda mengalami kemundurun terhadap keyakinan yang Anda miliki sekarang. Saya akan mencoba memberikan cara untuk bisa mengembalikan peran Anda lagi yang sesungguhnya sebagai manusia. Terlebih dahulu, bisa kita bandingkan dengan orang yang tidak memiliki rasa percaya diri, mereka sering tak punya motivasi untuk beraksi.
Mereka harus didorong dan diberi semangat oleh orang lain untuk berbuat. Tidak punya inisiatif karena merasa minder dengan kemampuan dirinya. Namun pada akhirnya Ia akan mengetahui, keberhasilan hidup tergantung dari kuatnya usaha dan motivasi dalam diri Anda dalam mengatasi kesulitan.
Ada beberapa gagasan cemerlang untuk dapat mengembalikan kepercayaan dan semangat itu lagi, yaitu dengan bertindak dan berpikir positif. Namun yang perlu kita garis bawahi, sebaiknya janganlah berfokus pada rasa hilangnya kepercayaan diri.
Mulailah melakukan hal-hal yang memberdayakan yang dapat menuntun kita untuk meraih kepercayaan diri itu lagi. Tindakan cemerlang itu adalah sebagai berikut:
Untuk menjadi percaya kembali bahwa manusia itu hebat memanglah sulit bagi mereka yang sudah terlarut dan tenggelam dalam kepedihan. Tapi ketahuilah tidak ada yang akan menolong Anda, selain diri Anda sendiri.
Anda harus menumbuhkan keyakinan kehebatan manusia itu sedikit demi sedikit. Anda tinggal pelajari dan praktekan secara perlahan-lahan. Anda pasti akan berpikir bahwa untuk melakukan itu tak semudah apa yang saya bicarakan dan tuliskan dalam buku ini.
Tetapi ketahuilah tak ada yang lebih membahagiakan bagi Anda mengetahui apa yang kita bicarakan ini sekarang daripada nanti setelah Anda benar-benar gagal. Mulailah percaya pada diri Anda sendiri.
Tetaplah miliki semangat untuk menjalankan semua aktifitas yang membuat Anda lebih maju. Teguhkanlah hati bahwa manusia itu adalah makhluk paling yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Makhluk paling kuat dalam menghadapi tantangan. [T]
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka kesalahp...
PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan melemparkannya ke arah depan, seolah men...
APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era reformasi bukan pada keamanan akan tetapi tidak adanya kepastian hukum. Ada tiga&...
Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih menggema dalam kesadaran kolektif mas...
PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis berdiri di Bali sebelum periode kemerdeka...
“Salah satu hal yang membuat pelecehan sulit dikenali adalah karena ia sering hadir dalam bentuk yang tampak biasa: candaan, gurauan, atau perilaku yang dianggap lumrah dalam perg...
JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni adalah bulan kelahiran dan kewafatan Bung...
SINGARAJA – TATKALA.CO | Tahun 2026 ini, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyediakan total daya tampung sebanyak 8.484 kursi untuk jenjang S1, S2, S3, profesi,...
“Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya, Made Jembar sedang men...