Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
“Mendalami kehidupan seperti menggali sumur, diawal-awal ketemu batu dan lumpur, hanya tatkala menggali yang dalam, baru berjumpa air jernih kedamaian” --Guru Gede Prama
SECARA PRIBADI saya sangat bersyukur atas kelahiran diri saya sebagai manusia. Betapa nikmat atas rakhmat yang telah diberikan. Mulai dari kesehatan, perasaan bahagia, dicintai oleh keluarga dan sahabat, serta dapat menikmati semua keindahan alam yang telah diciptakan oleh Tuhan.
Kita terlahir sebagai manusia yang sudah dilengkapi dengan badan atau fisik yang sangat luar biasa. Manusia sungguh dianugerahi kelebihan yang sempurna. Saya akui secara berlebihan saya tak henti-hentinya menyanjung kelebihan yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, karena memang faktanya sesuatu yang saya lihat luar biasa pada hari ini adalah hasil dari ciptaan manusia.
Lihat saja kapal terbang yang saya dulu kira mustahil akan ada, faktanya sekarang benda besar tersebut mampu terbang dengan baik bahkan bisa menerbangkan ratusan orang sekalipun. Betapa hebatnya manusia manusia yang mampu merancang benda terbang tersebut.
Pada catatan lainnya, manusia selain bisa menciptakan kebahagian, manusia juga bisa menciptakan kepedihan bagi dirinya sendiri. Bahkan juga bisa menciptakan kegagalan terhebat. Hal ini banyak terjadi saat manusia mulai kehilangan kepercayaan diri.
Saat manusia mulai tidak yakin akan kekuatan dan potensi yang dimiliki. Merasa malu yang berlebihan, merasa tidak bisa bangkit dari kemiskinan, dan merasa frustasi. Padahal kalau kita sungguh-sungguh yakin pada kemampuan dan keluarbiasaan manusia, apapun yang terjadi pada diri kita dapat kita atasi. Karena kita percaya bahwa “tak ada yang lebih hebat dari manusia”.
Coba lihat di luar sana! Banyak sekali hal-hal yang sulit kita percayai ternyata adalah sebuah kenyataan. Ada seseorang mahasiswa yang dulu saya kenal bapaknya penjual tahu keliling, kenyataannya bapak itu mampu menyekolahkan anaknya hingga Perguruan tinggi.
Seorang bapak lagi satu yang biasa memungut botol-botol plastik di kampus saya dulu, hebatnya bapak ini bisa menyekolahkan anak-anaknya sampai ke pulau Jawa. Pulau yang banyak menyediakan pendidikan terbaik. Sungguh luar biasa bukan?
Namun, seandainya Anda mengalami kemundurun terhadap keyakinan yang Anda miliki sekarang. Saya akan mencoba memberikan cara untuk bisa mengembalikan peran Anda lagi yang sesungguhnya sebagai manusia. Terlebih dahulu, bisa kita bandingkan dengan orang yang tidak memiliki rasa percaya diri, mereka sering tak punya motivasi untuk beraksi.
Mereka harus didorong dan diberi semangat oleh orang lain untuk berbuat. Tidak punya inisiatif karena merasa minder dengan kemampuan dirinya. Namun pada akhirnya Ia akan mengetahui, keberhasilan hidup tergantung dari kuatnya usaha dan motivasi dalam diri Anda dalam mengatasi kesulitan.
Ada beberapa gagasan cemerlang untuk dapat mengembalikan kepercayaan dan semangat itu lagi, yaitu dengan bertindak dan berpikir positif. Namun yang perlu kita garis bawahi, sebaiknya janganlah berfokus pada rasa hilangnya kepercayaan diri.
Mulailah melakukan hal-hal yang memberdayakan yang dapat menuntun kita untuk meraih kepercayaan diri itu lagi. Tindakan cemerlang itu adalah sebagai berikut:
Untuk menjadi percaya kembali bahwa manusia itu hebat memanglah sulit bagi mereka yang sudah terlarut dan tenggelam dalam kepedihan. Tapi ketahuilah tidak ada yang akan menolong Anda, selain diri Anda sendiri.
Anda harus menumbuhkan keyakinan kehebatan manusia itu sedikit demi sedikit. Anda tinggal pelajari dan praktekan secara perlahan-lahan. Anda pasti akan berpikir bahwa untuk melakukan itu tak semudah apa yang saya bicarakan dan tuliskan dalam buku ini.
Tetapi ketahuilah tak ada yang lebih membahagiakan bagi Anda mengetahui apa yang kita bicarakan ini sekarang daripada nanti setelah Anda benar-benar gagal. Mulailah percaya pada diri Anda sendiri.
Tetaplah miliki semangat untuk menjalankan semua aktifitas yang membuat Anda lebih maju. Teguhkanlah hati bahwa manusia itu adalah makhluk paling yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Makhluk paling kuat dalam menghadapi tantangan. [T]
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...