Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
SAJAK PENDEK SUKMAAN UNTUK SONIAN BARU
I. Di Jalan Titiran Bandung
di dua ruangan kamar
sangat dalam penggalian jiwa
putik-putik puisi liar mulai mekar
memenuhi rimbun pohon flamboyan
di Bandung utara dan impian gelisah
: pikiran rakyat gerbang pertama kita.
II. Di ASTI Jalan Buahbatu
di pagi dini bersandal saja
pemuda pemalu menapak hutan kota
pulang senja penuh sajak berontak
menghiasi halaman koran
kuliah teater sarana bercinta
bukan untuk menjadi aktor laga
toch sunyi teman nikmat berkuasa
III. Di Layar Rumentang Siang
di halaman gedung kesenian tua
sajak dan lakon terpapar cinta
membiru, jadi lagu priangan si jelita
plis! Segala wajah ditukar
sastra di tengah pasar berkibar.
IV. Maskawin Sajak
setajam ombak mencumbu karang
terlepas hidup sederhana
cahyanya sampai ke bintang
rawan godaan, ditepis pengasingan.
V. Dari Kampung Mitra Batik
di kampung batik Tasik lahir penyair
membungbung sonian di tengah buih
sudahkah kau tidur di butiran pesisir?
VI. Kini Bermukim Di Ciamis
sebermula dari tongkat kata-kata
50 tahun beruban dengan mawar
ziarahlah ke makam!
VII. Di Priangan Timur Sajaknya Jejak
penuh hiasan malam, kunang-kunang
meliput daratan, tak sampai lautan
kerna ombaknya sudah di sukma
VIII. Di Senja Soni Datang
sekejap kilat
putaran terang berkelana
sekeras jeritan bangau senjakala
IX. Soni di Benian Dicium Sukma
selamat datang di pulau tak bertuan
gunung, hutan, tuhannya Tuhan kita
/Bukit Padalarang, 1981-11 Agt.2020
Soni Farid Maulana adalah sastrawan sekaligus penyair Indonesia. Ia meninggal dunia, Minggu (27/11/2022) subuh di kediamannya, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Jawa Barat.
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...