Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
Setiap hari kita bergelut dengan rutinitas kerja. Dan saat-saat tertentu kita perlu istirahat. Tubuh kita perlu istirahat. Untuk itulah ada hari libur. Minggu. Bahkan banyak dokter tidak buka praktek di hari Minggu, karena seorang dokter pun perlu libur, mengistirahatkan tubuhnya.
Tubuh, termasuk organ pencernaan perlu juga diistirahatkan. Puasa adalah salah satu cara untuk mengistirahatkan organ pencernaan. Secara medis puasa bagian dari cara mengaktifkan sistem autofagi kita.
Maka berlatih puasa adalah baik. Autofagi adalah mekanisme pembersihan diri yang terjadi ketika tubuh dilatih untuk puasa selama kurun waktu tertentu. Bagi kesehatn, mekanisme pembersihan diri punya banyak manfaat.
Tubuh kita memilki triliunan sel. Dalam waktu yang lama, molekul-molekul sisa yang terbentuk dari metabolisme sel dapat menumpuk di dalam sel sehingga terjadi kerusakan. Nah, sel yang rusak tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Itu perlu dibuang.
Pada saat berlangsungnya mekanisme autofagi, sel-sel yang rusak dimakan oleh tubuh kita untuk keperluan kita, sehingga setelah puasa justru kita akan merasakan enak di dalam tubuh.
Puasa di Hari Kelahiran
Bicara soal puasa, sejak jadi mahasiswa saya sering ngejalani puasa. Seperti saat Hari Raya Nyepi saya puasa makan dan minum. Kadang saat hari-hari tertentu, ketika suara hati mengatakan bahwa saya sebaiknya menjalani puasa, ya saya puasa.
Awal 2020, ketika Covid 19 sedang mewabah, suara hati membimbing saya untuk menjalani puasa pada hari kelahiran. Saya lahir hari Kamis. Sehingga, sepekan sekali, tepat di hari Kamis, selalu saya lakoni dengan puasa 24 jam. Puasanya puasa mutih.
Kunci utama supaya bisa tahan puasa, saya menanamkan mind set bahwa tubuh khususnya organ pencernaan memang perlu istirahat. Dan, saya pilih Hari Kamis, hari kelahiran saya, untuk mengistirahatkan organ pencernaan.
Sama seperti pegawai, pasti ada saatnya libur, seperti Hari Minggu. Setelah Minggu istirahat, besoknya, Hari Senin, akan bisa bekerja dengan fresh kembali.
Latihan awal pengendalian diri adalah mengendalikan rasa lapar. Dan ketika kita sudah terbiasa, maka dengan adanya berbagai masalah, otomatis kita akan mampu mengendalikan diri.
Pengendalian Diri
Ya, memang betul. Puasa adalah salah satu cara melatih kita untuk mengendalikan diri. Dalam hidup sering kita mengadapi persoalan. Persaoalan sederhana pun kadang akan menjadi persoalan dan masalah yang besa, jika kita tidak bisa mengendalikan diri.
Puasa adalah salah satu cara agar kita terlatih dalam pengendalian diri. Pada ajaran dan keyakinan apa pun selalu di dalamnya ada laku puasa. Rasanya belum pernah terdengar orang sakit karena puasa. Justru banyak orang sakit karena tidak bisa puasa.
Tetua kita mewariskan dan sudah menjadi kearifan lokal, bahwa alam semesta pun harus di-“puasakan” setahun sekali melalui Hari Raya Nyepi. Saatnya kita melatih mengendalikan diri melalui laku puasa.[T]
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyi...
LAGU “A Salty Dog” oleh Procol Harum (1969), dengan lirik karya Keith Reid, adalah elegi tentang pelayaran terakhir, tentang manusia yang berangkat dengan keberanian, namun akhirn...
PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa kehadiran Presiden Prabowo Subianto sempat menimbu...
“Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama, dalam acara ‘NGERUMPI’: Ngobrol Se...
MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa. Apalagi ketika ia mulai berbicara dengan logat...
DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku diajari bahwa Barong adalah pelindung, bukan pemangsa....
Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang tua yang tak mau purnaMereka tak punya bat...
“Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….” ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian janger tradisi d...